<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Natalie Sarah Telanjur Enak Bisnis Kaftan</title><description>Sudah  sejak setahun ini Natalie Sarah menggeluti bisnis kaftan. Meski  bukan kaftan  impor, untuk desainnya Natalie sendiri yang  merancang.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/10/25/33/519995/natalie-sarah-telanjur-enak-bisnis-kaftan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/10/25/33/519995/natalie-sarah-telanjur-enak-bisnis-kaftan"/><item><title>Natalie Sarah Telanjur Enak Bisnis Kaftan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/10/25/33/519995/natalie-sarah-telanjur-enak-bisnis-kaftan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/10/25/33/519995/natalie-sarah-telanjur-enak-bisnis-kaftan</guid><pubDate>Selasa 25 Oktober 2011 11:14 WIB</pubDate><dc:creator>Egie Gusman/Lutfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/25/33/519995/P5MTkWiewp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Natalie Sarah (Foto: Lockerz)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/25/33/519995/P5MTkWiewp.jpg</image><title>Natalie Sarah (Foto: Lockerz)</title></images><description>JAKARTA - Sudah  sejak setahun ini Natalie Sarah menggeluti bisnis kaftan. Meski bukan kaftan  impor, untuk desainnya Natalie sendiri yang  merancang.
&amp;nbsp;
&quot;Pertama sih iseng-iseng doang.  Setelah Lebaran aku  masih kerjain, eh keterusan. Kaftan aku bukan keluaran impor. Ada motif  bunga-bunganya.  Ada renda-rendanya. Home made gitu deh,&quot; terang Natalie saat  ditemui di Studio  Hanggar, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin  (24/10/2011).
&amp;nbsp;
Lantaran baru punya  satu orang karyawan, Natalie menyerahkan urusan menjahit ke konveksi. Kemudian, produk yang sudah jadi dijualnya dengan sistem  online.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau urusan jahit, aku serahin ke  konveksi. Kalau aku  bagian yang ngedesain, hunting bahan, hunting payet. Terus  dijual via online. Online shop, istilahnya orang sudah tahu kalau itu kaftan  aku,&quot; bebernya.
&amp;nbsp;
Selain menjual lewat dunia maya, Natalie juga mempromosikan  kaftan produksinya  melalui BlackBerry group. Menurutnya, itu merupakan salah satu strategi marketing  yang paling sederhana.
&amp;nbsp;
&quot;Jualannya dari mulut ke mulut, dari  BlackBerry group. Otomatis nyebar dari mulut ke mulut. Ada yang sampai ke Singapura, Brunei, Malaysia, itu dari teman-teman. Aku  enggak mau ribet, kasih tahu harga dan barang, akhirnya nyebar,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Untuk memuaskan pelanggan, hampir  setiap hari Natalie mengganti model kaftannya. Dan demi kualitas yang baik, tak  jarang Natalie mencari bahan kaftan  dari luar kota hingga luar  negeri.
&amp;nbsp;
&quot;Setiap hari, tiap minggu, harus ganti model. Ya itu  hunting barangnya dari China, India. Ada juga yang ke Pekalongan,&quot; akunya  bangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Sudah  sejak setahun ini Natalie Sarah menggeluti bisnis kaftan. Meski bukan kaftan  impor, untuk desainnya Natalie sendiri yang  merancang.
&amp;nbsp;
&quot;Pertama sih iseng-iseng doang.  Setelah Lebaran aku  masih kerjain, eh keterusan. Kaftan aku bukan keluaran impor. Ada motif  bunga-bunganya.  Ada renda-rendanya. Home made gitu deh,&quot; terang Natalie saat  ditemui di Studio  Hanggar, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin  (24/10/2011).
&amp;nbsp;
Lantaran baru punya  satu orang karyawan, Natalie menyerahkan urusan menjahit ke konveksi. Kemudian, produk yang sudah jadi dijualnya dengan sistem  online.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau urusan jahit, aku serahin ke  konveksi. Kalau aku  bagian yang ngedesain, hunting bahan, hunting payet. Terus  dijual via online. Online shop, istilahnya orang sudah tahu kalau itu kaftan  aku,&quot; bebernya.
&amp;nbsp;
Selain menjual lewat dunia maya, Natalie juga mempromosikan  kaftan produksinya  melalui BlackBerry group. Menurutnya, itu merupakan salah satu strategi marketing  yang paling sederhana.
&amp;nbsp;
&quot;Jualannya dari mulut ke mulut, dari  BlackBerry group. Otomatis nyebar dari mulut ke mulut. Ada yang sampai ke Singapura, Brunei, Malaysia, itu dari teman-teman. Aku  enggak mau ribet, kasih tahu harga dan barang, akhirnya nyebar,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Untuk memuaskan pelanggan, hampir  setiap hari Natalie mengganti model kaftannya. Dan demi kualitas yang baik, tak  jarang Natalie mencari bahan kaftan  dari luar kota hingga luar  negeri.
&amp;nbsp;
&quot;Setiap hari, tiap minggu, harus ganti model. Ya itu  hunting barangnya dari China, India. Ada juga yang ke Pekalongan,&quot; akunya  bangga.</content:encoded></item></channel></rss>
