<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dave Koz Favoritkan Ayu Ting Ting </title><description>Jakarta- Peniup saxophone asal Amerika Serikat (AS), Dave Koz, kembali menyambangi panggung Java Jazz Festival 2012. Setelah manggung di gelaran musik jazz pada 1992 lalu, Dave kembali ke Jakarta dan bermimpi bisa menyanyi seperti Tompi dan Ayu Ting Ting.

&amp;nbsp;</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/03/04/386/586726/dave-koz-favoritkan-ayu-ting-ting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/03/04/386/586726/dave-koz-favoritkan-ayu-ting-ting"/><item><title>Dave Koz Favoritkan Ayu Ting Ting </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/03/04/386/586726/dave-koz-favoritkan-ayu-ting-ting</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/03/04/386/586726/dave-koz-favoritkan-ayu-ting-ting</guid><pubDate>Minggu 04 Maret 2012 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Mega Laraswati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/04/386/586726/Gb3SsegVFD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dave Koz (Foto: Mega/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/04/386/586726/Gb3SsegVFD.jpg</image><title>Dave Koz (Foto: Mega/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Peniup saxophone  asal Amerika Serikat (AS), Dave Koz, kembali  menyambangi panggung Java Jazz Festival 2012. Setelah manggung di gelaran musik  jazz pada 1992 lalu, Dave kembali ke Jakarta dan bermimpi bisa menyanyi seperti Tompi dan Ayu Ting Ting.Antusias penonton  yang memadati ruang A3, JIExpo Kemayoran tampak bersemangat ingin melihat pria  49 tahun yang terkenal dengan tiupan saxophone handalnya  tersebut.&quot;Indonesia apa kabar?  Selamat malam, baik semua,&quot; sapa Dave dalam bahasa Indonesia di ruang A3, JIExpo  Kemayoran, Jakarta, Sabtu (3/3/2012) malam.&quot;I really like party  in Jakarta. Thanks so much. Terima kasih,&quot; imbuhnya.Mengenakan setelan  kemeja garis-garis yang dipadu dengan rompi hitam dan celana bahan, Dave  terlihat begitu enerjik. Dalam perform-nya, Dave dibantu dengan additional  player di gitar, drum, dan  bas.Membuka penampilannya dengan lagu Top Down dan  disusul Let It Free, Dave unjuk kebolehan meniup saxophone di nada tinggi  dan panjang. Sontak, gemuruh tepuk tangan  penonton pun melingkupi seluruh ruangan.Usai menyanyikan lagu  Anything's Possible, &amp;nbsp;Dave dibuat kaget dengan kemunculan Peter Gontha ke tengah panggung dan memberikan penghargaan  kepada Dave. Wajah kaget bercampur senang terpancar pada paras Dave yang  terlihat mulai dipenuhi kerutan.&quot;Terima kasih banyak Peter Gontha. Peter adalah seorang yang menakjubkan. Ke  mana saja dia pergi selalu membawa budaya Indonesia. Peter-lah yang  membawa saya ke Jakarta. Ketika saya datang pertama kali ke Jakarta, turun dari  airport banyak gadis-gadis muda menunggu. Saya pikir mereka pasti menunggu  bintang besar. Tapi ternyata mereka di sana untuk saya,&quot;  kenangnya.Indonesia, selain  membuat Dave jatuh cinta, ada yang sangat membekas di hati Dave tentang Jakarta,  yaitu macetnya.&quot;Saya sudah pernah ke  Surabaya, Bandung, Borobudur, Bali. Setiap kali saya datang, saya jatuh cinta  dengan negara ini. Hanya satu hal, too much traffic, memakan waktu satu  setengah jam untuk sampai sini dengan mobil. Tapi negara ini sangat indah,  makanannya enak, budayanya bagus. Kalian selalu memiliki senyuman yang indah.  Dan pencinta musik yang besar. Saya selalu merasa seperti di rumah,&quot;  tuturnya.Selain mengagumi  Indonesia, Dave pun tak henti-hentinya menunjukkan menunjukkan kepiawaiannya  meniup saxophone di panggung JJF 2012, Tak hanya itu, Dave juga unjuk kebolehan  bernyanyi lewat lagu Tender is Night.Malam itu, Dave  begitu bersahabat dengan panggung tempatnya beraksi serta para penonton yang  setia menikmati perform-nya. Interaksi Dave kepada penonton terbilang cukup baik. Bahkan, tak sedikit  ucapannya yang membuat penonton tertawa seperti ketika secara tiba-tiba ia  mengaku menyukai Ayu Ting Ting.