<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Will Smith Tak Beri Restu Anaknya Pacari Kylie Jenner</title><description>Will Smith dikabarkan tidak suka anaknya, Jaden Smith, menjalin hubungan asmara dengan Kylie Jenner.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/03/13/532/775424/will-smith-tak-beri-restu-anaknya-pacari-kylie-jenner</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2013/03/13/532/775424/will-smith-tak-beri-restu-anaknya-pacari-kylie-jenner"/><item><title>Will Smith Tak Beri Restu Anaknya Pacari Kylie Jenner</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2013/03/13/532/775424/will-smith-tak-beri-restu-anaknya-pacari-kylie-jenner</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2013/03/13/532/775424/will-smith-tak-beri-restu-anaknya-pacari-kylie-jenner</guid><pubDate>Rabu 13 Maret 2013 23:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hutami Windiarti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/03/13/532/775424/mBj0P9T2MA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kylie Jenner &amp;  Jaden Smith (Foto: USMagazine)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/03/13/532/775424/mBj0P9T2MA.jpg</image><title>Kylie Jenner &amp;  Jaden Smith (Foto: USMagazine)</title></images><description>KEMENTERIAN&amp;nbsp;Kesehatan mendeteksi sekitar 252 kasus BA.2 yang merupakan varian mutasi&amp;nbsp;Covid-19&amp;nbsp;dari Omicron di Indonesia berdasarkan pengamatan jumlah kasus hingga Februari 2022.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Jangan Lengah! Ini Gejala Omicron Siluman
&amp;nbsp;
&quot;Terkait varian BA.2 sebenarnya kita sudah mendeteksi varian ini. Kalau kita lihat jumlah varian BA.2 yang saat ini sudah bisa deteksi itu sekitar 252 varian,&quot; kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi.
&amp;nbsp;
Nadia mengatakan, varian BA.2 memiliki karakteristik lebih cepat menular, juga meningkatkan keparahan pasien yang terpapar. Tapi, varian tersebut dipastikan belum mendominasi di Indonesia.
&amp;nbsp;
&quot;Dari pola yang ada hingga saat ini memang tak hanya di Indonesia, tapi di dunia 90 persen itu Omicron didominasi BA.1,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan varian Omicron (B.1.1.529) memiliki sejumlah bentuk, di antaranya BA.1, BA.1.1, BA.2 dan BA.3.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Transmisi Lokal Varian Omicron Kini Sudah Tersebar di 20 Kabupaten/Kota
&amp;nbsp;
&quot;Angka rata-rata BA.2 dunia mencapai 21,09 persen dari semua Omicron. Jadi, satu dari lima Omicron di dunia sekarang ini adalah jenis BA.2,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Namun, terdapat sejumlah negara dengan varian BA.2 yang dominan atau lebih dari 50 persen kasus, di antaranya Brunei Darussalam, Filipina, Bangladesh, China, India, Nepal, dan Pakistan.
&amp;nbsp;
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) sebelumnya melaporkan bahwa prevalensi tertinggi BA.2 di antara keseluruhan terjadi di daerah WHO Asia Tenggara mencapai 44,7 persen.
&amp;nbsp;
&quot;Dampak BA.2 ini memang masih terus dipelajari. Indonesia perlu waspada dan mengambil langkah antisipasi yang tepat, kalau BA.2 juga akan meningkat di negara kita,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Selengkapnya simak dalam infografis di atas ya!
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;

#Terdeteksi
#Sudah Terdeteksi
#252 Varian
#252 Varian BA.2
</description><content:encoded>KEMENTERIAN&amp;nbsp;Kesehatan mendeteksi sekitar 252 kasus BA.2 yang merupakan varian mutasi&amp;nbsp;Covid-19&amp;nbsp;dari Omicron di Indonesia berdasarkan pengamatan jumlah kasus hingga Februari 2022.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Jangan Lengah! Ini Gejala Omicron Siluman
&amp;nbsp;
&quot;Terkait varian BA.2 sebenarnya kita sudah mendeteksi varian ini. Kalau kita lihat jumlah varian BA.2 yang saat ini sudah bisa deteksi itu sekitar 252 varian,&quot; kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi.
&amp;nbsp;
Nadia mengatakan, varian BA.2 memiliki karakteristik lebih cepat menular, juga meningkatkan keparahan pasien yang terpapar. Tapi, varian tersebut dipastikan belum mendominasi di Indonesia.
&amp;nbsp;
&quot;Dari pola yang ada hingga saat ini memang tak hanya di Indonesia, tapi di dunia 90 persen itu Omicron didominasi BA.1,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan varian Omicron (B.1.1.529) memiliki sejumlah bentuk, di antaranya BA.1, BA.1.1, BA.2 dan BA.3.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Transmisi Lokal Varian Omicron Kini Sudah Tersebar di 20 Kabupaten/Kota
&amp;nbsp;
&quot;Angka rata-rata BA.2 dunia mencapai 21,09 persen dari semua Omicron. Jadi, satu dari lima Omicron di dunia sekarang ini adalah jenis BA.2,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Namun, terdapat sejumlah negara dengan varian BA.2 yang dominan atau lebih dari 50 persen kasus, di antaranya Brunei Darussalam, Filipina, Bangladesh, China, India, Nepal, dan Pakistan.
&amp;nbsp;
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) sebelumnya melaporkan bahwa prevalensi tertinggi BA.2 di antara keseluruhan terjadi di daerah WHO Asia Tenggara mencapai 44,7 persen.
&amp;nbsp;
&quot;Dampak BA.2 ini memang masih terus dipelajari. Indonesia perlu waspada dan mengambil langkah antisipasi yang tepat, kalau BA.2 juga akan meningkat di negara kita,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Selengkapnya simak dalam infografis di atas ya!
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;

#Terdeteksi
#Sudah Terdeteksi
#252 Varian
#252 Varian BA.2
</content:encoded></item></channel></rss>
