<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dilempar Asbak, Ine Febriyanti Tak Kapok Main Teater</title><description>Ine Febriyanti mendapat pelajaran berharga dari perjalanannya  bermain teater. Ine pun menyambut gembira dengan makin banyaknya artis  yang bermain teater.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/02/22/33/580751/dilempar-asbak-ine-febriyanti-tak-kapok-main-teater</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/02/22/33/580751/dilempar-asbak-ine-febriyanti-tak-kapok-main-teater"/><item><title>Dilempar Asbak, Ine Febriyanti Tak Kapok Main Teater</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/02/22/33/580751/dilempar-asbak-ine-febriyanti-tak-kapok-main-teater</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/02/22/33/580751/dilempar-asbak-ine-febriyanti-tak-kapok-main-teater</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2012 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/22/33/580751/pwgiRetMCG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ine Febriyanti (Foto: kpl)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/22/33/580751/pwgiRetMCG.jpg</image><title>Ine Febriyanti (Foto: kpl)</title></images><description>JAKARTA- Ine Febriyanti mendapat pelajaran berharga dari perjalanannya bermain teater. Ine pun menyambut gembira dengan makin banyaknya artis yang bermain teater.&quot;Kita diajarin observasi tentang berbagai hal, tentang peran terutama. Yang paling berkesan adalah pernah dilempar asbak sama mas Nano (Nano Riantiarno), tapi menarik sekali, kaget. Tapi dari situ belajar mental,&quot; ujar Ine ditemui di Plasa FX, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2012).Kata Ine, berperan dalam sebuah film dan teater sangat jauh berbeda. Dalam dunia teater, seorang pemeran dituntut melalui proses produksi dari awal hingga akhir.&quot;Ya pastinya beda, kalau teater itu kan prosesnya dari awal sampai akhir. Research sama hunting lokasi juga iya, pasti beda,&quot; tandasnya.Meski menyukai dunia seni peran, khususnya teater, namun ibu dua anak ini enggan menekuni dunia akting lebih jauh. Pasalnya, Ine lebih berhasrat sebagai seorang sutradara.&quot;Hasrat aku menyutradarai film. Memang sih punya passion sebagai pemain, tapi lebih berhasrat itu jadi sutradara. Sudah mulai menyutradarai itu tahun 2002 film-film pendek,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Ine Febriyanti mendapat pelajaran berharga dari perjalanannya bermain teater. Ine pun menyambut gembira dengan makin banyaknya artis yang bermain teater.&quot;Kita diajarin observasi tentang berbagai hal, tentang peran terutama. Yang paling berkesan adalah pernah dilempar asbak sama mas Nano (Nano Riantiarno), tapi menarik sekali, kaget. Tapi dari situ belajar mental,&quot; ujar Ine ditemui di Plasa FX, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2012).Kata Ine, berperan dalam sebuah film dan teater sangat jauh berbeda. Dalam dunia teater, seorang pemeran dituntut melalui proses produksi dari awal hingga akhir.&quot;Ya pastinya beda, kalau teater itu kan prosesnya dari awal sampai akhir. Research sama hunting lokasi juga iya, pasti beda,&quot; tandasnya.Meski menyukai dunia seni peran, khususnya teater, namun ibu dua anak ini enggan menekuni dunia akting lebih jauh. Pasalnya, Ine lebih berhasrat sebagai seorang sutradara.&quot;Hasrat aku menyutradarai film. Memang sih punya passion sebagai pemain, tapi lebih berhasrat itu jadi sutradara. Sudah mulai menyutradarai itu tahun 2002 film-film pendek,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