&quot;Di mimpi terliar  saya, saya ingin menyanyi seperti Tompi atau Ayu Ting Ting. Saya suka dengan nama  Ayu Ting Ting, Briptu Norman juga,&quot; ujarnya tertawa disambut juga dengan tawa  penonton.Pertunjukkan Dave  malam tadi tak hanya memperdengarkan musik jazz yang asik, tapi juga canda dan  tawa yang membekas di para penyukanya. (ind)</description><content:encoded>JAKARTA - Peniup saxophone  asal Amerika Serikat (AS), Dave Koz, kembali  menyambangi panggung Java Jazz Festival 2012. Setelah manggung di gelaran musik  jazz pada 1992 lalu, Dave kembali ke Jakarta dan bermimpi bisa menyanyi seperti Tompi dan Ayu Ting Ting.Antusias penonton  yang memadati ruang A3, JIExpo Kemayoran tampak bersemangat ingin melihat pria  49 tahun yang terkenal dengan tiupan saxophone handalnya  tersebut.&quot;Indonesia apa kabar?  Selamat malam, baik semua,&quot; sapa Dave dalam bahasa Indonesia di ruang A3, JIExpo  Kemayoran, Jakarta, Sabtu (3/3/2012) malam.&quot;I really like party  in Jakarta. Thanks so much. Terima kasih,&quot; imbuhnya.Mengenakan setelan  kemeja garis-garis yang dipadu dengan rompi hitam dan celana bahan, Dave  terlihat begitu enerjik. Dalam perform-nya, Dave dibantu dengan additional  player di gitar, drum, dan  bas.Membuka penampilannya dengan lagu Top Down dan  disusul Let It Free, Dave unjuk kebolehan meniup saxophone di nada tinggi  dan panjang. Sontak, gemuruh tepuk tangan  penonton pun melingkupi seluruh ruangan.Usai menyanyikan lagu  Anything's Possible, &amp;nbsp;Dave dibuat kaget dengan kemunculan Peter Gontha ke tengah panggung dan memberikan penghargaan  kepada Dave. Wajah kaget bercampur senang terpancar pada paras Dave yang  terlihat mulai dipenuhi kerutan.&quot;Terima kasih banyak Peter Gontha. Peter adalah seorang yang menakjubkan. Ke  mana saja dia pergi selalu membawa budaya Indonesia. Peter-lah yang  membawa saya ke Jakarta. Ketika saya datang pertama kali ke Jakarta, turun dari  airport banyak gadis-gadis muda menunggu. Saya pikir mereka pasti menunggu  bintang besar. Tapi ternyata mereka di sana untuk saya,&quot;  kenangnya.Indonesia, selain  membuat Dave jatuh cinta, ada yang sangat membekas di hati Dave tentang Jakarta,  yaitu macetnya.&quot;Saya sudah pernah ke  Surabaya, Bandung, Borobudur, Bali. Setiap kali saya datang, saya jatuh cinta  dengan negara ini. Hanya satu hal, too much traffic, memakan waktu satu  setengah jam untuk sampai sini dengan mobil. Tapi negara ini sangat indah,  makanannya enak, budayanya bagus. Kalian selalu memiliki senyuman yang indah.  Dan pencinta musik yang besar. Saya selalu merasa seperti di rumah,&quot;  tuturnya.Selain mengagumi  Indonesia, Dave pun tak henti-hentinya menunjukkan menunjukkan kepiawaiannya  meniup saxophone di panggung JJF 2012, Tak hanya itu, Dave juga unjuk kebolehan  bernyanyi lewat lagu Tender is Night.Malam itu, Dave  begitu bersahabat dengan panggung tempatnya beraksi serta para penonton yang  setia menikmati perform-nya. Interaksi Dave kepada penonton terbilang cukup baik. Bahkan, tak sedikit  ucapannya yang membuat penonton tertawa seperti ketika secara tiba-tiba ia  mengaku menyukai Ayu Ting Ting.&quot;Di mimpi terliar  saya, saya ingin menyanyi seperti Tompi atau Ayu Ting Ting. Saya suka dengan nama  Ayu Ting Ting, Briptu Norman juga,&quot; ujarnya tertawa disambut juga dengan tawa  penonton.Pertunjukkan Dave  malam tadi tak hanya memperdengarkan musik jazz yang asik, tapi juga canda dan  tawa yang membekas di para penyukanya. (ind)</content:encoded></item></channel></rss>
