<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Donita Jadi Pemabuk</title><description>Donita  canggung berperan dalam film komedi. Yang membuatnya kikuk  karena tidak terbiasa  beradegan marah-marah dan  mabuk-mabukan.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/24/206/495784/donita-jadi-pemabuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/24/206/495784/donita-jadi-pemabuk"/><item><title>Donita Jadi Pemabuk</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/24/206/495784/donita-jadi-pemabuk</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/24/206/495784/donita-jadi-pemabuk</guid><pubDate>Rabu 24 Agustus 2011 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/24/206/495784/jnQ5wMb7y2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Donita (Foto: Lutfiah/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/24/206/495784/jnQ5wMb7y2.jpg</image><title>Donita (Foto: Lutfiah/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Donita  canggung berperan dalam film komedi. Yang membuatnya kikuk karena tidak terbiasa  beradegan marah-marah dan  mabuk-mabukan.
&amp;nbsp;
Apalagi komedi merupakan genre yang baru digelutinya. Sebelumnya,  aktris sinetron Cinta Fitri itu lebih banyak tampil di film  horor.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau canggung wajar ya, karena ini  kan film drama komedi pertama aku dan ada beberapa scene yang menurut aku susah karena harus  akting mabuk dan marah-marah,&quot; ujar Donita di preview film Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap di EX Plaza,  Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2011).
&amp;nbsp;
Di film Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap, Donita  berperan sebagai pemeran utama wanita yang berkarakter seorang model dari  kota besar yang  datang ke sebuah kampung terpencil,  kemudian dipertemukan dengan Asep (Andhika  Pratama).
&amp;nbsp;
&quot;Aku berperan sebagai Farah, seorang  model yang pergi ke salah satu kampung. Ternyata di kampung itu adat istiadatnya masih  kental. Kita melanggar  adat kampung itu.  Kemudian ditolong  seorang pria bernama  Asep. Kemudian si Asep jatuh cinta sama Farah hingga dia mengejarnya sampai ke  Jakarta,&quot;  tuturnya.
&amp;nbsp;
Meskipun berperan di film komedi,  dalam memainkan perannya Donita tidak mencoba untuk melucu. Dia hanya mengikuti naskah yang telah ditentukan. &quot;Kalau di film ini aku  enggak melucu, cuma  script-nya ada yang  sedikt melucu. Jadi  terbawa dengan ceritanya. Tapi di sini enggak ada maksud aku untuk melucu,&quot;  paparnya.
&amp;nbsp;
Donita mengaku cukup kesulitan dalam  berakting adegan mabuk  karena sebelumnya dia tak pernah minum minuman berakhohol.
&amp;nbsp;
&quot;Aku belum pernah mabuk. Sebelum take, aku reading. Belajarnya hampir dua jam. Lalu sutradara sampai bilang &amp;lsquo;Makanya kamu tuh harus  nyobain mabuk biar tahu rasanya gimana',&quot; bebernya.
&amp;nbsp;
Meskipun di  film tersebut banyak unsur komedi, tetap terselip pesan yang ada  di kehidupan  nyata. &quot;Ada banyak pesan yang  didapat di film ini  yang ternyata mungkin enggak  di film ini saja. Karakter Farah yang hilang ke-Islaman-nya. Enggak sedikit juga yang  mengalami hal sama,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Donita  canggung berperan dalam film komedi. Yang membuatnya kikuk karena tidak terbiasa  beradegan marah-marah dan  mabuk-mabukan.
&amp;nbsp;
Apalagi komedi merupakan genre yang baru digelutinya. Sebelumnya,  aktris sinetron Cinta Fitri itu lebih banyak tampil di film  horor.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau canggung wajar ya, karena ini  kan film drama komedi pertama aku dan ada beberapa scene yang menurut aku susah karena harus  akting mabuk dan marah-marah,&quot; ujar Donita di preview film Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap di EX Plaza,  Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2011).
&amp;nbsp;
Di film Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap, Donita  berperan sebagai pemeran utama wanita yang berkarakter seorang model dari  kota besar yang  datang ke sebuah kampung terpencil,  kemudian dipertemukan dengan Asep (Andhika  Pratama).
&amp;nbsp;
&quot;Aku berperan sebagai Farah, seorang  model yang pergi ke salah satu kampung. Ternyata di kampung itu adat istiadatnya masih  kental. Kita melanggar  adat kampung itu.  Kemudian ditolong  seorang pria bernama  Asep. Kemudian si Asep jatuh cinta sama Farah hingga dia mengejarnya sampai ke  Jakarta,&quot;  tuturnya.
&amp;nbsp;
Meskipun berperan di film komedi,  dalam memainkan perannya Donita tidak mencoba untuk melucu. Dia hanya mengikuti naskah yang telah ditentukan. &quot;Kalau di film ini aku  enggak melucu, cuma  script-nya ada yang  sedikt melucu. Jadi  terbawa dengan ceritanya. Tapi di sini enggak ada maksud aku untuk melucu,&quot;  paparnya.
&amp;nbsp;
Donita mengaku cukup kesulitan dalam  berakting adegan mabuk  karena sebelumnya dia tak pernah minum minuman berakhohol.
&amp;nbsp;
&quot;Aku belum pernah mabuk. Sebelum take, aku reading. Belajarnya hampir dua jam. Lalu sutradara sampai bilang &amp;lsquo;Makanya kamu tuh harus  nyobain mabuk biar tahu rasanya gimana',&quot; bebernya.
&amp;nbsp;
Meskipun di  film tersebut banyak unsur komedi, tetap terselip pesan yang ada  di kehidupan  nyata. &quot;Ada banyak pesan yang  didapat di film ini  yang ternyata mungkin enggak  di film ini saja. Karakter Farah yang hilang ke-Islaman-nya. Enggak sedikit juga yang  mengalami hal sama,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
