<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Afgan Bikin Geng di Malaysia</title><description>Masa remaja yang tak dilupakan Afgan, adalah pengalaman dirinya terlibat  dalam sebuah geng sinematografi. Sebelum menerjuni dunia tarik suara,  Afgan sempat menggilai hal berbau film.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/11/17/33/530802/afgan-bikin-geng-di-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/11/17/33/530802/afgan-bikin-geng-di-malaysia"/><item><title>Afgan Bikin Geng di Malaysia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/11/17/33/530802/afgan-bikin-geng-di-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/11/17/33/530802/afgan-bikin-geng-di-malaysia</guid><pubDate>Kamis 17 November 2011 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Mega Laraswati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/17/33/530802/uGXydrahaz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Afgan (Foto: Maria Cicilia Galuh/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/17/33/530802/uGXydrahaz.jpg</image><title>Afgan (Foto: Maria Cicilia Galuh/Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Masa remaja yang tak dilupakan Afgan, adalah pengalaman dirinya terlibat dalam sebuah geng sinematografi. Sebelum menerjuni dunia tarik suara, Afgan sempat menggilai hal berbau film.&quot;Sempat punya geng waktu SMA. Perkumpulan sinematografi. Sebenarnya seru-seruan saja, karena kita punya kesukaan yang sama di film, sinematografi,&quot; tutur Afgan, ditemui di FX Cone, FX Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2011).Seiring bergulirnya waktu, Afgan kini memiliki geng dengan kesamaan bidang, yaitu musik.&quot;Kalau sekarang yang masih aktif ada sekitar puluhan teman-teman yang sama interest-nya di musik. Jadi kita main bareng, jamming, atau bikin lagu,&quot; katanya.Pelantun Dia Dia Dia ini tak takut akan imej negatif tentang kata geng. Pasalnya, geng yang dia dan teman-temannya lakukan adalah hal positif. &quot;Imej negatif itu stereotip saja, karena enggak semua geng itu negatif. Kayak aku waktu SMA, aku senang main sama teman-teman yang punya interest yang sama. Terus di Malaysia main sama anak-anak yang punya interest sama juga, sampai sama anak-anak yang kesukaannya musik,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Masa remaja yang tak dilupakan Afgan, adalah pengalaman dirinya terlibat dalam sebuah geng sinematografi. Sebelum menerjuni dunia tarik suara, Afgan sempat menggilai hal berbau film.&quot;Sempat punya geng waktu SMA. Perkumpulan sinematografi. Sebenarnya seru-seruan saja, karena kita punya kesukaan yang sama di film, sinematografi,&quot; tutur Afgan, ditemui di FX Cone, FX Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2011).Seiring bergulirnya waktu, Afgan kini memiliki geng dengan kesamaan bidang, yaitu musik.&quot;Kalau sekarang yang masih aktif ada sekitar puluhan teman-teman yang sama interest-nya di musik. Jadi kita main bareng, jamming, atau bikin lagu,&quot; katanya.Pelantun Dia Dia Dia ini tak takut akan imej negatif tentang kata geng. Pasalnya, geng yang dia dan teman-temannya lakukan adalah hal positif. &quot;Imej negatif itu stereotip saja, karena enggak semua geng itu negatif. Kayak aku waktu SMA, aku senang main sama teman-teman yang punya interest yang sama. Terus di Malaysia main sama anak-anak yang punya interest sama juga, sampai sama anak-anak yang kesukaannya musik,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
