<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peserta Kongres Parfi Lempar Uang Suap</title><description>Selain diwarnai aksi adu jotos, kongres Persatuan Artis Film (Parfi)  juga diduga disertai aksi suap terhadap para peserta kongres.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/05/20/33/459082/peserta-kongres-parfi-lempar-uang-suap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/05/20/33/459082/peserta-kongres-parfi-lempar-uang-suap"/><item><title>Peserta Kongres Parfi Lempar Uang Suap</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/05/20/33/459082/peserta-kongres-parfi-lempar-uang-suap</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/05/20/33/459082/peserta-kongres-parfi-lempar-uang-suap</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2011 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/20/33/459082/wir0k8Z0fU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kongres Parfi ke-14 (Foto:Elang Riki Yanuar/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/20/33/459082/wir0k8Z0fU.jpg</image><title>Kongres Parfi ke-14 (Foto:Elang Riki Yanuar/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Selain diwarnai aksi adu jotos, kongres Persatuan Artis Film (Parfi) juga diduga disertai aksi suap terhadap para peserta kongres.Saat kongres berlangsung, salah seorang anggota Parfi, Yani Timur, tiba-tiba saja berdiri di depan peserta kongres lain. Anak almarhum aktor senior Ratno Timur itu berteriak sambil membanting uang Rp2 juta ke meja. Uang yang dibanting Yani diduga merupakan uang suap yang diberikan salah satu calon ketua Parfi.&quot;Saya tidak bisa dihargai dengan uang,&amp;rdquo; tegas Yani di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (19/5/2011) malam. Aksi Yani itu tentu makin memicu kericuhan yang terjadi di arena kongres. Kongres Parfi ke-14 terkesan deadlock karena seluruh peserta saling memaksakan kehendak satu sama lain.&quot;Kami menolak tegas. Pokoknya, malam ini harus diselesaikan. Kami sudah bersusah payah datang ke sini,&quot; ujar peserta kongres.Sebelumnya, beberapa anggota Parfi bersitegang dengan panitia pelaksana. Dua anggota Parfi, Al Mosaf dan seorang perwakilan Parfi dari Batam mengaku dipukuli petugas keamanan kongres.Keributan itu bermula ketika Mosaf menanyakan keabsahan keanggotaan Gatot Brajamusti, ketua panitia pelaksana kongres yang juga mencalonkan diri sebagai ketua Parfi. Menurutnya, Aa Gatot tidak layak karena telah memalsukan dokumen sebagai persyaratan calon ketua Parfi.Belum selesai menyampaikan pendapatnya, tiba-tiba beberapa panitia kongres berdiri mendekat dan terjadilah aksi pemukulan tersebut. Korban akhirnya melapor ke Polda Metro Jaya, didampingi kuasa hukumnya, Eggi Sudjana.</description><content:encoded>JAKARTA - Selain diwarnai aksi adu jotos, kongres Persatuan Artis Film (Parfi) juga diduga disertai aksi suap terhadap para peserta kongres.Saat kongres berlangsung, salah seorang anggota Parfi, Yani Timur, tiba-tiba saja berdiri di depan peserta kongres lain. Anak almarhum aktor senior Ratno Timur itu berteriak sambil membanting uang Rp2 juta ke meja. Uang yang dibanting Yani diduga merupakan uang suap yang diberikan salah satu calon ketua Parfi.&quot;Saya tidak bisa dihargai dengan uang,&amp;rdquo; tegas Yani di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (19/5/2011) malam. Aksi Yani itu tentu makin memicu kericuhan yang terjadi di arena kongres. Kongres Parfi ke-14 terkesan deadlock karena seluruh peserta saling memaksakan kehendak satu sama lain.&quot;Kami menolak tegas. Pokoknya, malam ini harus diselesaikan. Kami sudah bersusah payah datang ke sini,&quot; ujar peserta kongres.Sebelumnya, beberapa anggota Parfi bersitegang dengan panitia pelaksana. Dua anggota Parfi, Al Mosaf dan seorang perwakilan Parfi dari Batam mengaku dipukuli petugas keamanan kongres.Keributan itu bermula ketika Mosaf menanyakan keabsahan keanggotaan Gatot Brajamusti, ketua panitia pelaksana kongres yang juga mencalonkan diri sebagai ketua Parfi. Menurutnya, Aa Gatot tidak layak karena telah memalsukan dokumen sebagai persyaratan calon ketua Parfi.Belum selesai menyampaikan pendapatnya, tiba-tiba beberapa panitia kongres berdiri mendekat dan terjadilah aksi pemukulan tersebut. Korban akhirnya melapor ke Polda Metro Jaya, didampingi kuasa hukumnya, Eggi Sudjana.</content:encoded></item></channel></rss>
