<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>The Dance Company Kemas Lagu Anak Bergaya Rock 'n Roll</title><description>Tak ingin hanya dibilang tukang mengkritik tentang minimnya lagu anak Indonesia, The Dance Company langsung membuat TDC For Kids yang menyuguhkan lagu anak-anak.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/12/21/386/405716/the-dance-company-kemas-lagu-anak-bergaya-rock-n-roll</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/12/21/386/405716/the-dance-company-kemas-lagu-anak-bergaya-rock-n-roll"/><item><title>The Dance Company Kemas Lagu Anak Bergaya Rock 'n Roll</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/12/21/386/405716/the-dance-company-kemas-lagu-anak-bergaya-rock-n-roll</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/12/21/386/405716/the-dance-company-kemas-lagu-anak-bergaya-rock-n-roll</guid><pubDate>Selasa 21 Desember 2010 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Cicilia Galuh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/12/21/386/405716/C1kYMpJRXX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">personel The Dance Company (foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/12/21/386/405716/C1kYMpJRXX.jpg</image><title>personel The Dance Company (foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA&amp;ndash; Tak ingin hanya dibilang tukang mengkritik tentang minimnya lagu anak Indonesia, The Dance Company langsung membuat TDC For Kids yang menyuguhkan lagu anak-anak.&amp;ldquo;Selama ini kan orang-orang lebih sering mengkomentari tentang lagu anak yang dikit banget, acara anak tetapi formatnya dewasa dan sebagainya, nah kita enggak mau kayak mereka. Bagi kita action itu lebih penting daripada hanya sekedar ngomong-ngomong doang tapi enggak ada jalan keluarnya,&amp;rdquo; ungkap Pongky pentolan The Dance Company.&amp;ldquo;Kita bikin TDC For Kids, enggak cuma buat anak-anak aja. Kalo orangtuanya mau dengerin juga bisa. Malah waktu kita promosi ke sekolah-sekolah yang banyak beli CD-nya malah dari guru-gurunya. Anak-anak juga pada beli, berarti kan lagu kita ini bisa diterima oleh semua golongan,&amp;rdquo; paparnya saat dihubungi okezone via telepon, Selasa (21/12/2010).Lagu seperti Tebak Suara yang sudah dirilis dalam situs YouTube memang sangat anak-anak sekali liriknya namun dikemas dengan gaya musik rock khas The Dance Company.&amp;ldquo;Kita enggak menghilangkan jenis musik kita yang rock&amp;rsquo;n&amp;rsquo;roll, itu kan ciri. Kontennya aja yang beda kayak lirik-liriknya yang jenaka, ya layaknya untuk lagu anak,&amp;rdquo; kata Pongky.Pongky juga mengaku saat ini, untuk penjualan album secara langsung yang dilakukan saat promo di sekolah-sekolah sudah mencapai 500 kopi, itu belum termasuk yang ditoko musik.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;ndash; Tak ingin hanya dibilang tukang mengkritik tentang minimnya lagu anak Indonesia, The Dance Company langsung membuat TDC For Kids yang menyuguhkan lagu anak-anak.&amp;ldquo;Selama ini kan orang-orang lebih sering mengkomentari tentang lagu anak yang dikit banget, acara anak tetapi formatnya dewasa dan sebagainya, nah kita enggak mau kayak mereka. Bagi kita action itu lebih penting daripada hanya sekedar ngomong-ngomong doang tapi enggak ada jalan keluarnya,&amp;rdquo; ungkap Pongky pentolan The Dance Company.&amp;ldquo;Kita bikin TDC For Kids, enggak cuma buat anak-anak aja. Kalo orangtuanya mau dengerin juga bisa. Malah waktu kita promosi ke sekolah-sekolah yang banyak beli CD-nya malah dari guru-gurunya. Anak-anak juga pada beli, berarti kan lagu kita ini bisa diterima oleh semua golongan,&amp;rdquo; paparnya saat dihubungi okezone via telepon, Selasa (21/12/2010).Lagu seperti Tebak Suara yang sudah dirilis dalam situs YouTube memang sangat anak-anak sekali liriknya namun dikemas dengan gaya musik rock khas The Dance Company.&amp;ldquo;Kita enggak menghilangkan jenis musik kita yang rock&amp;rsquo;n&amp;rsquo;roll, itu kan ciri. Kontennya aja yang beda kayak lirik-liriknya yang jenaka, ya layaknya untuk lagu anak,&amp;rdquo; kata Pongky.Pongky juga mengaku saat ini, untuk penjualan album secara langsung yang dilakukan saat promo di sekolah-sekolah sudah mencapai 500 kopi, itu belum termasuk yang ditoko musik.</content:encoded></item></channel></rss>
