<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dimas Beck Suka Program Car Free Day</title><description>Dimas Beck mengaku memiliki hubungan kuat dengan Jakarta. Ibu Kota selalu dirindunya bila sedang berada di luar kota.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/06/23/33/471690/dimas-beck-suka-program-car-free-day</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/06/23/33/471690/dimas-beck-suka-program-car-free-day"/><item><title>Dimas Beck Suka Program Car Free Day</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/06/23/33/471690/dimas-beck-suka-program-car-free-day</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/06/23/33/471690/dimas-beck-suka-program-car-free-day</guid><pubDate>Kamis 23 Juni 2011 10:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rama Narada Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/23/33/471690/KJ8XWNAZyV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dimas Beck (Foto:Yulianto/Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/23/33/471690/KJ8XWNAZyV.jpg</image><title>Dimas Beck (Foto:Yulianto/Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Dimas Beck mengaku memiliki hubungan kuat dengan Jakarta. Ibu Kota selalu dirindunya bila sedang berada di luar kota.&quot;Kalau lagi di luar kota bisa kangen ingin cepat pulang ke Jakarta, tapi setelah pulang kita disambut dengan macet,&quot; ungkap Dimas yang ditemui okezone di FX, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (22/6/2011).Menurut aktor muda ini, Jakarta memiliki banyak potensi bagus sebagai jantung negara.&quot;Jakarta punya banyak potensi bagus. Pelan-pelan pemerintah mulai sadar dengan potensi tersebut, tinggal bagaimana kita memajukannya,&quot; imbuh Dimas.Meskipun dengan segala kemacetan dan kesemrawutan Jakarta, lelaki dengan nama lengkap Dimas Kahlil Sudoyo Beck itu mengaku senang tinggal di kota yang dulu bernama Batavia.&quot;Walaupun macet di mana-mana, saya tetap senang tinggal di sini karena kita bisa menikmati acara seperti Bikes day dan Car Free Day hampir setiap pekan,&quot; katanya.Aktor film Milli &amp;amp; Nathan itu mengimbau masyakat harus menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang membuat Jakarta menjadi tidak indah.&quot;Kalau orang masih buang sampah sembarangan, pada akhirnya orang lain tidak dapat menikmati potensi keindahan kota ini,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dimas Beck mengaku memiliki hubungan kuat dengan Jakarta. Ibu Kota selalu dirindunya bila sedang berada di luar kota.&quot;Kalau lagi di luar kota bisa kangen ingin cepat pulang ke Jakarta, tapi setelah pulang kita disambut dengan macet,&quot; ungkap Dimas yang ditemui okezone di FX, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (22/6/2011).Menurut aktor muda ini, Jakarta memiliki banyak potensi bagus sebagai jantung negara.&quot;Jakarta punya banyak potensi bagus. Pelan-pelan pemerintah mulai sadar dengan potensi tersebut, tinggal bagaimana kita memajukannya,&quot; imbuh Dimas.Meskipun dengan segala kemacetan dan kesemrawutan Jakarta, lelaki dengan nama lengkap Dimas Kahlil Sudoyo Beck itu mengaku senang tinggal di kota yang dulu bernama Batavia.&quot;Walaupun macet di mana-mana, saya tetap senang tinggal di sini karena kita bisa menikmati acara seperti Bikes day dan Car Free Day hampir setiap pekan,&quot; katanya.Aktor film Milli &amp;amp; Nathan itu mengimbau masyakat harus menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang membuat Jakarta menjadi tidak indah.&quot;Kalau orang masih buang sampah sembarangan, pada akhirnya orang lain tidak dapat menikmati potensi keindahan kota ini,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
