<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>'We Are The Champions' Lagu Paling Menarik di Dunia</title><description>Lagu We Are The Champions milik band  legendaris Queen  menjadi urutan teratas dalam daftar lagu paling menarik dalam sejarah  musik  dunia.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/10/01/386/509459/we-are-the-champions-lagu-paling-menarik-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/10/01/386/509459/we-are-the-champions-lagu-paling-menarik-di-dunia"/><item><title>'We Are The Champions' Lagu Paling Menarik di Dunia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/10/01/386/509459/we-are-the-champions-lagu-paling-menarik-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/10/01/386/509459/we-are-the-champions-lagu-paling-menarik-di-dunia</guid><pubDate>Sabtu 01 Oktober 2011 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Cicilia Galuh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/01/386/509459/47EbbxHjJI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vokalis Queen, Freddie Merkuri (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/01/386/509459/47EbbxHjJI.jpg</image><title>Vokalis Queen, Freddie Merkuri (Foto: Ist)</title></images><description>LONDON - Lagu We Are The Champions milik band  legendaris Queen  menjadi urutan teratas dalam daftar lagu paling menarik dalam sejarah  musik  dunia.
&amp;nbsp;
Hasil itu diungkapkan para ilmuwan  dari Goldsmiths  University yang melakukan  penelitian terhadap sebuah variabel dalam sebuah lagu yang menginspirasi orang  untuk ikut bernyanyi bersama didepan umum.
&amp;nbsp;
Dan dari hasil penelitian itu, para ahli menemukan bahwa  dorongan untuk ikutan menyanyi bersama dalam sebuah lagu terbagi dalam empat  elemen yang berbeda.  Keempat elemen tersebut adalah jenis musik, perubahan nada antara  satu lagu dengan lainnya, lagu tersebut dipimpin oleh seorang vokalis laki-laki  yang menjadi kunci  &amp;nbsp;lagu tersebut banyak dinyanyikan oleh penonton.
&amp;nbsp;
Queen lewat single We Are The  Champions berada diurutan pertama dalam daftar penelitian tersebut. Sementara  itu The Village People dengan Y.M.C.A dan Sum 41 lewat Fat Lip, masing-masing  berada diurutan kedua dan ketiga. The Final Countdown milik Europe dan Monster  dari The Automatic, melengkapi posisi lima besar.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Setiap musik sangat terpengaruh  dengan matematika, science, teknik dan teknologi. Secara ilmu fisika dan  frekuensi suara, sangat menentukan pitch dan harmoni. Dari segi hi-tech dan  synthesizers merupakan sebuah tambahan yang membuat lagu terdengar lebih catchy  atau menarik,&amp;rdquo; papar psikolog musik,  Dr Daniel Mullensiefen dikutip dari Digitalspy, Sabtu  (1/10/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami telah menemukan, ada suatu  ilmu pengetahuan dibalik sebuah lagu yang dinyanyikan bersama dan itu adalah  kombinasi khusus dari ilmu saraf matematika, dan psikologi kognitif yang dapat  menghasilkan obat yang sangat mujarab serta sempurna dan sangat sulit dipahami  saat orang menyanyikannya bersama-sama,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami berharap, penelitian ini dapat  menginspirasi musisi dimasa depan untuk memecahkan persamaan dalam sebuah lagu,&amp;rdquo;  tutup Dr. Daniel.
&amp;nbsp;
Setelah mendengarkan berita  tersebut, Brian May, salah satu personil Queen pun sangat senang mendengarkan  hal tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Luar biasa, jadi terbuktikan kalau kami  benar-benar juaranya,&amp;rdquo; ujar Brian.</description><content:encoded>LONDON - Lagu We Are The Champions milik band  legendaris Queen  menjadi urutan teratas dalam daftar lagu paling menarik dalam sejarah  musik  dunia.
&amp;nbsp;
Hasil itu diungkapkan para ilmuwan  dari Goldsmiths  University yang melakukan  penelitian terhadap sebuah variabel dalam sebuah lagu yang menginspirasi orang  untuk ikut bernyanyi bersama didepan umum.
&amp;nbsp;
Dan dari hasil penelitian itu, para ahli menemukan bahwa  dorongan untuk ikutan menyanyi bersama dalam sebuah lagu terbagi dalam empat  elemen yang berbeda.  Keempat elemen tersebut adalah jenis musik, perubahan nada antara  satu lagu dengan lainnya, lagu tersebut dipimpin oleh seorang vokalis laki-laki  yang menjadi kunci  &amp;nbsp;lagu tersebut banyak dinyanyikan oleh penonton.
&amp;nbsp;
Queen lewat single We Are The  Champions berada diurutan pertama dalam daftar penelitian tersebut. Sementara  itu The Village People dengan Y.M.C.A dan Sum 41 lewat Fat Lip, masing-masing  berada diurutan kedua dan ketiga. The Final Countdown milik Europe dan Monster  dari The Automatic, melengkapi posisi lima besar.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Setiap musik sangat terpengaruh  dengan matematika, science, teknik dan teknologi. Secara ilmu fisika dan  frekuensi suara, sangat menentukan pitch dan harmoni. Dari segi hi-tech dan  synthesizers merupakan sebuah tambahan yang membuat lagu terdengar lebih catchy  atau menarik,&amp;rdquo; papar psikolog musik,  Dr Daniel Mullensiefen dikutip dari Digitalspy, Sabtu  (1/10/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami telah menemukan, ada suatu  ilmu pengetahuan dibalik sebuah lagu yang dinyanyikan bersama dan itu adalah  kombinasi khusus dari ilmu saraf matematika, dan psikologi kognitif yang dapat  menghasilkan obat yang sangat mujarab serta sempurna dan sangat sulit dipahami  saat orang menyanyikannya bersama-sama,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami berharap, penelitian ini dapat  menginspirasi musisi dimasa depan untuk memecahkan persamaan dalam sebuah lagu,&amp;rdquo;  tutup Dr. Daniel.
&amp;nbsp;
Setelah mendengarkan berita  tersebut, Brian May, salah satu personil Queen pun sangat senang mendengarkan  hal tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Luar biasa, jadi terbuktikan kalau kami  benar-benar juaranya,&amp;rdquo; ujar Brian.</content:encoded></item></channel></rss>
