<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Justin Bieber Akui Pernah Di-bully</title><description>Justin Bieber menghebohkan pemberitaan dengan mengaku pernah menjadi korban&amp;nbsp;bullying.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/15/206/611906/justin-bieber-akui-pernah-di-bully</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/15/206/611906/justin-bieber-akui-pernah-di-bully"/><item><title>Justin Bieber Akui Pernah Di-bully</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/15/206/611906/justin-bieber-akui-pernah-di-bully</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/15/206/611906/justin-bieber-akui-pernah-di-bully</guid><pubDate>Minggu 15 April 2012 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Chaerunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/15/206/611906/n5LwLPDeTJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Justin Bieber (Foto: Showbizspy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/15/206/611906/n5LwLPDeTJ.jpg</image><title>Justin Bieber (Foto: Showbizspy)</title></images><description>LOS ANGELES - Justin Bieber menghebohkan pemberitaan dengan mengaku pernah menjadi korban bully. Kekasih Selena Gomez itu mengatakan, sebelum terkenal, dia pernah menjadi obyek penderita dalam kasus bullying.  Mengaku sempat merasa 'tersiksa' ketika masih kecil, Bieber memberikan  lagu &quot;Born to Be Somebody&quot; untuk film dokumenter tentang bullying.   &quot;Saya di-bully. Kebanyakan orang pasti pernah di-bully semasa hidupnya. Saya pikir sudah saatnya semua orang melakukan perubahan,&quot; kata Bieber dikutip dari Hollyscoop, Minggu (15/4/2012).  Film Bully melihat masalah ini melalui sudut pandang lima anak muda. Penyanyi yang pernah konser di Indonesia itu percaya, film Bully punya potensi untuk memberi perubahan nyata.   Kata Bieber, ada banyak kasus bullying yang terjadi, tapi kebanyakan  orang mengabaikannya, termasuk guru maupun orang-orang lain yang  menyaksikan.  &quot;Tapi film ini benar-benar memiliki kekuatan yang bisa mengubah kehidupan banyak orang,&quot; imbuhnya.  Penyanyi yang tenar dengan tembang &quot;Baby&quot; itu mengajak semua orang untuk  menyaksikan film ini. Tujuannya agar mereka bisa merasakan pengalaman  tersebut secara langsung, dan mau berbagi tentang masalah mereka dan  mencari bantuan.   Tak hanya memberi tahu, film ini juga mendorong agar penonton dapat  menjaga lingkungan pergaulannya dari segala bentuk penindasan. Karena bullying hanya menyisakan rasa sakit.</description><content:encoded>LOS ANGELES - Justin Bieber menghebohkan pemberitaan dengan mengaku pernah menjadi korban bully. Kekasih Selena Gomez itu mengatakan, sebelum terkenal, dia pernah menjadi obyek penderita dalam kasus bullying.  Mengaku sempat merasa 'tersiksa' ketika masih kecil, Bieber memberikan  lagu &quot;Born to Be Somebody&quot; untuk film dokumenter tentang bullying.   &quot;Saya di-bully. Kebanyakan orang pasti pernah di-bully semasa hidupnya. Saya pikir sudah saatnya semua orang melakukan perubahan,&quot; kata Bieber dikutip dari Hollyscoop, Minggu (15/4/2012).  Film Bully melihat masalah ini melalui sudut pandang lima anak muda. Penyanyi yang pernah konser di Indonesia itu percaya, film Bully punya potensi untuk memberi perubahan nyata.   Kata Bieber, ada banyak kasus bullying yang terjadi, tapi kebanyakan  orang mengabaikannya, termasuk guru maupun orang-orang lain yang  menyaksikan.  &quot;Tapi film ini benar-benar memiliki kekuatan yang bisa mengubah kehidupan banyak orang,&quot; imbuhnya.  Penyanyi yang tenar dengan tembang &quot;Baby&quot; itu mengajak semua orang untuk  menyaksikan film ini. Tujuannya agar mereka bisa merasakan pengalaman  tersebut secara langsung, dan mau berbagi tentang masalah mereka dan  mencari bantuan.   Tak hanya memberi tahu, film ini juga mendorong agar penonton dapat  menjaga lingkungan pergaulannya dari segala bentuk penindasan. Karena bullying hanya menyisakan rasa sakit.</content:encoded></item></channel></rss>
