<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nina Tamam Rela Tak Dibayar di Cita-Citaku Setinggi Tanah</title><description>Penyanyi Nina Tamam mulai menjajaki dunia akting. Dia dipercaya menjadi  seorang ibu dari pemeran utama, Agus ( Muhammad Syihab), dalam debut  film perdananya Cita-Citaku Setinggi Tanah (CCST).</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/02/206/698178/nina-tamam-rela-tak-dibayar-di-cita-citaku-setinggi-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/02/206/698178/nina-tamam-rela-tak-dibayar-di-cita-citaku-setinggi-tanah"/><item><title>Nina Tamam Rela Tak Dibayar di Cita-Citaku Setinggi Tanah</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/02/206/698178/nina-tamam-rela-tak-dibayar-di-cita-citaku-setinggi-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/02/206/698178/nina-tamam-rela-tak-dibayar-di-cita-citaku-setinggi-tanah</guid><pubDate>Selasa 02 Oktober 2012 17:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/10/02/206/698178/nwzzsl7CGX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nina Tamam (Foto: Rama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/10/02/206/698178/nwzzsl7CGX.jpg</image><title>Nina Tamam (Foto: Rama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penyanyi Nina Tamam mulai menjajaki dunia akting. Dia dipercaya menjadi seorang ibu dari pemeran utama, Agus ( Muhammad Syihab), dalam debut film perdananya Cita-Citaku Setinggi Tanah (CCST).&quot;Ini film layar lebar aku yang pertama, yang lain sebenarnya aku pernah mengisi suara di film animasi Meraih Mimpi,&quot; ungkap Nina ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2012).Uniknya, di film perdananya itu, mantan personel grup vokal Warna tersebut tidak mendapatkan bayaran. Dia mengaku ikhlas berakting tanpa dibayar. Hasil keuntungan film CCST memang sepenuhnya akan disumbangkan kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).&quot;Ini memang keuntungannya buat yayasan kanker, aku enggak apa-apa, ikhlas kok. Aku cuma 10 hari syuting di Muntilan (Yogyakarta), kalau enggak lihat schedule, aku pasti bakal lebih lama,&quot; paparnya.Dalam film garapan sutradara Eugene Panji, Nina mengaku tak tega meminta bayaran seperti layaknya seorang artis.&quot;Ini film diproduksi sendiri sama Eugene Panji, dia ngumpulin duit, jadi enggak tega juga dong untuk minta honor,&quot; tutupnya.Selain hasil keuntungan penjualan tiket akan disumbangkan ke YKAKI, film ini juga turut melibatkan anak-anak di daerah Yogyakarta yang menjadi setting cerita.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penyanyi Nina Tamam mulai menjajaki dunia akting. Dia dipercaya menjadi seorang ibu dari pemeran utama, Agus ( Muhammad Syihab), dalam debut film perdananya Cita-Citaku Setinggi Tanah (CCST).&quot;Ini film layar lebar aku yang pertama, yang lain sebenarnya aku pernah mengisi suara di film animasi Meraih Mimpi,&quot; ungkap Nina ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2012).Uniknya, di film perdananya itu, mantan personel grup vokal Warna tersebut tidak mendapatkan bayaran. Dia mengaku ikhlas berakting tanpa dibayar. Hasil keuntungan film CCST memang sepenuhnya akan disumbangkan kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).&quot;Ini memang keuntungannya buat yayasan kanker, aku enggak apa-apa, ikhlas kok. Aku cuma 10 hari syuting di Muntilan (Yogyakarta), kalau enggak lihat schedule, aku pasti bakal lebih lama,&quot; paparnya.Dalam film garapan sutradara Eugene Panji, Nina mengaku tak tega meminta bayaran seperti layaknya seorang artis.&quot;Ini film diproduksi sendiri sama Eugene Panji, dia ngumpulin duit, jadi enggak tega juga dong untuk minta honor,&quot; tutupnya.Selain hasil keuntungan penjualan tiket akan disumbangkan ke YKAKI, film ini juga turut melibatkan anak-anak di daerah Yogyakarta yang menjadi setting cerita.</content:encoded></item></channel></rss>
