<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Annisa Bahar Stres Ditipu Rp1,5 M</title><description>Pedangdut Annisa Bahar mengaku ditipu oleh seorang temannya  yang mengajaknya berinvestasi, lalu membawa  kabur uang sebanyak Rp1,5 milyar miliknya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/12/18/33/543918/annisa-bahar-stres-ditipu-rp1-5-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/12/18/33/543918/annisa-bahar-stres-ditipu-rp1-5-m"/><item><title>Annisa Bahar Stres Ditipu Rp1,5 M</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/12/18/33/543918/annisa-bahar-stres-ditipu-rp1-5-m</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/12/18/33/543918/annisa-bahar-stres-ditipu-rp1-5-m</guid><pubDate>Minggu 18 Desember 2011 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/18/33/543918/cdhSpFIZvg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Annisa Bahar (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/18/33/543918/cdhSpFIZvg.jpg</image><title>Annisa Bahar (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pedangdut Annisa Bahar mengaku ditipu oleh seorang temannya  yang mengajaknya berinvestasi, lalu membawa  kabur uang sebanyak Rp1,5 milyar miliknya.  &quot;Aku diajak teman untuk investasi semuanya benar. Tapi yang  ini enggak beres dalam hitungan hari dia sudah mengeruk uang dan kabur  jadi aku pikir ini penipuan dengan berkedok investasi,&quot; ucap Annisa  yang dihubungi melalui telepon genggamnya, Minggu (18/12/2011).  Celakanya, lanjutnya, uang yang telah dibawa kabur itu bukan 100 persen miliknya, beberapa temannya juga menyimpan uang di 'investasi' itu.  &quot;Rp1,5 milyar bukan uangku sendiri, Uang grup, down line aku. Ada  yang menaruh Rp75 juta, Rp80 juta. Total Rp1,5 milyar lebih,&quot; keluhnya.  Penyanyi yang sedang mengandung janin enam bulan, itu, merasa  sangat tertekan secara psikologi. Masalah ini cukup menggangu kesehatan  dirinya juga janin dalam perutnya.  &quot;Iya ini psikologis secara aku dapat tekanan, ini aku jadi sakit.  Hidungku juga suka berdarah. Kalau lagi tegang sakit banget perutnya.  Kata dokter mungkin karena stres, pikiran,&quot; ungkapnya.  Ia berencana untuk menyelesaikan masalah ini dengan mengkonsultasikan  dengan pengacaranya apakah masalah ini patut di proses secara hukum.  &quot;aku mau konsultasi dulu sama bang Arifin, pengacaraku Dia siap bantu  sampai tuntas. Aku rencana senin mau bicarakan lebih lanjut sebelum  akhirnya melapor.&quot; bebernya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pedangdut Annisa Bahar mengaku ditipu oleh seorang temannya  yang mengajaknya berinvestasi, lalu membawa  kabur uang sebanyak Rp1,5 milyar miliknya.  &quot;Aku diajak teman untuk investasi semuanya benar. Tapi yang  ini enggak beres dalam hitungan hari dia sudah mengeruk uang dan kabur  jadi aku pikir ini penipuan dengan berkedok investasi,&quot; ucap Annisa  yang dihubungi melalui telepon genggamnya, Minggu (18/12/2011).  Celakanya, lanjutnya, uang yang telah dibawa kabur itu bukan 100 persen miliknya, beberapa temannya juga menyimpan uang di 'investasi' itu.  &quot;Rp1,5 milyar bukan uangku sendiri, Uang grup, down line aku. Ada  yang menaruh Rp75 juta, Rp80 juta. Total Rp1,5 milyar lebih,&quot; keluhnya.  Penyanyi yang sedang mengandung janin enam bulan, itu, merasa  sangat tertekan secara psikologi. Masalah ini cukup menggangu kesehatan  dirinya juga janin dalam perutnya.  &quot;Iya ini psikologis secara aku dapat tekanan, ini aku jadi sakit.  Hidungku juga suka berdarah. Kalau lagi tegang sakit banget perutnya.  Kata dokter mungkin karena stres, pikiran,&quot; ungkapnya.  Ia berencana untuk menyelesaikan masalah ini dengan mengkonsultasikan  dengan pengacaranya apakah masalah ini patut di proses secara hukum.  &quot;aku mau konsultasi dulu sama bang Arifin, pengacaraku Dia siap bantu  sampai tuntas. Aku rencana senin mau bicarakan lebih lanjut sebelum  akhirnya melapor.&quot; bebernya.</content:encoded></item></channel></rss>
