<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lukman Sardi: Film Hollywood Belum Tentu Bagus</title><description>Kisruh penarikan film Hollywood dari Indonesia sempat membuat masyarakat  cemas. Padahal, kata Lukman Sardi, kualitas film Hollywood belum tentu  bagus.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/05/04/206/453060/lukman-sardi-film-hollywood-belum-tentu-bagus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/05/04/206/453060/lukman-sardi-film-hollywood-belum-tentu-bagus"/><item><title>Lukman Sardi: Film Hollywood Belum Tentu Bagus</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/05/04/206/453060/lukman-sardi-film-hollywood-belum-tentu-bagus</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/05/04/206/453060/lukman-sardi-film-hollywood-belum-tentu-bagus</guid><pubDate>Rabu 04 Mei 2011 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Mahfiroh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/04/206/453060/opz9X13e5F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lukman Sardi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/04/206/453060/opz9X13e5F.jpg</image><title>Lukman Sardi (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Kisruh penarikan film Hollywood dari Indonesia sempat membuat masyarakat cemas. Padahal, kata Lukman Sardi, kualitas film Hollywood belum tentu bagus.&quot;Menurut gue, belum tentu film Hollywood bagus. Kita bisa lihat film dari Eropa dan Asia kayak festival di Eropa. Di sana film mereka lebih punya unsur kedalaman. Sekarang, gue senang nonton film-film drama seperti Fighter, lebih kemanusiaan,&quot; urainya saat ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2011). Oleh karena itu, Lukman tidak begitu kecewa ketika isu penarikan film Hollywood ramai diperbincangkan. Bintang film Sang Pencerah itu juga tak sepaham jika film produksi Amerika menjadi tolak ukur sebuah film.&quot;Gue enggak bisa bilang (soal pembatasan film hollywood). Kecewa pasti ada karena Hollywood jadi acuan. Tapi loe juga harus lihat, mungkin kita terlalu dirasuki Amerika karena Amerika kan paling jago soal promo, kayak piala oscar. Otomatis acuannya ke situ,&quot; urainya.Meski begitu, ayah satu orang ini tak pernah membeda-bedakan asal-usul produksi sebuah film. Menurutnya, semua karya seni mengandung keindahan.&quot;Gue bukan orang yang hanya menonton film Hollywood. Semua gue tonton. Buat gue, sebuah film adalah karya seni. Semuanya ada karya seni, mengandung keindahan. Gue penikmat karya film,&quot; pungkasnya. (ery)</description><content:encoded>JAKARTA - Kisruh penarikan film Hollywood dari Indonesia sempat membuat masyarakat cemas. Padahal, kata Lukman Sardi, kualitas film Hollywood belum tentu bagus.&quot;Menurut gue, belum tentu film Hollywood bagus. Kita bisa lihat film dari Eropa dan Asia kayak festival di Eropa. Di sana film mereka lebih punya unsur kedalaman. Sekarang, gue senang nonton film-film drama seperti Fighter, lebih kemanusiaan,&quot; urainya saat ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2011). Oleh karena itu, Lukman tidak begitu kecewa ketika isu penarikan film Hollywood ramai diperbincangkan. Bintang film Sang Pencerah itu juga tak sepaham jika film produksi Amerika menjadi tolak ukur sebuah film.&quot;Gue enggak bisa bilang (soal pembatasan film hollywood). Kecewa pasti ada karena Hollywood jadi acuan. Tapi loe juga harus lihat, mungkin kita terlalu dirasuki Amerika karena Amerika kan paling jago soal promo, kayak piala oscar. Otomatis acuannya ke situ,&quot; urainya.Meski begitu, ayah satu orang ini tak pernah membeda-bedakan asal-usul produksi sebuah film. Menurutnya, semua karya seni mengandung keindahan.&quot;Gue bukan orang yang hanya menonton film Hollywood. Semua gue tonton. Buat gue, sebuah film adalah karya seni. Semuanya ada karya seni, mengandung keindahan. Gue penikmat karya film,&quot; pungkasnya. (ery)</content:encoded></item></channel></rss>
