<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yuni Shara Nyaris Jadi Korban Papan Petunjuk Jalan</title><description>Hujan angin yang melanda Malang, Jawa Timur, 4 Januari lalu  memberi kenangan tersendiri bagi Yunu Shara. Betapa tidak, mobil  Walikota yang ditumpanginya nyaris jadi korban papan reklame yang jatuh.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/01/06/33/553078/yuni-shara-nyaris-jadi-korban-papan-petunjuk-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2012/01/06/33/553078/yuni-shara-nyaris-jadi-korban-papan-petunjuk-jalan"/><item><title>Yuni Shara Nyaris Jadi Korban Papan Petunjuk Jalan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2012/01/06/33/553078/yuni-shara-nyaris-jadi-korban-papan-petunjuk-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2012/01/06/33/553078/yuni-shara-nyaris-jadi-korban-papan-petunjuk-jalan</guid><pubDate>Jum'at 06 Januari 2012 20:28 WIB</pubDate><dc:creator>Mega Laraswati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/06/33/553078/TYOwR0uWan.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yuni Shara (Foto: Go Spot)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/06/33/553078/TYOwR0uWan.jpg</image><title>Yuni Shara (Foto: Go Spot)</title></images><description>JAKARTA- Hujan angin yang melanda Malang, Jawa Timur, 4 Januari lalu memberi kenangan tersendiri bagi Yunu Shara. Betapa tidak, mobil Walikota yang ditumpanginya nyaris jadi korban papan reklame yang jatuh.
&amp;nbsp;
Peristiwa itu  diceritakan kerabat Yuni, Wonti kepada okezone. Itu  terjadi saat Yuni beserta rombongan berangkat hendak  bertolak ke Jakarta.
&amp;nbsp;
Dalam perjalanan  menuju bandara, mobil yang dipacu dengan  kencang oleh sopir Wali Kota Malang, tiba-tiba berhenti saat papan  penunjuk arah menimpa bagian belakang mobil.
&amp;nbsp;
&quot;Di Malang itu  kebetulan diundang oleh pak wali kota, dan pas  pulang kita diantar supirnya, jadi di dalam mobil ada empat orang. Saya, bunda (Yuni), saudara saya dan sopir. Tapi di  tengah jalan menuju bandara, tiba-tiba saja &amp;lsquo;brak&amp;rsquo;,  kaget dong kita enggak tahunya&amp;nbsp;tertimpa papan petunjuk jalan,&quot; cerita Wonti saat dihubungi okezone, Jumat  (6/1/2012).
&amp;nbsp;
Beruntung, saat peristiwa terjadi tidak ada korban luka  atau jiwa, hanya mobilnya saja yang rusak.
&amp;nbsp;
'Mobil enggak rusak  parah, cuma lecet saja,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Namun yang  membuat Yuni dan rombongan kaget, sopir  yang membawa mereka melaju dengan kecepatan tinggi tanpa  pengawalan.
&amp;nbsp;
&quot;Yuni nyeseknya, yang  nyetir itu angkutan sudah enggak pakai aksesori  apa kek main nyelonong saja. Jadi  mencontohkan yang tidak baik,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Hujan angin yang melanda Malang, Jawa Timur, 4 Januari lalu memberi kenangan tersendiri bagi Yunu Shara. Betapa tidak, mobil Walikota yang ditumpanginya nyaris jadi korban papan reklame yang jatuh.
&amp;nbsp;
Peristiwa itu  diceritakan kerabat Yuni, Wonti kepada okezone. Itu  terjadi saat Yuni beserta rombongan berangkat hendak  bertolak ke Jakarta.
&amp;nbsp;
Dalam perjalanan  menuju bandara, mobil yang dipacu dengan  kencang oleh sopir Wali Kota Malang, tiba-tiba berhenti saat papan  penunjuk arah menimpa bagian belakang mobil.
&amp;nbsp;
&quot;Di Malang itu  kebetulan diundang oleh pak wali kota, dan pas  pulang kita diantar supirnya, jadi di dalam mobil ada empat orang. Saya, bunda (Yuni), saudara saya dan sopir. Tapi di  tengah jalan menuju bandara, tiba-tiba saja &amp;lsquo;brak&amp;rsquo;,  kaget dong kita enggak tahunya&amp;nbsp;tertimpa papan petunjuk jalan,&quot; cerita Wonti saat dihubungi okezone, Jumat  (6/1/2012).
&amp;nbsp;
Beruntung, saat peristiwa terjadi tidak ada korban luka  atau jiwa, hanya mobilnya saja yang rusak.
&amp;nbsp;
'Mobil enggak rusak  parah, cuma lecet saja,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Namun yang  membuat Yuni dan rombongan kaget, sopir  yang membawa mereka melaju dengan kecepatan tinggi tanpa  pengawalan.
&amp;nbsp;
&quot;Yuni nyeseknya, yang  nyetir itu angkutan sudah enggak pakai aksesori  apa kek main nyelonong saja. Jadi  mencontohkan yang tidak baik,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
