<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emir Mahira Sabet Pemeran Terbaik Festival Film Iran</title><description>Aktor cilik, Emir  Mahira baru meraih penghargaan Best Performence di Festival Teheran, Iran  untuk film Garuda Di Dadaku. Atas prestasi  itu, dia mengaku terkejut dan tak bisa berkata apa-apa.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/12/06/206/538726/emir-mahira-sabet-pemeran-terbaik-festival-film-iran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/12/06/206/538726/emir-mahira-sabet-pemeran-terbaik-festival-film-iran"/><item><title>Emir Mahira Sabet Pemeran Terbaik Festival Film Iran</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/12/06/206/538726/emir-mahira-sabet-pemeran-terbaik-festival-film-iran</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/12/06/206/538726/emir-mahira-sabet-pemeran-terbaik-festival-film-iran</guid><pubDate>Selasa 06 Desember 2011 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Mega Laraswati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/06/206/538726/U2AqpEcgGR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emir Mahira (Foto: Mega Laraswati/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/06/206/538726/U2AqpEcgGR.jpg</image><title>Emir Mahira (Foto: Mega Laraswati/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Aktor cilik, Emir  Mahira baru meraih penghargaan Best Performence di Festival Teheran, Iran  untuk film Garuda Di Dadaku. Atas prestasi  itu, dia mengaku terkejut dan tak bisa berkata apa-apa.
&amp;nbsp;
&quot;Enggak nyangka lagi  makan di rumah tiba-tiba dapet kabar itu beberapa minggu lalu. Senang banget. Garuda Di Dadaku 1 sudah lama, jadi enggak nyangka saja senang  banget dapet pemeran nominasi pria terbaik dari saingan yang ekspert. Yang  jelas speachless lah,&quot; jelas Emir ditemui di FX Plaza, Sudirman, Jakarta  Pusat, Selasa (6/12/2011).
&amp;nbsp;
Dengan penghargaan  yang disabetnya itu, pria kelahiran&amp;nbsp;Jakarta,  19 September 1997 merasa terpacu ingin lebih  mendalami akting di bangku  sekolah.
&amp;nbsp;
&quot;Yang jelas  penghargaan ini bisa bantu ke sekolah seni,  dan membantu masa depan juga. Karir akting belum tau, ikutin flow saja,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;
Selama terjun ke  dunia peran, Emir mengaku paling susah memerankan karakter Rumah Tanpa  Jendela. Di mana siswa ISS (Internasional School Singapura) kelas  9 itu diwajibkan menitikkan air mata.
&amp;nbsp;
&quot;Sejauh akting yang  paling susah, jadi peran autis di film Rumah Tanpa Jendela. Kalau akting nangis sih gampang, soalnya nenek  saya baru meninggal jadi kalau akting nangis tinggal ngingetin nenek saja,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Aktor cilik, Emir  Mahira baru meraih penghargaan Best Performence di Festival Teheran, Iran  untuk film Garuda Di Dadaku. Atas prestasi  itu, dia mengaku terkejut dan tak bisa berkata apa-apa.
&amp;nbsp;
&quot;Enggak nyangka lagi  makan di rumah tiba-tiba dapet kabar itu beberapa minggu lalu. Senang banget. Garuda Di Dadaku 1 sudah lama, jadi enggak nyangka saja senang  banget dapet pemeran nominasi pria terbaik dari saingan yang ekspert. Yang  jelas speachless lah,&quot; jelas Emir ditemui di FX Plaza, Sudirman, Jakarta  Pusat, Selasa (6/12/2011).
&amp;nbsp;
Dengan penghargaan  yang disabetnya itu, pria kelahiran&amp;nbsp;Jakarta,  19 September 1997 merasa terpacu ingin lebih  mendalami akting di bangku  sekolah.
&amp;nbsp;
&quot;Yang jelas  penghargaan ini bisa bantu ke sekolah seni,  dan membantu masa depan juga. Karir akting belum tau, ikutin flow saja,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;
Selama terjun ke  dunia peran, Emir mengaku paling susah memerankan karakter Rumah Tanpa  Jendela. Di mana siswa ISS (Internasional School Singapura) kelas  9 itu diwajibkan menitikkan air mata.
&amp;nbsp;
&quot;Sejauh akting yang  paling susah, jadi peran autis di film Rumah Tanpa Jendela. Kalau akting nangis sih gampang, soalnya nenek  saya baru meninggal jadi kalau akting nangis tinggal ngingetin nenek saja,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
