<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Raffi Ahmad Adukan Hakim ke Komisi Yudisial</title><description>Setelah praperadilannya ditolak, tim kuasa hukum Raffi Ahmad terus  menempuh upaya hukum. Kali ini, mereka mengadukan hakim yang memimpin  sidang praperadilan Raffi kepada Komisi Yudisial, terkait adanya dugaan  pelanggaran etika.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/03/20/33/778682/raffi-ahmad-adukan-hakim-ke-komisi-yudisial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2013/03/20/33/778682/raffi-ahmad-adukan-hakim-ke-komisi-yudisial"/><item><title>Raffi Ahmad Adukan Hakim ke Komisi Yudisial</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/03/20/33/778682/raffi-ahmad-adukan-hakim-ke-komisi-yudisial</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2013/03/20/33/778682/raffi-ahmad-adukan-hakim-ke-komisi-yudisial</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2013 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/03/20/33/778682/7j7gJ6avs7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Raffi Ahmad (Foto: Egie/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/03/20/33/778682/7j7gJ6avs7.jpg</image><title>Raffi Ahmad (Foto: Egie/Okezone)</title></images><description>Pembakaran Alquran di Swedia pada Sabtu, (21/1/2023) telah memicu kecaman internasional, terutama dari negara-negara Muslim. Aksi yang dilakukan di depan kedutaan Turki di Stockholm itu juga meningkatkan ketegangan antara Swedia dengan Ankara di tengah upaya negara Nordik itu untuk bergabung dengan NATO.
&amp;nbsp;
Baca juga: Deretan Kontroversi Kebijakan Presiden Vladimir Putin
&amp;nbsp;
Turki mengutuk izin yang diberikan pihak berwenang Swedia kepada Rasmus Paludan, politikus ekstrem kanan Denmark, untuk melakukan demonstrasi di depan kedutaannya di Stockholm. Pada demonstrasi itu, Paludan, yang juga memiliki kewarganegaraan Swedia, membakar salinan Alquran dengan penjagaan dari polisi Swedia.
&amp;nbsp;
Baca juga: Hina Palestina di Medsos Bisa Ditangkap Polisi
&amp;nbsp;
Setelah caci maki selama hampir satu jam menyerang Islam dan imigrasi di Swedia, Paludan membakar Alquran dengan korek api.
&amp;nbsp;
Selengkapnya simak dalam Infografis.



#pembakaran Al Quran di Swedia
#Swedia
#Pembakaran Alquran
#Rasmus Paludan
</description><content:encoded>Pembakaran Alquran di Swedia pada Sabtu, (21/1/2023) telah memicu kecaman internasional, terutama dari negara-negara Muslim. Aksi yang dilakukan di depan kedutaan Turki di Stockholm itu juga meningkatkan ketegangan antara Swedia dengan Ankara di tengah upaya negara Nordik itu untuk bergabung dengan NATO.
&amp;nbsp;
Baca juga: Deretan Kontroversi Kebijakan Presiden Vladimir Putin
&amp;nbsp;
Turki mengutuk izin yang diberikan pihak berwenang Swedia kepada Rasmus Paludan, politikus ekstrem kanan Denmark, untuk melakukan demonstrasi di depan kedutaannya di Stockholm. Pada demonstrasi itu, Paludan, yang juga memiliki kewarganegaraan Swedia, membakar salinan Alquran dengan penjagaan dari polisi Swedia.
&amp;nbsp;
Baca juga: Hina Palestina di Medsos Bisa Ditangkap Polisi
&amp;nbsp;
Setelah caci maki selama hampir satu jam menyerang Islam dan imigrasi di Swedia, Paludan membakar Alquran dengan korek api.
&amp;nbsp;
Selengkapnya simak dalam Infografis.



#pembakaran Al Quran di Swedia
#Swedia
#Pembakaran Alquran
#Rasmus Paludan
</content:encoded></item></channel></rss>
