<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Revalina Prihatin Apresiasi Masyarakat pada Film Indonesia</title><description>Revalina S  Temat menyayangkan penonton film Indonesia yang kurang  bersemangat  mengapresiasikan sineas-sineas perfilman Nasional.  Mereka  lebih menggandrungi film  bergenre horor seks.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/11/28/206/534977/revalina-prihatin-apresiasi-masyarakat-pada-film-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/11/28/206/534977/revalina-prihatin-apresiasi-masyarakat-pada-film-indonesia"/><item><title>Revalina Prihatin Apresiasi Masyarakat pada Film Indonesia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/11/28/206/534977/revalina-prihatin-apresiasi-masyarakat-pada-film-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/11/28/206/534977/revalina-prihatin-apresiasi-masyarakat-pada-film-indonesia</guid><pubDate>Senin 28 November 2011 09:58 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/28/206/534977/kzRvqDDndv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Revalina S. Temat (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/28/206/534977/kzRvqDDndv.jpg</image><title>Revalina S. Temat (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Revalina S  Temat menyayangkan penonton film Indonesia yang kurang bersemangat  mengapresiasikan sineas-sineas perfilman Nasional.  Mereka lebih menggandrungi film  bergenre horor seks.
&amp;nbsp;
&quot;Penonton kita yang  kurang semangat melihat film sendiri. Film horor seks enggak ngerti ya. Mungkin  yang nonton malah lebih suka seperti itu, daripada film bertema. Padahal banyak  yang bagus, cerita sejarah dan drama,&quot; keluh Revalina saat ditemui diacara  nominasi FFI 2011, studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu  (27/11/2011).
&amp;nbsp;
Sebagai seorang  artis, wanita yang membintangi film '?' itu  mengaku tetap menyempatkan diri menonton film  Indonesia ke bioskop meski film Hollywood jauh lebih  baik.
&amp;nbsp;
&quot;Aku cukup penasaran  kok dengan film Indonesia seperti Minggu Pagi di Victoria Park bagus.  Kalau bagus ya sempatin nonton meski kalah sama film Hollywood. Daya tariknya  memang film itu, tapi film Indonesia kan enggak kalah bagusnya,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Menurut wanita yang akrab disapa Reva, para kreator  perfilman Nasional telah melakukan hal yang  baik terhadap film Indonesia, namun apresiasi para penonton lah yang dianggap  kurang baik.
&amp;nbsp;
&quot;Produser dan  sutradara di Indonesia sudah baik. Hanya penontonnya saja yang kurang baik. Film  Hollywood itu kan sudah pasti bagus. Aku ingin lihat perkembangan film di  Tanah Air,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Revalina S  Temat menyayangkan penonton film Indonesia yang kurang bersemangat  mengapresiasikan sineas-sineas perfilman Nasional.  Mereka lebih menggandrungi film  bergenre horor seks.
&amp;nbsp;
&quot;Penonton kita yang  kurang semangat melihat film sendiri. Film horor seks enggak ngerti ya. Mungkin  yang nonton malah lebih suka seperti itu, daripada film bertema. Padahal banyak  yang bagus, cerita sejarah dan drama,&quot; keluh Revalina saat ditemui diacara  nominasi FFI 2011, studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu  (27/11/2011).
&amp;nbsp;
Sebagai seorang  artis, wanita yang membintangi film '?' itu  mengaku tetap menyempatkan diri menonton film  Indonesia ke bioskop meski film Hollywood jauh lebih  baik.
&amp;nbsp;
&quot;Aku cukup penasaran  kok dengan film Indonesia seperti Minggu Pagi di Victoria Park bagus.  Kalau bagus ya sempatin nonton meski kalah sama film Hollywood. Daya tariknya  memang film itu, tapi film Indonesia kan enggak kalah bagusnya,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Menurut wanita yang akrab disapa Reva, para kreator  perfilman Nasional telah melakukan hal yang  baik terhadap film Indonesia, namun apresiasi para penonton lah yang dianggap  kurang baik.
&amp;nbsp;
&quot;Produser dan  sutradara di Indonesia sudah baik. Hanya penontonnya saja yang kurang baik. Film  Hollywood itu kan sudah pasti bagus. Aku ingin lihat perkembangan film di  Tanah Air,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
