<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibunda Tere Sempat Kritis</title><description>Malam tadi pada pukul 20.18 WIB, ibunda Tere, Lersiana Purba telah  berpulang kepada sang pencipta.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/17/33/613097/ibunda-tere-sempat-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/17/33/613097/ibunda-tere-sempat-kritis"/><item><title>Ibunda Tere Sempat Kritis</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/17/33/613097/ibunda-tere-sempat-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/17/33/613097/ibunda-tere-sempat-kritis</guid><pubDate>Selasa 17 April 2012 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/17/33/613097/8HLGqjSbA7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tere (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/17/33/613097/8HLGqjSbA7.jpg</image><title>Tere (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Malam tadi pada pukul 20.18 WIB, ibunda Tere, Lersiana Purba telah berpulang kepada sang pencipta. Menurut saudara Tere, Desy Wandiyati, sebelum meninggal, Lersiana sempat kritis.&quot;Semua anggota tubuh sudah tidak berfungsi,&quot; kata Desy di RS PGI Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2012).Lebih lanjut Desy mengatakan, kelumpuhan ibundanya tersebut berawal sejak kecelakaan mobil yang terjadi tahun 1989 silam. Kemudian kondisinya diperparah lagi dengan penyakit kanker rahim pada tahun 2009. &quot;Tapi enggak mau dioperasi takut kankernya nyebar, jadinya hanya minum obat-obat herbal. 9 bulan terakhir, transfusi rutin tiap 3 bulan, selanjutnya makin drop. Mama memang sudah bilang, 2 hari sebelum meninggal, beliau bilang udah capek,&quot; jelasnya. Rencanannya jenazah ibunda Tere akan dikebumikan di Tanah Kusir. Namun sebelumnya akan diadakan prosesi adat batak terlebih dahulu. &quot;Nanti dibuat acara dalam prosesi Batak, rapat keluarga Martonggoraja, sebelum besok pemberangkatan untuk dimakamkan di Tanah Kusir,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Malam tadi pada pukul 20.18 WIB, ibunda Tere, Lersiana Purba telah berpulang kepada sang pencipta. Menurut saudara Tere, Desy Wandiyati, sebelum meninggal, Lersiana sempat kritis.&quot;Semua anggota tubuh sudah tidak berfungsi,&quot; kata Desy di RS PGI Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2012).Lebih lanjut Desy mengatakan, kelumpuhan ibundanya tersebut berawal sejak kecelakaan mobil yang terjadi tahun 1989 silam. Kemudian kondisinya diperparah lagi dengan penyakit kanker rahim pada tahun 2009. &quot;Tapi enggak mau dioperasi takut kankernya nyebar, jadinya hanya minum obat-obat herbal. 9 bulan terakhir, transfusi rutin tiap 3 bulan, selanjutnya makin drop. Mama memang sudah bilang, 2 hari sebelum meninggal, beliau bilang udah capek,&quot; jelasnya. Rencanannya jenazah ibunda Tere akan dikebumikan di Tanah Kusir. Namun sebelumnya akan diadakan prosesi adat batak terlebih dahulu. &quot;Nanti dibuat acara dalam prosesi Batak, rapat keluarga Martonggoraja, sebelum besok pemberangkatan untuk dimakamkan di Tanah Kusir,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
