<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shinta Bachir Tak Merasa Singgung Makbul Padmanegara</title><description>Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) Makbul Padmanegara berang  karena merasa disudutkan dengan pemberitaan ancaman pembunuhan terhadap  Shinta Bachir. Namun, pihak Shinta tak merasa menyinggung Makbul.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/01/31/33/566689/shinta-bachir-tak-merasa-singgung-makbul-padmanegara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/01/31/33/566689/shinta-bachir-tak-merasa-singgung-makbul-padmanegara"/><item><title>Shinta Bachir Tak Merasa Singgung Makbul Padmanegara</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/01/31/33/566689/shinta-bachir-tak-merasa-singgung-makbul-padmanegara</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/01/31/33/566689/shinta-bachir-tak-merasa-singgung-makbul-padmanegara</guid><pubDate>Selasa 31 Januari 2012 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Mega Laraswati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/31/33/566689/QwYlI7sAGi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shinta Bachir (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/31/33/566689/QwYlI7sAGi.jpg</image><title>Shinta Bachir (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) Makbul Padmanegara berang karena merasa disudutkan dengan pemberitaan ancaman pembunuhan terhadap Shinta Bachir. Namun, pihak Shinta tak merasa menyinggung Makbul.Dalam salah satu tabloid Shinta menyebutkan, kalau petinggi kepolisian yang mengancam membunuhnya karena masalah asmara merupakan mantan Kapolda Metro Jaya yang merupakan jebolan Akabri angkatan 1974. Perihal tersebut jelas menuju kepada orang yang dimaksud Komjen Pol (Purn) Makbul Padmanegara. Pasalnya, Makbul Padmanegara satu-satunya mantan Kapolda yang angkatan 1974 dan saat ini menjadi jenderal berbintang tiga.Shinta Bachir menyatakan, tidak pernah mengatakan atau membuka identitas pelaku secara detail kepada siapapun selain orang yang dianggapnya berkompeten menangani kasusnya, yaitu pengacaranya.&quot;Aku malah tidak tahu, klienku tidak pernah ngomong angkatan 1974. Orang dia saya tanya angkatan saja, dia angkatan enggak ngerti. Kenapa ini pernyataannya detail, angkatan, pangkat dan segala macam,&quot; tutur kuasa hukum Shinta, Ahmad Rifai saat dihubungi okezone melalui telepon selulernya, Selasa (31/1/2012).Rivai menegaskan, bahwa kliennya tidak pernah menyebut inisial ataupun nama pelaku ancaman pembunuhan terhadapnya.&quot;Klien saya, Shinta, enggak pernah menyebut inisial apalagi nama,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) Makbul Padmanegara berang karena merasa disudutkan dengan pemberitaan ancaman pembunuhan terhadap Shinta Bachir. Namun, pihak Shinta tak merasa menyinggung Makbul.Dalam salah satu tabloid Shinta menyebutkan, kalau petinggi kepolisian yang mengancam membunuhnya karena masalah asmara merupakan mantan Kapolda Metro Jaya yang merupakan jebolan Akabri angkatan 1974. Perihal tersebut jelas menuju kepada orang yang dimaksud Komjen Pol (Purn) Makbul Padmanegara. Pasalnya, Makbul Padmanegara satu-satunya mantan Kapolda yang angkatan 1974 dan saat ini menjadi jenderal berbintang tiga.Shinta Bachir menyatakan, tidak pernah mengatakan atau membuka identitas pelaku secara detail kepada siapapun selain orang yang dianggapnya berkompeten menangani kasusnya, yaitu pengacaranya.&quot;Aku malah tidak tahu, klienku tidak pernah ngomong angkatan 1974. Orang dia saya tanya angkatan saja, dia angkatan enggak ngerti. Kenapa ini pernyataannya detail, angkatan, pangkat dan segala macam,&quot; tutur kuasa hukum Shinta, Ahmad Rifai saat dihubungi okezone melalui telepon selulernya, Selasa (31/1/2012).Rivai menegaskan, bahwa kliennya tidak pernah menyebut inisial ataupun nama pelaku ancaman pembunuhan terhadapnya.&quot;Klien saya, Shinta, enggak pernah menyebut inisial apalagi nama,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
