<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Vonis, Adjie Notonegoro Pasrah</title><description>Menjelang pembacaan vonis dalam kasus penipuan dan  penggelapan dana, Adjie Notonegoro tidak stres. Dia pasrah dan berharap  hakim dapat memberikan keadilan.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/15/33/492224/jelang-vonis-adjie-notonegoro-pasrah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/15/33/492224/jelang-vonis-adjie-notonegoro-pasrah"/><item><title>Jelang Vonis, Adjie Notonegoro Pasrah</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/15/33/492224/jelang-vonis-adjie-notonegoro-pasrah</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/15/33/492224/jelang-vonis-adjie-notonegoro-pasrah</guid><pubDate>Senin 15 Agustus 2011 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Mega Laraswati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/15/33/492224/tk4pfS02ck.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adjie Notonegoro (Foto:Johan Sompotan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/15/33/492224/tk4pfS02ck.jpg</image><title>Adjie Notonegoro (Foto:Johan Sompotan/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menjelang pembacaan vonis dalam kasus penipuan dan penggelapan dana, Adjie Notonegoro tidak stres. Dia pasrah dan berharap hakim dapat memberikan keadilan.&quot;Kenapa mesti stres? Berserah diri saja. Semoga majelis hakim dibukakan hatinya, seringan-ringannya hukuman untuk saya,&quot; papar Adjie yang ditemui sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/8/2011).Pastinya Adjie berharap terbebas dari hukuman penjara. Namun saat ini yang bisa dia lakukan cuma berserah diri. &quot;Pasrah dan doa saja deh,&quot; ucapnya.Paman Ivan Gunawan ini tampak tak sabar untuk bertemu dengan anak-anak dan ingin berziarah ke makam kedua orangtuanya jika bebas nanti.&quot;Ketemu anak-anak, ke kuburan, ingin nyekar ke kuburan orangtua,&quot; harapnya.Seperti diketahui, kasus ini bermula sekira Juli 2007, Adjie mendapat pesanan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk membuat pakaian seragam karyawan BRI. Total biaya yang diperlukannya saat itu adalah Rp730 juta.Sebagai dana talangan untuk membiayai proyek itu, Adjie meminjam uang kepada Yusuf Wahyudi (Rp140 juta), PT Apaci (Rp113 juta) dan Dewi Agustina (Rp100 juta). Namun, dia tak sanggup membayar utang sehingga dijebloskan ke penjara, Mei 2011.</description><content:encoded>JAKARTA - Menjelang pembacaan vonis dalam kasus penipuan dan penggelapan dana, Adjie Notonegoro tidak stres. Dia pasrah dan berharap hakim dapat memberikan keadilan.&quot;Kenapa mesti stres? Berserah diri saja. Semoga majelis hakim dibukakan hatinya, seringan-ringannya hukuman untuk saya,&quot; papar Adjie yang ditemui sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/8/2011).Pastinya Adjie berharap terbebas dari hukuman penjara. Namun saat ini yang bisa dia lakukan cuma berserah diri. &quot;Pasrah dan doa saja deh,&quot; ucapnya.Paman Ivan Gunawan ini tampak tak sabar untuk bertemu dengan anak-anak dan ingin berziarah ke makam kedua orangtuanya jika bebas nanti.&quot;Ketemu anak-anak, ke kuburan, ingin nyekar ke kuburan orangtua,&quot; harapnya.Seperti diketahui, kasus ini bermula sekira Juli 2007, Adjie mendapat pesanan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk membuat pakaian seragam karyawan BRI. Total biaya yang diperlukannya saat itu adalah Rp730 juta.Sebagai dana talangan untuk membiayai proyek itu, Adjie meminjam uang kepada Yusuf Wahyudi (Rp140 juta), PT Apaci (Rp113 juta) dan Dewi Agustina (Rp100 juta). Namun, dia tak sanggup membayar utang sehingga dijebloskan ke penjara, Mei 2011.</content:encoded></item></channel></rss>
