<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harry Potter Rajai Tiga Studio di Bioskop Detos</title><description>Antusias masyarakat Indonesia untuk menyaksikan film impor memang cukup  tinggi,&amp;nbsp; buktinya penayangan film Harry Potter edisi terakhir &amp;ldquo;And  Deathly Hallows&amp;rdquo; mendapat sambutan dari masyarakat Depok</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/07/30/206/486256/harry-potter-rajai-tiga-studio-di-bioskop-detos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/07/30/206/486256/harry-potter-rajai-tiga-studio-di-bioskop-detos"/><item><title>Harry Potter Rajai Tiga Studio di Bioskop Detos</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/07/30/206/486256/harry-potter-rajai-tiga-studio-di-bioskop-detos</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/07/30/206/486256/harry-potter-rajai-tiga-studio-di-bioskop-detos</guid><pubDate>Sabtu 30 Juli 2011 18:31 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/30/206/486256/LpKfAnoJTQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antrian Film Harry Potter di Detos (Foto:Marieska Harya V/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/30/206/486256/LpKfAnoJTQ.jpg</image><title>Antrian Film Harry Potter di Detos (Foto:Marieska Harya V/Okezone)</title></images><description>DEPOK &amp;ndash; Antusias masyarakat Indonesia untuk menyaksikan film impor memang cukup tinggi,&amp;nbsp; buktinya penayangan film Harry Potter edisi terakhir &amp;ldquo;And Deathly Hallows&amp;rdquo; mendapat sambutan dari masyarakat Depok Salah satunya terlihat di bioskop 21 Depok Town Square (Detos). Antrean panjang terjadi sebelum bioskop dibuka hingga mengular ke bagian &amp;ldquo;food court&amp;rdquo;. Antrean didominasi oleh para remaja dan pelajar yang memang tengah berlibur menyambut bulan suci Ramadan. Salah satunya, Maria pelajar SMA di Depok yang mengantre hingga dua kali sesi sejak bioskop dibuka.&amp;ldquo;Karena yang Part I sebelumnya masih bersambung. Jadi yang ini wajib nonton karena ini sekuel terakhir, nanti sudah enggak akan ada lagi Harry Potter, makanya rela mengantre. Yang pertama kehabisan, akhirnya ini nonton sesi yang selanjutnya,&amp;rdquo; tuturnya di Depok Town Square, Sabtu (30/07/11).Dari empat studio, Harry Potter diputar di tiga studio di Detos. Sehingga, pihak keamanan setempat juga mengaku repot menghadapi antrean pengunjung.&amp;ldquo;Betul&amp;ndash;betul berjubel, sekali sesi dijual tiket bisa untuk 286 pengunjung. Belum tahu sampai kapan, kalau banyak peminatnya biasanya diperpanjang,&amp;rdquo; jelas pihak keamanan, Bena Mulyana.</description><content:encoded>DEPOK &amp;ndash; Antusias masyarakat Indonesia untuk menyaksikan film impor memang cukup tinggi,&amp;nbsp; buktinya penayangan film Harry Potter edisi terakhir &amp;ldquo;And Deathly Hallows&amp;rdquo; mendapat sambutan dari masyarakat Depok Salah satunya terlihat di bioskop 21 Depok Town Square (Detos). Antrean panjang terjadi sebelum bioskop dibuka hingga mengular ke bagian &amp;ldquo;food court&amp;rdquo;. Antrean didominasi oleh para remaja dan pelajar yang memang tengah berlibur menyambut bulan suci Ramadan. Salah satunya, Maria pelajar SMA di Depok yang mengantre hingga dua kali sesi sejak bioskop dibuka.&amp;ldquo;Karena yang Part I sebelumnya masih bersambung. Jadi yang ini wajib nonton karena ini sekuel terakhir, nanti sudah enggak akan ada lagi Harry Potter, makanya rela mengantre. Yang pertama kehabisan, akhirnya ini nonton sesi yang selanjutnya,&amp;rdquo; tuturnya di Depok Town Square, Sabtu (30/07/11).Dari empat studio, Harry Potter diputar di tiga studio di Detos. Sehingga, pihak keamanan setempat juga mengaku repot menghadapi antrean pengunjung.&amp;ldquo;Betul&amp;ndash;betul berjubel, sekali sesi dijual tiket bisa untuk 286 pengunjung. Belum tahu sampai kapan, kalau banyak peminatnya biasanya diperpanjang,&amp;rdquo; jelas pihak keamanan, Bena Mulyana.</content:encoded></item></channel></rss>
