<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asah Perasaan, Dewi Gita Rajin Menari</title><description>Dewi Gita memiliki kecintaan terhadap dunia tari. Dewi meyakini, banyak dampak positif yang diraihnya dengan menari.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/05/13/33/628771/asah-perasaan-dewi-gita-rajin-menari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/05/13/33/628771/asah-perasaan-dewi-gita-rajin-menari"/><item><title>Asah Perasaan, Dewi Gita Rajin Menari</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/05/13/33/628771/asah-perasaan-dewi-gita-rajin-menari</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/05/13/33/628771/asah-perasaan-dewi-gita-rajin-menari</guid><pubDate>Minggu 13 Mei 2012 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/13/33/628771/mgEeRRgWoJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dewi Gita (Foto: Tomi Tresnady)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/13/33/628771/mgEeRRgWoJ.jpg</image><title>Dewi Gita (Foto: Tomi Tresnady)</title></images><description>JAKARTA - Dewi Gita memiliki kecintaan terhadap dunia tari. Dewi meyakini, banyak dampak positif yang diraihnya dengan menari. &quot;Dengan menari kita bisa lebih mengasah rasa, rasa cinta, rasa sayang. Jadi lebih sayang ke keluarga, saudara, jadi cinta keindahan, jadi akar-akarnya ada di situ. Seperti enggak mau buang sampah sembarangan,&quot; kata Dewi saat ditemui di kawasan Bundaran HI, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (13/5/2012).Pada kesempatan tersebut, Dewi Gita tidak mau melewati kesempatan dengan terlibat dalam sebuah acara yang tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan dihadiri sekira 1.000 penari di kawasan Bundaran HI, Thamrin, Jakarta Pusat.&quot;Dan kehadiran saya sebagai duta Indonesian Dance Festival diharuskan hadir, dan saya juga tidak ingin melewati moment ini, dan sangat amazing mereka,&quot; kata Dewi.Namun Dewi menyayangkan, tidak bisa mengajak keluarganya ikutserta di ajang itu.&quot;Saya sih sebetulnya pengen ngajak keluarga, tapi kebetulan Arman lagi di Gorontalo. Anak saya juga lagi batuk pilek, anak saya juga sedih banget enggak bisa ikut. Biasanya sih dia juga ikut saya ke Kandang Jurang ikut saya ngajar, jadi karena dia lagi flu di rumah saja, sayang banget,&quot; tandas Dewi.</description><content:encoded>JAKARTA - Dewi Gita memiliki kecintaan terhadap dunia tari. Dewi meyakini, banyak dampak positif yang diraihnya dengan menari. &quot;Dengan menari kita bisa lebih mengasah rasa, rasa cinta, rasa sayang. Jadi lebih sayang ke keluarga, saudara, jadi cinta keindahan, jadi akar-akarnya ada di situ. Seperti enggak mau buang sampah sembarangan,&quot; kata Dewi saat ditemui di kawasan Bundaran HI, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (13/5/2012).Pada kesempatan tersebut, Dewi Gita tidak mau melewati kesempatan dengan terlibat dalam sebuah acara yang tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan dihadiri sekira 1.000 penari di kawasan Bundaran HI, Thamrin, Jakarta Pusat.&quot;Dan kehadiran saya sebagai duta Indonesian Dance Festival diharuskan hadir, dan saya juga tidak ingin melewati moment ini, dan sangat amazing mereka,&quot; kata Dewi.Namun Dewi menyayangkan, tidak bisa mengajak keluarganya ikutserta di ajang itu.&quot;Saya sih sebetulnya pengen ngajak keluarga, tapi kebetulan Arman lagi di Gorontalo. Anak saya juga lagi batuk pilek, anak saya juga sedih banget enggak bisa ikut. Biasanya sih dia juga ikut saya ke Kandang Jurang ikut saya ngajar, jadi karena dia lagi flu di rumah saja, sayang banget,&quot; tandas Dewi.</content:encoded></item></channel></rss>
