<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pat Methney: Penonton Java Jazz Keren</title><description>Jakarta- Gitaris Jazz asal Amerika Serikat, Pat Methney, mendapat penonton yang cukup banyak saat perform di ruang D1 Hall, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (3/3/2012).
&amp;nbsp;</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/03/04/386/586826/pat-methney-penonton-java-jazz-keren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/03/04/386/586826/pat-methney-penonton-java-jazz-keren"/><item><title>Pat Methney: Penonton Java Jazz Keren</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/03/04/386/586826/pat-methney-penonton-java-jazz-keren</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/03/04/386/586826/pat-methney-penonton-java-jazz-keren</guid><pubDate>Minggu 04 Maret 2012 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Mega Laraswati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/04/386/586826/gzMk3g3O5q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pat Methney (Foto: Mega Laraswati/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/04/386/586826/gzMk3g3O5q.jpg</image><title>Pat Methney (Foto: Mega Laraswati/okezone)</title></images><description>JAKARTA- Gitaris  Jazz asal Amerika Serikat, Pat Methney, mendapat penonton yang cukup banyak saat  perform di ruang D1 Hall, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu  (3/3/2012).Pat yang menjadi salah satu spesial  show di perhelatan Java Jazz Festival 2012 itu tampil dengan kedua temannya yang  memainkan drum dan juga bass.Perhatian ribuan penonton, baik tua  maupun muda yang duduk bersila tampak tidak lepas sedikitpun menyaksikan  permainan gitar penggondol 19 piala Grammy Awards ini.
Pria 57 tahun ini tampil casual  dengan kemeja kotak-kotak dan celana jins.
&amp;nbsp;
Sejak awal berkarir di dunia musik  tahun 1979, Pat sudah banyak menelurkan lagu hits. Sebut saja, And I Love Her, Afternoon, Prato Feit, All The Things  You Are, Last Train Home, Autumn Leaves dan Tears In Heaven. Tak  heran, penampilannya semalam pun membuahkan antusias yang  menggairahkan.
&amp;nbsp;
Usai membawakan lagu-lagu hits-nya,  aksi panggung Pat diakhiri pamit undur dengan membungkukkan badan tanda usai  perjumpaannya. Tetapi penonton yang memadati area tersebut nampak masih tidak  puas melihat Pat memainkan gitarnya.
&amp;nbsp;
&quot;We want more,&quot; diserukan berulang-ulang  oleh penonton.
&amp;nbsp;
Pat pun akhirnya kembali muncul ke  tengah panggung. Kali ini ia memainkan enchore sendiri. Petikan gitar akustik  yang ia mainkan membuat penonton berdiri seolah tak mau melewatkan setiap detik  permainan cantiknya petikan gitar.
&amp;nbsp;
&quot;Ini acara bagus, aku senang berada  di sini. Pastinya sangat menantang bermain di audience baru, beda negara.&amp;nbsp; Perjalanan 29  jam terbang dari New  York. Dan penonton tadi sangat keren,&quot; tutur Pat ditemui  saat jumpa pers usai manggung. (ind)</description><content:encoded>JAKARTA- Gitaris  Jazz asal Amerika Serikat, Pat Methney, mendapat penonton yang cukup banyak saat  perform di ruang D1 Hall, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu  (3/3/2012).Pat yang menjadi salah satu spesial  show di perhelatan Java Jazz Festival 2012 itu tampil dengan kedua temannya yang  memainkan drum dan juga bass.Perhatian ribuan penonton, baik tua  maupun muda yang duduk bersila tampak tidak lepas sedikitpun menyaksikan  permainan gitar penggondol 19 piala Grammy Awards ini.
Pria 57 tahun ini tampil casual  dengan kemeja kotak-kotak dan celana jins.
&amp;nbsp;
Sejak awal berkarir di dunia musik  tahun 1979, Pat sudah banyak menelurkan lagu hits. Sebut saja, And I Love Her, Afternoon, Prato Feit, All The Things  You Are, Last Train Home, Autumn Leaves dan Tears In Heaven. Tak  heran, penampilannya semalam pun membuahkan antusias yang  menggairahkan.
&amp;nbsp;
Usai membawakan lagu-lagu hits-nya,  aksi panggung Pat diakhiri pamit undur dengan membungkukkan badan tanda usai  perjumpaannya. Tetapi penonton yang memadati area tersebut nampak masih tidak  puas melihat Pat memainkan gitarnya.
&amp;nbsp;
&quot;We want more,&quot; diserukan berulang-ulang  oleh penonton.
&amp;nbsp;
Pat pun akhirnya kembali muncul ke  tengah panggung. Kali ini ia memainkan enchore sendiri. Petikan gitar akustik  yang ia mainkan membuat penonton berdiri seolah tak mau melewatkan setiap detik  permainan cantiknya petikan gitar.
&amp;nbsp;
&quot;Ini acara bagus, aku senang berada  di sini. Pastinya sangat menantang bermain di audience baru, beda negara.&amp;nbsp; Perjalanan 29  jam terbang dari New  York. Dan penonton tadi sangat keren,&quot; tutur Pat ditemui  saat jumpa pers usai manggung. (ind)</content:encoded></item></channel></rss>
