<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Udin Sedunia Dapat Sumbangan Tetangga ke Jakarta</title><description>Setelah lagu Udin Sedunia &amp;lsquo;mendunia&amp;rsquo;, lantas tak lama dilirik oleh produser SCTV untuk datang ke Jakarta untuk ditampilkan di acara musik Inbox.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/03/11/386/433883/udin-sedunia-dapat-sumbangan-tetangga-ke-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/03/11/386/433883/udin-sedunia-dapat-sumbangan-tetangga-ke-jakarta"/><item><title>Udin Sedunia Dapat Sumbangan Tetangga ke Jakarta</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/03/11/386/433883/udin-sedunia-dapat-sumbangan-tetangga-ke-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/03/11/386/433883/udin-sedunia-dapat-sumbangan-tetangga-ke-jakarta</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2011 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Tomi Tresnady</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/11/386/433883/wWIpXLTDau.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Udin Sedunia alias Sualuddin (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/11/386/433883/wWIpXLTDau.jpg</image><title>Udin Sedunia alias Sualuddin (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</title></images><description>JAKARTA- Setelah lagu Udin Sedunia &amp;lsquo;mendunia&amp;rsquo;, lantas tak lama dilirik oleh produser SCTV untuk datang ke Jakarta untuk ditampilkan di acara musik Inbox. Tapi saat undangan itu datang, pemilik nama asli Sualuddin, ini, malah pusing tujuh keliling. Pasalnya keadaan ekonomi dirinya juga keluarga yang pas-pasan, tak mungkin baginya untuk datang ke Jakarta dari Lombok, karena butuh biaya yang cukup mahal.&amp;ldquo;Untuk ke Jakarta kita gak punya ongkos, saya pun belum bayar SPP dua semester, malu kan. Ada sumbangan dari tetangga datang ngasih duit seikhlasnya, alhamdulillah dapat Rp700 ribu, tapi masih kurang juga, kan kita berangkat berdua (dengan Ewan, presenter radio di Lombok, kini jadi manajer Udin). Terus saya dapat undangan nyanyi tiap malam kita kejar, tapi belum cukup juga. Ada paman Amrien yang baik hati ngasih sumbangan ke kita. Besoknya kita berangkat,&amp;rdquo;cerita Udin saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, belum lama ini.Pagi harinya ia tiba di Jakarta, dan mampir sebentar di rumah pamannya yang kebetulah tinggal di Jakarta. Sorenya Udin ditemani manajernya langsung meluncur ke SCTV.&amp;ldquo;Pas sampai, saya ditanya,&amp;rsquo;Mau ngapain?&amp;rsquo;Ini saya mau konfirmasi saya pencipta lagu udin&amp;rsquo;. Kan masih lugu,&amp;rsquo;Sudah buah janji belom&amp;rsquo;.&amp;lsquo;Ah gak pernah buat janji jauh-jauh dari lombok, kita dipanggil Inbox disuruh konfirmasi&amp;rsquo;. Tadinya disuruh pulang dulu. Walah kita jauh-jauh dari lombok disuruh pulang. Baru maghrib itu ketemu sama orang SCTV.&amp;rsquo;Aduh ini ya si Udin.&amp;rsquo;Saya dipanggil ke ruangan dan dikenalin,&amp;rsquo;Ini lho Udin.&amp;rsquo;Wah rame pada ngumpul,&amp;rdquo;lanjutnya.Udin mengungkapkan, kini dirinya sangat senang. Perjuangan yang telah ia rintis dari nol mulai terlihat hasilnya.&amp;ldquo;Kalau di Jakarta sekali menghibur bisa sampai ribuan orang, bahkan jutaan orang melalui televisi. Kalau di dusun paling beberapa saja. Pokoknya saya senang bisa menghibur orang itu,&amp;rdquo;ujarnya.(tom)</description><content:encoded>JAKARTA- Setelah lagu Udin Sedunia &amp;lsquo;mendunia&amp;rsquo;, lantas tak lama dilirik oleh produser SCTV untuk datang ke Jakarta untuk ditampilkan di acara musik Inbox. Tapi saat undangan itu datang, pemilik nama asli Sualuddin, ini, malah pusing tujuh keliling. Pasalnya keadaan ekonomi dirinya juga keluarga yang pas-pasan, tak mungkin baginya untuk datang ke Jakarta dari Lombok, karena butuh biaya yang cukup mahal.&amp;ldquo;Untuk ke Jakarta kita gak punya ongkos, saya pun belum bayar SPP dua semester, malu kan. Ada sumbangan dari tetangga datang ngasih duit seikhlasnya, alhamdulillah dapat Rp700 ribu, tapi masih kurang juga, kan kita berangkat berdua (dengan Ewan, presenter radio di Lombok, kini jadi manajer Udin). Terus saya dapat undangan nyanyi tiap malam kita kejar, tapi belum cukup juga. Ada paman Amrien yang baik hati ngasih sumbangan ke kita. Besoknya kita berangkat,&amp;rdquo;cerita Udin saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, belum lama ini.Pagi harinya ia tiba di Jakarta, dan mampir sebentar di rumah pamannya yang kebetulah tinggal di Jakarta. Sorenya Udin ditemani manajernya langsung meluncur ke SCTV.&amp;ldquo;Pas sampai, saya ditanya,&amp;rsquo;Mau ngapain?&amp;rsquo;Ini saya mau konfirmasi saya pencipta lagu udin&amp;rsquo;. Kan masih lugu,&amp;rsquo;Sudah buah janji belom&amp;rsquo;.&amp;lsquo;Ah gak pernah buat janji jauh-jauh dari lombok, kita dipanggil Inbox disuruh konfirmasi&amp;rsquo;. Tadinya disuruh pulang dulu. Walah kita jauh-jauh dari lombok disuruh pulang. Baru maghrib itu ketemu sama orang SCTV.&amp;rsquo;Aduh ini ya si Udin.&amp;rsquo;Saya dipanggil ke ruangan dan dikenalin,&amp;rsquo;Ini lho Udin.&amp;rsquo;Wah rame pada ngumpul,&amp;rdquo;lanjutnya.Udin mengungkapkan, kini dirinya sangat senang. Perjuangan yang telah ia rintis dari nol mulai terlihat hasilnya.&amp;ldquo;Kalau di Jakarta sekali menghibur bisa sampai ribuan orang, bahkan jutaan orang melalui televisi. Kalau di dusun paling beberapa saja. Pokoknya saya senang bisa menghibur orang itu,&amp;rdquo;ujarnya.(tom)</content:encoded></item></channel></rss>
