<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yama Carlos Jadi Tentara</title><description>Setelah membintangi sejumlah film bergenre drama, kini Yama  Carlos berperan dalam sebuah film laga, Badai Diujung Negeri.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/24/206/506538/yama-carlos-jadi-tentara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/24/206/506538/yama-carlos-jadi-tentara"/><item><title>Yama Carlos Jadi Tentara</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/24/206/506538/yama-carlos-jadi-tentara</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/24/206/506538/yama-carlos-jadi-tentara</guid><pubDate>Sabtu 24 September 2011 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/24/206/506538/zz5nIx9xMI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yama Carlos (Foto: Google)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/24/206/506538/zz5nIx9xMI.jpg</image><title>Yama Carlos (Foto: Google)</title></images><description>JAKARTA - Setelah membintangi sejumlah film bergenre drama, kini Yama  Carlos berperan dalam sebuah film laga, Badai Diujung Negeri. Film  tersebut menceritakan kehidupan tentara di daerah perbatasan.  Meskipun banyak mendapatkan kesulitan saat memerankan tokoh seorang  tentara, namun pemilik nama asli Hamba Ramanda ini sangat menikmati  perannya.  &quot;Gue menikmati kesulitannya selama syuting, itu tanggung jawab gue  sebagai aktor, bagaimana tokoh Joko masuk. Gue dari kecil sudah suka  tentara, bagi gue mereka orang hebat. Mereka garda terdepan yang utama  dari suatu negara,&quot; kata Yama ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat,  Jumat (23/9/2011) malam.  Di film Badai Diujung Negeri ini, Yama bersama Arifin Putra (pemeran  Badai) harus dikarantina di markas Korps Marinir selama delapan.  &quot;Nah itu dia, akhirnya gue masuk camp selama delapan hari di KKO AL  (Korps Komando AL), Cilandak. Kami digembleng di situ, gue menikmati  banget, gue enggak komplain justru dinikmatin. Latihannya pun memancing  emosi, patroli rawa. Air selutut, sepinggang, sedada, sampai semulut.  Itu beratnya minta ampun,&quot; jelasnya.  Sejak memerankan tokoh sebagai seorang tentara, Yama merasakan adanya  perubahan mental dalam dirinya, dia menyadari betapa beratnya menjadi  seorang tentara.  &quot;Karena memang gitu, tiap ngomong sama orang lihat matanya terus.  Perubahan mental, berat jadi seorang tentara, bagaimana menjaga  kedaulatan,&quot; ungkapnya.  Di Badai Diujung Negeri, Yama memerankan tokoh Joko sebagai seorang  tentara yang sangat kaku perilakunya. Sebagaian besar syuting film ini  dihabiskan di laut.   &quot;Dia tentara teks books, kaku, dan yang ada di otak dia perang, seorang tentara. 70 persen syutingnya di laut,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah membintangi sejumlah film bergenre drama, kini Yama  Carlos berperan dalam sebuah film laga, Badai Diujung Negeri. Film  tersebut menceritakan kehidupan tentara di daerah perbatasan.  Meskipun banyak mendapatkan kesulitan saat memerankan tokoh seorang  tentara, namun pemilik nama asli Hamba Ramanda ini sangat menikmati  perannya.  &quot;Gue menikmati kesulitannya selama syuting, itu tanggung jawab gue  sebagai aktor, bagaimana tokoh Joko masuk. Gue dari kecil sudah suka  tentara, bagi gue mereka orang hebat. Mereka garda terdepan yang utama  dari suatu negara,&quot; kata Yama ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat,  Jumat (23/9/2011) malam.  Di film Badai Diujung Negeri ini, Yama bersama Arifin Putra (pemeran  Badai) harus dikarantina di markas Korps Marinir selama delapan.  &quot;Nah itu dia, akhirnya gue masuk camp selama delapan hari di KKO AL  (Korps Komando AL), Cilandak. Kami digembleng di situ, gue menikmati  banget, gue enggak komplain justru dinikmatin. Latihannya pun memancing  emosi, patroli rawa. Air selutut, sepinggang, sedada, sampai semulut.  Itu beratnya minta ampun,&quot; jelasnya.  Sejak memerankan tokoh sebagai seorang tentara, Yama merasakan adanya  perubahan mental dalam dirinya, dia menyadari betapa beratnya menjadi  seorang tentara.  &quot;Karena memang gitu, tiap ngomong sama orang lihat matanya terus.  Perubahan mental, berat jadi seorang tentara, bagaimana menjaga  kedaulatan,&quot; ungkapnya.  Di Badai Diujung Negeri, Yama memerankan tokoh Joko sebagai seorang  tentara yang sangat kaku perilakunya. Sebagaian besar syuting film ini  dihabiskan di laut.   &quot;Dia tentara teks books, kaku, dan yang ada di otak dia perang, seorang tentara. 70 persen syutingnya di laut,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
