<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KOIL: Banting Gitar Biar Penonton Puas</title><description>Vokalis KOIL, Otong yang sedang menderita radang tenggorokan  sampai serak suaranya saat menggapai nada-nada tinggi di lagu &quot;Nyanyikan  Lagu Perang&quot;.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/13/391/703549/koil-banting-gitar-biar-penonton-puas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/13/391/703549/koil-banting-gitar-biar-penonton-puas"/><item><title>KOIL: Banting Gitar Biar Penonton Puas</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/13/391/703549/koil-banting-gitar-biar-penonton-puas</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/13/391/703549/koil-banting-gitar-biar-penonton-puas</guid><pubDate>Sabtu 13 Oktober 2012 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Arpan Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/13/391/703549/nOIex1C8dE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi Doni KOIL (Foto: Andi Aisyah/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/13/391/703549/nOIex1C8dE.jpg</image><title>Aksi Doni KOIL (Foto: Andi Aisyah/Okezone)</title></images><description>MAKASSAR- Vokalis KOIL, Otong yang sedang menderita radang tenggorokan sampai serak suaranya saat menggapai nada-nada tinggi di lagu &quot;Nyanyikan Lagu Perang&quot;. Usai lagu keras itu,&amp;rdquo;braak...braak!&amp;rdquo; Doni membanting gitarnya ke lantai panggung Road to Soundrenaline 2012, di Lapangan Parkir Trans Studio, Makassar, Sabtu (13/10/2012).&amp;nbsp;KOIL band beraliran rock asal Bandung, berdiri pada tahun 1993, juga digawangi&amp;nbsp; Adam (bass), Leon (drum). Aksi banting gitar itu ternyata sudah biasa dipertunjukkan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kita memang sering banting-banting gitar, gitarnya juga gitar yang itu-itu juga, habis dibanting kemudian dilem lagi, intinya cuma untuk lucu-lucuan saja. Biasanya karena penonton senang dengan action semacam ini,&amp;rdquo; tutur Doni.&amp;nbsp;Di sela persiapan album ketiga, mereka mengaku suka diajak tampil di Makassar. Di kota ini lebih setahun silam KOIL terakhir tampil. &amp;ldquo;Kami senang sekali bisa main di event ini. Soalnya kegiatan segala macamnya sangat teratur, mulai dari check-sound sampai manggung. Aturannya yang baik itu sangat menyenangkan bagi para pemain band,&amp;rdquo; kata Otong menanggapi tatanan manajemen pertunjukan yang dihelat A Mild, PT Sampoerna Tbk.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Terakhir kali main di Makassar lebih setahun lalu, kini suasananya berbeda karena terlihat sudah banyak sekali kemajuan. Dulu, susah mencari salon, sekarang sudah banyak,&amp;rdquo; seloroh Otong.&amp;nbsp; Di Makassar, Otong cs mengalunkan &quot;Nyanyikan Lagu Perang&quot;, &quot;Aku Lupa Aku Lupa&quot;, &quot;Ajaran Moral Sesat&quot;, &quot;Aku Rindu&quot;, &quot;Sistem Kepemilikan&quot;, &quot;Dosa&quot;, &quot;Kenyataan Dalam Dunia Fantasi&quot;.</description><content:encoded>MAKASSAR- Vokalis KOIL, Otong yang sedang menderita radang tenggorokan sampai serak suaranya saat menggapai nada-nada tinggi di lagu &quot;Nyanyikan Lagu Perang&quot;. Usai lagu keras itu,&amp;rdquo;braak...braak!&amp;rdquo; Doni membanting gitarnya ke lantai panggung Road to Soundrenaline 2012, di Lapangan Parkir Trans Studio, Makassar, Sabtu (13/10/2012).&amp;nbsp;KOIL band beraliran rock asal Bandung, berdiri pada tahun 1993, juga digawangi&amp;nbsp; Adam (bass), Leon (drum). Aksi banting gitar itu ternyata sudah biasa dipertunjukkan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kita memang sering banting-banting gitar, gitarnya juga gitar yang itu-itu juga, habis dibanting kemudian dilem lagi, intinya cuma untuk lucu-lucuan saja. Biasanya karena penonton senang dengan action semacam ini,&amp;rdquo; tutur Doni.&amp;nbsp;Di sela persiapan album ketiga, mereka mengaku suka diajak tampil di Makassar. Di kota ini lebih setahun silam KOIL terakhir tampil. &amp;ldquo;Kami senang sekali bisa main di event ini. Soalnya kegiatan segala macamnya sangat teratur, mulai dari check-sound sampai manggung. Aturannya yang baik itu sangat menyenangkan bagi para pemain band,&amp;rdquo; kata Otong menanggapi tatanan manajemen pertunjukan yang dihelat A Mild, PT Sampoerna Tbk.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Terakhir kali main di Makassar lebih setahun lalu, kini suasananya berbeda karena terlihat sudah banyak sekali kemajuan. Dulu, susah mencari salon, sekarang sudah banyak,&amp;rdquo; seloroh Otong.&amp;nbsp; Di Makassar, Otong cs mengalunkan &quot;Nyanyikan Lagu Perang&quot;, &quot;Aku Lupa Aku Lupa&quot;, &quot;Ajaran Moral Sesat&quot;, &quot;Aku Rindu&quot;, &quot;Sistem Kepemilikan&quot;, &quot;Dosa&quot;, &quot;Kenyataan Dalam Dunia Fantasi&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
