<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Poppy Darsono Seret Penulis Buku Pak Moer-Poppy, The Untold Story</title><description>Adik Moerdiono, Budi Santoso melaporkan ke polisi atas tuduhan  pencemaran nama baik, desainer kondang Poppy Darsono berdalih bukan  hanya dirinya yang menjadi aktor utama dalam buku Pak Moer-Poppy, The  Untold Story.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/04/33/605309/poppy-darsono-seret-penulis-buku-pak-moer-poppy-the-untold-story</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/04/33/605309/poppy-darsono-seret-penulis-buku-pak-moer-poppy-the-untold-story"/><item><title>Poppy Darsono Seret Penulis Buku Pak Moer-Poppy, The Untold Story</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/04/33/605309/poppy-darsono-seret-penulis-buku-pak-moer-poppy-the-untold-story</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/04/04/33/605309/poppy-darsono-seret-penulis-buku-pak-moer-poppy-the-untold-story</guid><pubDate>Rabu 04 April 2012 09:11 WIB</pubDate><dc:creator>Egie Gusman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/04/33/605309/hljnKUDE2D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Poppy Dharsono (Foto: Tuty/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/04/33/605309/hljnKUDE2D.jpg</image><title>Poppy Dharsono (Foto: Tuty/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Adik Moerdiono, Budi Santoso, melaporkan ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik. Desainer kondang Poppy Darsono berdalih bukan hanya dirinya yang menjadi aktor utama dalam buku Pak Moer-Poppy, The Untold Story.Selain dirinya, dia juga menyeret nama Derek Manangka yang merupakan penulis buku tersebut.&quot;Yang menulis siapa? Bukan saya kan? Yang menulis kan Pak Derek. Pak Derek kan menulis punya visi dan misi. Dia itu bukan penulis bayaran,&quot; ujar Poppy saat ditemui di Hotel Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2012). Saat menulis buku itu, Derek mengaku menggunakan metode riset dan wawancara. Bahkan dia pernah berbincang-bincang dengan Moerdiono sekira Juli 2008 lalu. &quot;Saya pernah bicara selama tujuh setengah jam sama Pak Moer tentang masalah itu. Jadi, saya tidak main asal tulis saja,&quot; ungkap Derek.&amp;nbsp; Karena itu, Derek kecewa jika bukunya dianggap telah mencemarkan nama baik keluarga almarhum Moerdiono. Belum lagi, penerbit buku yang menaunginya juga bukan penerbit sembarangan, PT Gramedia Pustaka Utama.&quot;Enggak mungkin penerbit yang besar mau menerbitkan buku yang 'abal-abal'. Kalau dianggap enggak sama keluarga itu, saya rasa itu kritik sosial bukan sebuah fitnah. Saya menulis itu tidak asal,&quot; jelasnya.Yakin tidak melakukan kesalahan, Derek berani memperdebatkan buku itu di pengadilan. &quot;Saya senang sekali kalau di pengadilan terus kita berdebat,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Adik Moerdiono, Budi Santoso, melaporkan ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik. Desainer kondang Poppy Darsono berdalih bukan hanya dirinya yang menjadi aktor utama dalam buku Pak Moer-Poppy, The Untold Story.Selain dirinya, dia juga menyeret nama Derek Manangka yang merupakan penulis buku tersebut.&quot;Yang menulis siapa? Bukan saya kan? Yang menulis kan Pak Derek. Pak Derek kan menulis punya visi dan misi. Dia itu bukan penulis bayaran,&quot; ujar Poppy saat ditemui di Hotel Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2012). Saat menulis buku itu, Derek mengaku menggunakan metode riset dan wawancara. Bahkan dia pernah berbincang-bincang dengan Moerdiono sekira Juli 2008 lalu. &quot;Saya pernah bicara selama tujuh setengah jam sama Pak Moer tentang masalah itu. Jadi, saya tidak main asal tulis saja,&quot; ungkap Derek.&amp;nbsp; Karena itu, Derek kecewa jika bukunya dianggap telah mencemarkan nama baik keluarga almarhum Moerdiono. Belum lagi, penerbit buku yang menaunginya juga bukan penerbit sembarangan, PT Gramedia Pustaka Utama.&quot;Enggak mungkin penerbit yang besar mau menerbitkan buku yang 'abal-abal'. Kalau dianggap enggak sama keluarga itu, saya rasa itu kritik sosial bukan sebuah fitnah. Saya menulis itu tidak asal,&quot; jelasnya.Yakin tidak melakukan kesalahan, Derek berani memperdebatkan buku itu di pengadilan. &quot;Saya senang sekali kalau di pengadilan terus kita berdebat,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
