<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Ini Kesempatan Film Indonesia Bangkit&quot;</title><description>Sisi positif kepergian film asing dari Indonesia adalah semangat bagi sineas lokal untuk memproduksi film-film berkualitas.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/02/22/206/427396/ini-kesempatan-film-indonesia-bangkit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2011/02/22/206/427396/ini-kesempatan-film-indonesia-bangkit"/><item><title>&quot;Ini Kesempatan Film Indonesia Bangkit&quot;</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2011/02/22/206/427396/ini-kesempatan-film-indonesia-bangkit</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2011/02/22/206/427396/ini-kesempatan-film-indonesia-bangkit</guid><pubDate>Selasa 22 Februari 2011 12:20 WIB</pubDate><dc:creator>Mahfiroh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/22/206/427396/wUofufl4ow.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pong Harjatmo. (Foto: K Yudha Wirakusuma/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/22/206/427396/wUofufl4ow.jpg</image><title>Pong Harjatmo. (Foto: K Yudha Wirakusuma/okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Sisi positif kepergian film asing dari Indonesia adalah semangat bagi sineas lokal untuk memproduksi film-film berkualitas.Semangat ini didengungkan aktor senior, Pong Harjatmo, menangggapi keputusan importir film asing untuk menghentikan peredaran film Hollywood di jaringan bioskop-bioskop di seluruh Indonesia.&amp;ldquo;Ini kesempatan untuk film Indonesia bangkit,&amp;rdquo; ujarnya ditemui di Papa Ron&amp;rsquo;s dalam acara pengenalan pemain film Dream Obama, di Jakarta, Senin (21/2/2011).Justru dengan kondisi seperti sekarang, menurut Pong, sineas Indonesia ditantang untuk memproduksi film bagus dengan dana yang minim. Inilah kesempatan Indonesia bangkit dan menunjukkan diri bahwa film-film Indonesia bisa bersaing.&amp;ldquo;Bagaimana caranya dengan dana yang minim, kita bisa kejar tayang, bangkit dengan kualitas bagus, dan kita disuruh saingan,&quot; bebernya semangat.Di tempat terpisah, Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) demisioner &amp;ndash;Jenny Rachman, juga mengatakan hal senada. Menurutnya, perfilman Indonesia harus melakukan revolusi.&quot;Sekarang kita harus buat revolusi perfilman Indonesia. Harus ada pembenahan di perfilman Indonesia. Sineas kita harus berbenah diri dan instropeksi diri. Jangan buat film yang pocong-pocongan terus,&quot; ketusnya saat berbincang dengan Okezone, Senin malam.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Sisi positif kepergian film asing dari Indonesia adalah semangat bagi sineas lokal untuk memproduksi film-film berkualitas.Semangat ini didengungkan aktor senior, Pong Harjatmo, menangggapi keputusan importir film asing untuk menghentikan peredaran film Hollywood di jaringan bioskop-bioskop di seluruh Indonesia.&amp;ldquo;Ini kesempatan untuk film Indonesia bangkit,&amp;rdquo; ujarnya ditemui di Papa Ron&amp;rsquo;s dalam acara pengenalan pemain film Dream Obama, di Jakarta, Senin (21/2/2011).Justru dengan kondisi seperti sekarang, menurut Pong, sineas Indonesia ditantang untuk memproduksi film bagus dengan dana yang minim. Inilah kesempatan Indonesia bangkit dan menunjukkan diri bahwa film-film Indonesia bisa bersaing.&amp;ldquo;Bagaimana caranya dengan dana yang minim, kita bisa kejar tayang, bangkit dengan kualitas bagus, dan kita disuruh saingan,&quot; bebernya semangat.Di tempat terpisah, Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) demisioner &amp;ndash;Jenny Rachman, juga mengatakan hal senada. Menurutnya, perfilman Indonesia harus melakukan revolusi.&quot;Sekarang kita harus buat revolusi perfilman Indonesia. Harus ada pembenahan di perfilman Indonesia. Sineas kita harus berbenah diri dan instropeksi diri. Jangan buat film yang pocong-pocongan terus,&quot; ketusnya saat berbincang dengan Okezone, Senin malam.</content:encoded></item></channel></rss>
