<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Han Geng Piawai Menari &amp; Balet</title><description>Usaha  keras Han Geng mengikuti les menari  dan balet, ternyata tidak  sia-sia. Dua keahlian itu sangat membantunya melakoni  adegan wushu.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/23/33/506271/han-geng-piawai-menari-balet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/23/33/506271/han-geng-piawai-menari-balet"/><item><title>Han Geng Piawai Menari &amp; Balet</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/23/33/506271/han-geng-piawai-menari-balet</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/23/33/506271/han-geng-piawai-menari-balet</guid><pubDate>Jum'at 23 September 2011 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Lutfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/23/33/506271/Gk1A2xrPGU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hang Geng (Foto: Runi Sari B/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/23/33/506271/Gk1A2xrPGU.jpg</image><title>Hang Geng (Foto: Runi Sari B/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Usaha  keras Han Geng mengikuti les menari  dan balet, ternyata tidak sia-sia. Dua keahlian itu sangat membantunya melakoni  adegan wushu.
&amp;nbsp;
&quot;Membantu kelenturan iya, tapi kalau  digunakan tidak. Sebab,  dancing dan wushu dua hal yang  sangat berbeda,&quot; tutur Han Geng kepada okezone, ditemui di MNC Plaza, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat,  Kamis (22/9/2011).
&amp;nbsp;
Berkat  dancing dan balet juga, turut  mengantarkan mantan personel Super Junior itu mendapat julukan &amp;lsquo;Dancing King&amp;rsquo; di Korea dan 'King of Popularity&amp;rsquo; di  China.
&amp;nbsp;
&quot;Saya belajar tari saat usia 12  tahun. Itu termasuk  tari tradisonal, balet. Baru setelah itu ke Korea untuk belajar hip hop,&quot; urainya.
&amp;nbsp;
Karena kepiawaian dan kelenturan  gerakan wushu itu, saat menjalani proses syuting film My Kingdom, Han Geng tidak menggunakan peran pengganti  (stuntman).
&amp;nbsp;
&quot;Waktu kecil sempat belajar sedikit  dasar-dasar teknik wushu. Untuk film ini hampir semuanya saya tidak  menggunakan stuntman,&quot; ucapnya  bangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Usaha  keras Han Geng mengikuti les menari  dan balet, ternyata tidak sia-sia. Dua keahlian itu sangat membantunya melakoni  adegan wushu.
&amp;nbsp;
&quot;Membantu kelenturan iya, tapi kalau  digunakan tidak. Sebab,  dancing dan wushu dua hal yang  sangat berbeda,&quot; tutur Han Geng kepada okezone, ditemui di MNC Plaza, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat,  Kamis (22/9/2011).
&amp;nbsp;
Berkat  dancing dan balet juga, turut  mengantarkan mantan personel Super Junior itu mendapat julukan &amp;lsquo;Dancing King&amp;rsquo; di Korea dan 'King of Popularity&amp;rsquo; di  China.
&amp;nbsp;
&quot;Saya belajar tari saat usia 12  tahun. Itu termasuk  tari tradisonal, balet. Baru setelah itu ke Korea untuk belajar hip hop,&quot; urainya.
&amp;nbsp;
Karena kepiawaian dan kelenturan  gerakan wushu itu, saat menjalani proses syuting film My Kingdom, Han Geng tidak menggunakan peran pengganti  (stuntman).
&amp;nbsp;
&quot;Waktu kecil sempat belajar sedikit  dasar-dasar teknik wushu. Untuk film ini hampir semuanya saya tidak  menggunakan stuntman,&quot; ucapnya  bangga.</content:encoded></item></channel></rss>
