<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maher Zain Gelar Konser Terpisah Antara Pria &amp; Wanita</title><description>Pemisahan penonton laki-laki dan perempuan di Banda Aceh mendapat sambutan positif dari penonton.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/11/391/702700/maher-zain-gelar-konser-terpisah-antara-pria-wanita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/11/391/702700/maher-zain-gelar-konser-terpisah-antara-pria-wanita"/><item><title>Maher Zain Gelar Konser Terpisah Antara Pria &amp; Wanita</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/11/391/702700/maher-zain-gelar-konser-terpisah-antara-pria-wanita</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/11/391/702700/maher-zain-gelar-konser-terpisah-antara-pria-wanita</guid><pubDate>Kamis 11 Oktober 2012 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/11/391/702700/a0szNWnssB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maher Zain (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/11/391/702700/a0szNWnssB.jpg</image><title>Maher Zain (Foto: Maria Cicilia Galuh/okezone)</title></images><description>BANDA ACEH - Konser Maher Zain di Aceh diwarnai pemandangan unik. Penonton yang hadir dalam konser di Stadion Dimurthala, Lampinueng, Banda Aceh, Rabu 10 Oktober dipisah antara laki-laki dan perempuan.
Menurut panitia penyelenggara, pemisahan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum syariat Islam yang dijalankan di Serambi Makkah. Dengan bercampurnya laki-laki dan perempuan, dikhawatirkan bisa menimbulkan perbuatan maksiat.
&amp;nbsp;
Panitia konser membentang pagar pemisah di depan panggung, bersebelah-sebelahan untuk penonton laki-laki, dan perempuan. Bukan hanya itu, pintu masuk pun terpisah antara laki-laki dan perempuan. Namun, hal itu tidak berlaku bagi pemegang tiket VIP.
&amp;nbsp;
&quot;Yang VIP memang tidak dipisah, karena yang pertama penontonnya banyak yang sudah berkeluarga. Duduknya juga masing-masing di kursinya tidak seperti tiket biasa dan di VIP suasananya lebih terang,&quot; kata seorang panitia.
&amp;nbsp;
Pemisahan penonton laki-laki dan perempuan mendapat sambutan positif dari penonton. Evi, seorang penonton mengatakan, pemisahan ini lebih membuat mereka leluasa menikmati konser.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak takut ada orang-orang iseng yang kadang memanfaatkan suasana,&quot; ungkap penggemar berat Maher Zain itu.
&amp;nbsp;
Meski begitu, Maher Zain berhasil menggoyang penonton dengan lagu-lagunya. Dia menggelontorkan lagu-lagu dari dua album religi yang pernah dirilisnya.
&amp;nbsp;
Lagu yang sudah dikenal masyarakat luas, seperti &quot;Assalamualaika ya Rasulullah&quot;, &quot;Tuntunku Padamu&quot;, &quot;Number One For Me&quot;, &quot;Allahi Allah Kiya Karo&quot; melantun dengan apik. Tentu saja, lagu yang sangat dinanti, &quot;Insya Allah&quot;, turut diperdendangkan. Konser penyanyi asal Swedia itu ditutup dengan hit &quot;Barakallah&quot;.</description><content:encoded>BANDA ACEH - Konser Maher Zain di Aceh diwarnai pemandangan unik. Penonton yang hadir dalam konser di Stadion Dimurthala, Lampinueng, Banda Aceh, Rabu 10 Oktober dipisah antara laki-laki dan perempuan.
Menurut panitia penyelenggara, pemisahan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum syariat Islam yang dijalankan di Serambi Makkah. Dengan bercampurnya laki-laki dan perempuan, dikhawatirkan bisa menimbulkan perbuatan maksiat.
&amp;nbsp;
Panitia konser membentang pagar pemisah di depan panggung, bersebelah-sebelahan untuk penonton laki-laki, dan perempuan. Bukan hanya itu, pintu masuk pun terpisah antara laki-laki dan perempuan. Namun, hal itu tidak berlaku bagi pemegang tiket VIP.
&amp;nbsp;
&quot;Yang VIP memang tidak dipisah, karena yang pertama penontonnya banyak yang sudah berkeluarga. Duduknya juga masing-masing di kursinya tidak seperti tiket biasa dan di VIP suasananya lebih terang,&quot; kata seorang panitia.
&amp;nbsp;
Pemisahan penonton laki-laki dan perempuan mendapat sambutan positif dari penonton. Evi, seorang penonton mengatakan, pemisahan ini lebih membuat mereka leluasa menikmati konser.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak takut ada orang-orang iseng yang kadang memanfaatkan suasana,&quot; ungkap penggemar berat Maher Zain itu.
&amp;nbsp;
Meski begitu, Maher Zain berhasil menggoyang penonton dengan lagu-lagunya. Dia menggelontorkan lagu-lagu dari dua album religi yang pernah dirilisnya.
&amp;nbsp;
Lagu yang sudah dikenal masyarakat luas, seperti &quot;Assalamualaika ya Rasulullah&quot;, &quot;Tuntunku Padamu&quot;, &quot;Number One For Me&quot;, &quot;Allahi Allah Kiya Karo&quot; melantun dengan apik. Tentu saja, lagu yang sangat dinanti, &quot;Insya Allah&quot;, turut diperdendangkan. Konser penyanyi asal Swedia itu ditutup dengan hit &quot;Barakallah&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
