<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejarah Linggarjati Siap Difilmkan </title><description>Produser film Kuswara Sastra Permana tertarik mengangkat sejarah Linggarjati ke layar lebar.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/05/14/206/629595/sejarah-linggarjati-siap-difilmkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/05/14/206/629595/sejarah-linggarjati-siap-difilmkan"/><item><title>Sejarah Linggarjati Siap Difilmkan </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/05/14/206/629595/sejarah-linggarjati-siap-difilmkan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/05/14/206/629595/sejarah-linggarjati-siap-difilmkan</guid><pubDate>Senin 14 Mei 2012 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tomi Tresnady</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/14/206/629595/UxT72IHYXb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kuswara Sastra Permana (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/14/206/629595/UxT72IHYXb.jpg</image><title>Kuswara Sastra Permana (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</title></images><description>  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                          

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin-top:0in;
	mso-para-margin-right:0in;
	mso-para-margin-bottom:10.0pt;
	mso-para-margin-left:0in;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}


JAKARTA - Produser film Kuswara Sastra Permana tertarik mengangkat sejarah Linggarjati ke layar lebar. Katanya, paling telat tahun 2013 sudah mulai proses produksi.
&amp;nbsp;
Kuswara yang akrab disapa Kus saat ditemui di acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Rukun Wargi Kuningan, Se-Jabotabek mengatakan hal itu kepada para wartawan, baru-baru ini.
&amp;nbsp;
Kus yang sebelumnya memproduseri sekaligus jadi sutradara film Bait Surau merasa yakin film sejarah yang peristiwanya terjadi pada 11 November 1946 itu dapat terlaksana.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Karena kita didukung oleh para birokrat, pelajar, dan mahasiswa yang kuliah di Universitas Indonesia, UGM (Universitas Gajah Mada), Universitas Islam Negeri (UIN). Juga para seniman yang mengerti sejarah ini,&amp;rdquo; tutur dia.
&amp;nbsp;
Pria yang sekilas mirip Pasha &amp;ldquo;Ungu&amp;rdquo; ini ingin memberikan pesan pada masyarakat Indonesia betapa pentingnya perjuangan fisik dan diplomasi para pemimpin kita dengan penjajah Belanda.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Supaya orang teringat tentang sejarah. Perjanjian itu peristiwa monumental, kejadiannya itu di tempat kelahiran saya. Menurut saya belum ada sejarah yang mengungkapkan fakta, bukan dongeng. Di sana (Linggarjati) ada patung-patung yang terekam tapi belum divisualkan,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Saat ditanya para aktor maupun aktris yang cocok berperan di film ini, Kus ingin putra-putri asli Kuningan yang terlibat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Seperti ada Maudy Koesnaedi yang bisa bermain di film ini. Kaum pendidik Anies Baswedan juga diharapkan bisa membantu,&amp;rdquo; harapnya.</description><content:encoded>  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                          

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin-top:0in;
	mso-para-margin-right:0in;
	mso-para-margin-bottom:10.0pt;
	mso-para-margin-left:0in;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}


JAKARTA - Produser film Kuswara Sastra Permana tertarik mengangkat sejarah Linggarjati ke layar lebar. Katanya, paling telat tahun 2013 sudah mulai proses produksi.
&amp;nbsp;
Kuswara yang akrab disapa Kus saat ditemui di acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Rukun Wargi Kuningan, Se-Jabotabek mengatakan hal itu kepada para wartawan, baru-baru ini.
&amp;nbsp;
Kus yang sebelumnya memproduseri sekaligus jadi sutradara film Bait Surau merasa yakin film sejarah yang peristiwanya terjadi pada 11 November 1946 itu dapat terlaksana.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Karena kita didukung oleh para birokrat, pelajar, dan mahasiswa yang kuliah di Universitas Indonesia, UGM (Universitas Gajah Mada), Universitas Islam Negeri (UIN). Juga para seniman yang mengerti sejarah ini,&amp;rdquo; tutur dia.
&amp;nbsp;
Pria yang sekilas mirip Pasha &amp;ldquo;Ungu&amp;rdquo; ini ingin memberikan pesan pada masyarakat Indonesia betapa pentingnya perjuangan fisik dan diplomasi para pemimpin kita dengan penjajah Belanda.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Supaya orang teringat tentang sejarah. Perjanjian itu peristiwa monumental, kejadiannya itu di tempat kelahiran saya. Menurut saya belum ada sejarah yang mengungkapkan fakta, bukan dongeng. Di sana (Linggarjati) ada patung-patung yang terekam tapi belum divisualkan,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Saat ditanya para aktor maupun aktris yang cocok berperan di film ini, Kus ingin putra-putri asli Kuningan yang terlibat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Seperti ada Maudy Koesnaedi yang bisa bermain di film ini. Kaum pendidik Anies Baswedan juga diharapkan bisa membantu,&amp;rdquo; harapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
