<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musik Underground Brutal? Ini Kata Burgerkill</title><description>Musik underground selama ini selalu dianggap sebagai musik yang brutal dan berbahaya bagi penonton.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/29/386/710705/musik-underground-brutal-ini-kata-burgerkill</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/29/386/710705/musik-underground-brutal-ini-kata-burgerkill"/><item><title>Musik Underground Brutal? Ini Kata Burgerkill</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/29/386/710705/musik-underground-brutal-ini-kata-burgerkill</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/29/386/710705/musik-underground-brutal-ini-kata-burgerkill</guid><pubDate>Senin 29 Oktober 2012 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Cicilia Galuh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/29/386/710705/Mz1SPxQvuL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Burgerkill)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/29/386/710705/Mz1SPxQvuL.jpg</image><title>(Foto: Burgerkill)</title></images><description>JAKARTA - Musik underground selama ini selalu dianggap sebagai musik yang brutal dan berbahaya bagi penonton. Namun, Burgerkill ingin menepis semua komentar tersebut.
&amp;nbsp;
Salah satu band underground asal Bandung yang sudah aktif sejak 1995, Burgerkill menilai musik lain juga bisa berbahaya jika konser tidak disiapkan betul oleh promotor.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita enggak tahu ya, kenapa, padahal kita kalau manggung emang selalu brutal tapi penontonnya aman-aman aja. Mungkin emang kelihatannya keras gitu padahal musik lain juga ada yang meninggal dan segala macem,&amp;rdquo; ungkap Vicky, vokalis Burgerkill saat jumpa pers pergelaran Soundrenaline 2012 di Beer Garden, Jakarta, Senin (29/10/2012).
&amp;nbsp;
Ramdan, sang bassis juga menambahkan bahwa mereka senang karena musik underground saat ini sudah bisa naik ke permukaan. Menurutnya semakin banyak juga acara-acara yang memfasilitasi perkembangan musik tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bagus sekali. Memang sudah layaklah dengan perkembangan musik ekstrim dan sekarang banyak banget yang memfasilitasi. Itu bagus,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Musik underground selama ini selalu dianggap sebagai musik yang brutal dan berbahaya bagi penonton. Namun, Burgerkill ingin menepis semua komentar tersebut.
&amp;nbsp;
Salah satu band underground asal Bandung yang sudah aktif sejak 1995, Burgerkill menilai musik lain juga bisa berbahaya jika konser tidak disiapkan betul oleh promotor.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita enggak tahu ya, kenapa, padahal kita kalau manggung emang selalu brutal tapi penontonnya aman-aman aja. Mungkin emang kelihatannya keras gitu padahal musik lain juga ada yang meninggal dan segala macem,&amp;rdquo; ungkap Vicky, vokalis Burgerkill saat jumpa pers pergelaran Soundrenaline 2012 di Beer Garden, Jakarta, Senin (29/10/2012).
&amp;nbsp;
Ramdan, sang bassis juga menambahkan bahwa mereka senang karena musik underground saat ini sudah bisa naik ke permukaan. Menurutnya semakin banyak juga acara-acara yang memfasilitasi perkembangan musik tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bagus sekali. Memang sudah layaklah dengan perkembangan musik ekstrim dan sekarang banyak banget yang memfasilitasi. Itu bagus,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
