<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JiFFest 2010, Bantuan Kemenbudpar Rp0</title><description>JiFFest 2010 mengalami kendala dana. Selama 11 tahun terakhir diselenggarakan, nyaris tak ada bantuan dari pemerintah. Bahkan, tahun ini Kemenbudpar belum membantu.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/14/206/382580/jiffest-2010-bantuan-kemenbudpar-rp0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/14/206/382580/jiffest-2010-bantuan-kemenbudpar-rp0"/><item><title>JiFFest 2010, Bantuan Kemenbudpar Rp0</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/14/206/382580/jiffest-2010-bantuan-kemenbudpar-rp0</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/14/206/382580/jiffest-2010-bantuan-kemenbudpar-rp0</guid><pubDate>Kamis 14 Oktober 2010 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/10/14/206/382580/gHAdbOutkY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto:Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/10/14/206/382580/gHAdbOutkY.jpg</image><title>(Foto:Ist)</title></images><description>JAKARTA - Jakarta International Film Festival (JiFFest) 2010 mengalami kendala dana. Selama 11 tahun terakhir diselenggarakan, nyaris tak ada bantuan dari pemerintah. Bahkan, tahun ini Kemenbudpar (Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata) belum membantu.&quot;Dari Kemenbudpar masih Rp0. Paling tinggi kita pernah dapat bantuan pada tahun 2005 dari Pemda Rp1,2 miliar. Itu pun sudah sangat susah,&quot; ungkap pendiri JiFFest, Shanty Harmyn, yang ditemui di acara jumpa pers 'Save Our JIFFest', di Gedung Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (14/10/2010).Kata Shanty, sulit mengubah pola pikir pemerintah yang hanya melihat visi dari JiFFest.&quot;Ini dilihat sebagai beban, bukan opportunity (kesempatan). Padahal, banyak benefit (keuntungan) yang didapat dari festival ini. Menurut saya, pemerintah belum mengerti,&quot; ujarnya.Shanty memaparkan, idealnya pendanaan acara sejenis adalah sekira Rp4-5 miliar. &quot;Itu untuk yang amat sangat baik. Idealnya pendanaan 30 persen dari pemerintah pusat, 30 persen dari Pemda, sisanya swasta,&quot; urainya.Semakin ke sini, kian susah bagi JiFFest mendapatkan sponsor karena lokasi penyelenggaraan di bioskop, sementara pemilik bioskop mementingkan kepentingan bisnis.&quot;Permasalahan festival film di dunia kebanyakan memang masalah tempat karena bioskop punya kepentingan bisnis sendiri. Setiap tahun venue kita pindah-pindah. Sedangkan sponsor masih mengingat exposure brand mereka. Orang nonton duduk di bioskop, ini yang jadi pertimbangan sponsor susah,&quot; urainya.JiFFest 2010 terancam ditunda perhelatannya menjadi tahun depan karena dana yang dibutuhkan Rp2 miliar, baru terkumpul setengahnya. Bila event ini tetap digelar pada&amp;nbsp; 27 November - 3 Desember esok, maka ada kemungkinan harga tiket dinaikkan untuk menutup kekurangan biaya.</description><content:encoded>JAKARTA - Jakarta International Film Festival (JiFFest) 2010 mengalami kendala dana. Selama 11 tahun terakhir diselenggarakan, nyaris tak ada bantuan dari pemerintah. Bahkan, tahun ini Kemenbudpar (Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata) belum membantu.&quot;Dari Kemenbudpar masih Rp0. Paling tinggi kita pernah dapat bantuan pada tahun 2005 dari Pemda Rp1,2 miliar. Itu pun sudah sangat susah,&quot; ungkap pendiri JiFFest, Shanty Harmyn, yang ditemui di acara jumpa pers 'Save Our JIFFest', di Gedung Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (14/10/2010).Kata Shanty, sulit mengubah pola pikir pemerintah yang hanya melihat visi dari JiFFest.&quot;Ini dilihat sebagai beban, bukan opportunity (kesempatan). Padahal, banyak benefit (keuntungan) yang didapat dari festival ini. Menurut saya, pemerintah belum mengerti,&quot; ujarnya.Shanty memaparkan, idealnya pendanaan acara sejenis adalah sekira Rp4-5 miliar. &quot;Itu untuk yang amat sangat baik. Idealnya pendanaan 30 persen dari pemerintah pusat, 30 persen dari Pemda, sisanya swasta,&quot; urainya.Semakin ke sini, kian susah bagi JiFFest mendapatkan sponsor karena lokasi penyelenggaraan di bioskop, sementara pemilik bioskop mementingkan kepentingan bisnis.&quot;Permasalahan festival film di dunia kebanyakan memang masalah tempat karena bioskop punya kepentingan bisnis sendiri. Setiap tahun venue kita pindah-pindah. Sedangkan sponsor masih mengingat exposure brand mereka. Orang nonton duduk di bioskop, ini yang jadi pertimbangan sponsor susah,&quot; urainya.JiFFest 2010 terancam ditunda perhelatannya menjadi tahun depan karena dana yang dibutuhkan Rp2 miliar, baru terkumpul setengahnya. Bila event ini tetap digelar pada&amp;nbsp; 27 November - 3 Desember esok, maka ada kemungkinan harga tiket dinaikkan untuk menutup kekurangan biaya.</content:encoded></item></channel></rss>
