<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pagelaran 2 Opera, Gatot Kaca dalam Mahabharata</title><description>Rika Roeslan menjadi sutradara Pagelaran 2 Opera. Bersama Ade Firman dan Darnet, dia akan menggelar cerita Gatot Kaca dalam Mahabharata di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat, 29 Oktober 2010.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/28/206/387287/pagelaran-2-opera-gatot-kaca-dalam-mahabharata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/28/206/387287/pagelaran-2-opera-gatot-kaca-dalam-mahabharata"/><item><title>Pagelaran 2 Opera, Gatot Kaca dalam Mahabharata</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/28/206/387287/pagelaran-2-opera-gatot-kaca-dalam-mahabharata</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/28/206/387287/pagelaran-2-opera-gatot-kaca-dalam-mahabharata</guid><pubDate>Kamis 28 Oktober 2010 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/10/28/206/387287/j5QwMUQp1P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rika Roeslan. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/10/28/206/387287/j5QwMUQp1P.jpg</image><title>Rika Roeslan. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Rika Roeslan menjadi sutradara Pagelaran 2 Opera. Bersama Ade Firman dan Darnet, dia akan menggelar cerita Gatot Kaca dalam Mahabharata di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat, 29 Oktober 2010.&amp;ldquo;Pada tanggal 29 nanti, ada penggabungan sekolah lingkungan hidup dan budaya. Karena alam ini sudah banyak bertanya, mau dibawa kemana. Apalagi kita lihat bencana sangat banyak,&amp;rdquo; tutur Rika ditemui di Hotel Ambhara, Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (27/10/2010).Lebih lanjut dia mengatakan cerita Mahabharata dinilai paling lengkap bercerita tentang alam yang baik bereaksi kepada manusia. &amp;ldquo;Itu pesan yang harus diingat oleh anak-anak zaman sekarang,&amp;rdquo; imbuh eks vokalis The Groove ini.Rika memaparkan teman-teman yang akan tampil di Pagelaran 2 Opera ini di antaranya, Emil Dardak, Sherina, dan Andi &amp;lsquo;/Rif&amp;rsquo;. Penampilan mereka mewakili tiga generasi.&amp;ldquo;Saya berharap tiap generasi bisa ada. Bahwa Indonesia seperti ini, budaya Indonesia tidak kaku kok,&amp;rdquo; urainya.Rika menambahkan Pagelaran 2 Opera ini mengambil cerita gembira. Namun cerita yang diadaptasi dari tanah Minang ini juga terbilang sedih.&amp;ldquo;Tariannya unik. Ada yang unik, ada breakdance dan tari piring juga dari Padang. Saya sampai berkaca-kaca pada saat mereka&amp;nbsp; latihan,&amp;rdquo; tuturnya.Pertunjukan seperti ini, menurut Rika, harus ditunjukkan di berbagai festival budaya di Indonesia. Biasanya yang ditampilkan hanya musik saja, atau tarian saja.&amp;ldquo;Tapi ini, kalau ini, keduanya digabungkan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Rika Roeslan menjadi sutradara Pagelaran 2 Opera. Bersama Ade Firman dan Darnet, dia akan menggelar cerita Gatot Kaca dalam Mahabharata di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat, 29 Oktober 2010.&amp;ldquo;Pada tanggal 29 nanti, ada penggabungan sekolah lingkungan hidup dan budaya. Karena alam ini sudah banyak bertanya, mau dibawa kemana. Apalagi kita lihat bencana sangat banyak,&amp;rdquo; tutur Rika ditemui di Hotel Ambhara, Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (27/10/2010).Lebih lanjut dia mengatakan cerita Mahabharata dinilai paling lengkap bercerita tentang alam yang baik bereaksi kepada manusia. &amp;ldquo;Itu pesan yang harus diingat oleh anak-anak zaman sekarang,&amp;rdquo; imbuh eks vokalis The Groove ini.Rika memaparkan teman-teman yang akan tampil di Pagelaran 2 Opera ini di antaranya, Emil Dardak, Sherina, dan Andi &amp;lsquo;/Rif&amp;rsquo;. Penampilan mereka mewakili tiga generasi.&amp;ldquo;Saya berharap tiap generasi bisa ada. Bahwa Indonesia seperti ini, budaya Indonesia tidak kaku kok,&amp;rdquo; urainya.Rika menambahkan Pagelaran 2 Opera ini mengambil cerita gembira. Namun cerita yang diadaptasi dari tanah Minang ini juga terbilang sedih.&amp;ldquo;Tariannya unik. Ada yang unik, ada breakdance dan tari piring juga dari Padang. Saya sampai berkaca-kaca pada saat mereka&amp;nbsp; latihan,&amp;rdquo; tuturnya.Pertunjukan seperti ini, menurut Rika, harus ditunjukkan di berbagai festival budaya di Indonesia. Biasanya yang ditampilkan hanya musik saja, atau tarian saja.&amp;ldquo;Tapi ini, kalau ini, keduanya digabungkan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
