<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Model Cina Ini Ngaku Dipaksa Layani Nafsu Bos Televisi</title><description>Model Yang Fan membuat pengakuan  kalau dirinya pernah diminta melayani  nafsu seorang direktur program acara 'One Out of 100' &amp;nbsp;yang ditayangkan  di Shanghai  Oriental.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/15/33/503150/model-cina-ini-ngaku-dipaksa-layani-nafsu-bos-televisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/15/33/503150/model-cina-ini-ngaku-dipaksa-layani-nafsu-bos-televisi"/><item><title>Model Cina Ini Ngaku Dipaksa Layani Nafsu Bos Televisi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/15/33/503150/model-cina-ini-ngaku-dipaksa-layani-nafsu-bos-televisi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/09/15/33/503150/model-cina-ini-ngaku-dipaksa-layani-nafsu-bos-televisi</guid><pubDate>Jum'at 16 September 2011 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Lutfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/15/33/503150/uTml5BisDA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yang Fan (Foto: Weibo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/15/33/503150/uTml5BisDA.jpg</image><title>Yang Fan (Foto: Weibo)</title></images><description>SHANGHAI - Model Yang Fan membuat pengakuan  kalau dirinya pernah diminta melayani nafsu seorang direktur program acara 'One Out of 100' &amp;nbsp;yang ditayangkan di Shanghai  Oriental.
&amp;nbsp;
Fan dalam pengakuannya di Sina Weibo  (twitter versi Cina),  juga pernah  mengaku diminta untuk berpose telanjang oleh direktur  tersebut untuk diambil  gambarnya. Namun dia  menolaknya, meski direktur mengungkapkan perlakukan itu masuk dari kesepakatan kontrak yang tidak tertulis.
&amp;nbsp;
&quot;Direktur acara 'One out of 100'  merupakan orang yang tidak memiliki rasa malu. Dia menghubungi saya pada 15  Agustus melalui pesan pribadi  dan mengundang saya datang ke Shanghai. Ketika saya tiba di Shanghai pada tanggal 17  Agustus, saya diminta ke kamar di Hanting Hotel untuk membahas rincian acara  itu. Namun, setibanya  aku di sana, dia  memintaku berganti pakaian dan membawa saya untuk mengambil foto telanjang,  benar-benar telanjang. Katanya untuk memilih tamu wanita, hanya untuk menjadi  bintang tamu sampai harus mengajak perempuan ke kamar hotel untuk berbicara dan  mengambil foto-foto telanjang. Jika Anda pikir saya bisa menjual tubuh saya  untuk berada di acara itu, anda tampak terlalu ke bawah pada perempuan  asal Nanjing!?, &quot; beber Fan seperti dilansir maydaily, Kamis  (15/9/2011).
&amp;nbsp;
Sontak saja, pengakuan Fan itu menjadi perbincangan hangat di Internet.  Sebagian netizens menunjukkan rasa hormat dan dukungan untuk Fan dan mencela cara direktur  yang memanfaatkan seksual dalam lingkaran TV.
&amp;nbsp;
Menanggapi tuduhan itu, Shanghai  Oriental TV mengeluarkan pernyataan pada Weibo nya. Mereka menyatakan bahwa direktur itu bukan karyawan  mereka dan konten  tertulis pada microblog adalah palsu. Oriental Stasiun TV satelit berhak untuk  mencari tindakan hukum terhadap dia.  Mereka berjanji &amp;nbsp;akan menyelidiki masalah tersebut dengan  melaporkan kasus tersebut pada pihak yang berwajib.</description><content:encoded>SHANGHAI - Model Yang Fan membuat pengakuan  kalau dirinya pernah diminta melayani nafsu seorang direktur program acara 'One Out of 100' &amp;nbsp;yang ditayangkan di Shanghai  Oriental.
&amp;nbsp;
Fan dalam pengakuannya di Sina Weibo  (twitter versi Cina),  juga pernah  mengaku diminta untuk berpose telanjang oleh direktur  tersebut untuk diambil  gambarnya. Namun dia  menolaknya, meski direktur mengungkapkan perlakukan itu masuk dari kesepakatan kontrak yang tidak tertulis.
&amp;nbsp;
&quot;Direktur acara 'One out of 100'  merupakan orang yang tidak memiliki rasa malu. Dia menghubungi saya pada 15  Agustus melalui pesan pribadi  dan mengundang saya datang ke Shanghai. Ketika saya tiba di Shanghai pada tanggal 17  Agustus, saya diminta ke kamar di Hanting Hotel untuk membahas rincian acara  itu. Namun, setibanya  aku di sana, dia  memintaku berganti pakaian dan membawa saya untuk mengambil foto telanjang,  benar-benar telanjang. Katanya untuk memilih tamu wanita, hanya untuk menjadi  bintang tamu sampai harus mengajak perempuan ke kamar hotel untuk berbicara dan  mengambil foto-foto telanjang. Jika Anda pikir saya bisa menjual tubuh saya  untuk berada di acara itu, anda tampak terlalu ke bawah pada perempuan  asal Nanjing!?, &quot; beber Fan seperti dilansir maydaily, Kamis  (15/9/2011).
&amp;nbsp;
Sontak saja, pengakuan Fan itu menjadi perbincangan hangat di Internet.  Sebagian netizens menunjukkan rasa hormat dan dukungan untuk Fan dan mencela cara direktur  yang memanfaatkan seksual dalam lingkaran TV.
&amp;nbsp;
Menanggapi tuduhan itu, Shanghai  Oriental TV mengeluarkan pernyataan pada Weibo nya. Mereka menyatakan bahwa direktur itu bukan karyawan  mereka dan konten  tertulis pada microblog adalah palsu. Oriental Stasiun TV satelit berhak untuk  mencari tindakan hukum terhadap dia.  Mereka berjanji &amp;nbsp;akan menyelidiki masalah tersebut dengan  melaporkan kasus tersebut pada pihak yang berwajib.</content:encoded></item></channel></rss>
