<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Didekati Banyak Pria, Rency Milano Menjauh</title><description>Tiga kali gagal  membina rumah tangga membuat Rency Milano menjadi lebih selektif dalam mencari  pendamping hidup.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/10/33/490203/didekati-banyak-pria-rency-milano-menjauh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/10/33/490203/didekati-banyak-pria-rency-milano-menjauh"/><item><title>Didekati Banyak Pria, Rency Milano Menjauh</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/10/33/490203/didekati-banyak-pria-rency-milano-menjauh</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/08/10/33/490203/didekati-banyak-pria-rency-milano-menjauh</guid><pubDate>Rabu 10 Agustus 2011 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/10/33/490203/By15UtJiYr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rency Milano (Foto: Tomi Tresnady/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/10/33/490203/By15UtJiYr.jpg</image><title>Rency Milano (Foto: Tomi Tresnady/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tiga kali gagal  membina rumah tangga membuat Rency Milano menjadi lebih selektif dalam mencari  pendamping hidup.
&amp;nbsp;
Diakui kakak kandung  Elma Theana itu banyak pria yang mendekati dan mengajaknya  menikah.
&amp;nbsp;
&quot;Trauma sih enggak,  tapi belum dapat saja. Belum mikirin, yang muda banyak yang sudah deketin, tapi  sayanya enggak mau,&quot; ujar Rency yang ditemui di Hotel Le Grandeur, Mangga Dua,  Jakarta Utara, Selasa (9/8/2011).
&amp;nbsp;
Dalam menentukan pria  yang disukai, Rency tidak memiliki kriteria tertentu. Baginya yang terpenting  pria calon mendampinginya kelak dapat memberikan  kebahagiaan.
&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya, yang bisa  membahagiakan hati aku, bikin kangen, bikin senang. Maunya ketemu selalu,&quot;  ucapnya.
&amp;nbsp;
Efek dari kegagalan  menikah membuat Rency sangat selektif dalam mencari kekasih. Dia tidak mau gagal  lagi.
&amp;nbsp;
&quot;Sekarang ini cari  pacar enggak gampang seperti dulu. Kalau dulu ketemu, suka sama suka, langsung  menikah. Kalau sekarang lebih lama ya,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Aktris sinetron ini  tidak mempermasalahkan jika kelak pasangannya berusia jauh lebih tua atau lebih  muda. Yang terpenting baginya adalah sosok yang dapat  membimbing.
&amp;nbsp;
&quot;Jalani saja dulu,  enggak tahu yang mana. Cuma inginnya yang lebih tua, bisa mengajarkan aku  menjadi orang yang lebih baik. Kalau yang lebih tua malah merusak buat apa,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tiga kali gagal  membina rumah tangga membuat Rency Milano menjadi lebih selektif dalam mencari  pendamping hidup.
&amp;nbsp;
Diakui kakak kandung  Elma Theana itu banyak pria yang mendekati dan mengajaknya  menikah.
&amp;nbsp;
&quot;Trauma sih enggak,  tapi belum dapat saja. Belum mikirin, yang muda banyak yang sudah deketin, tapi  sayanya enggak mau,&quot; ujar Rency yang ditemui di Hotel Le Grandeur, Mangga Dua,  Jakarta Utara, Selasa (9/8/2011).
&amp;nbsp;
Dalam menentukan pria  yang disukai, Rency tidak memiliki kriteria tertentu. Baginya yang terpenting  pria calon mendampinginya kelak dapat memberikan  kebahagiaan.
&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya, yang bisa  membahagiakan hati aku, bikin kangen, bikin senang. Maunya ketemu selalu,&quot;  ucapnya.
&amp;nbsp;
Efek dari kegagalan  menikah membuat Rency sangat selektif dalam mencari kekasih. Dia tidak mau gagal  lagi.
&amp;nbsp;
&quot;Sekarang ini cari  pacar enggak gampang seperti dulu. Kalau dulu ketemu, suka sama suka, langsung  menikah. Kalau sekarang lebih lama ya,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Aktris sinetron ini  tidak mempermasalahkan jika kelak pasangannya berusia jauh lebih tua atau lebih  muda. Yang terpenting baginya adalah sosok yang dapat  membimbing.
&amp;nbsp;
&quot;Jalani saja dulu,  enggak tahu yang mana. Cuma inginnya yang lebih tua, bisa mengajarkan aku  menjadi orang yang lebih baik. Kalau yang lebih tua malah merusak buat apa,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
