<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bens Leo: Pembajakan Takkan Bisa Hilang!</title><description>Pengamat musik Bens Leo menilai pembajakan yang marak di Tanah Air hingga hari ini, dinilainya tidak akan hilang.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/04/386/378992/bens-leo-pembajakan-takkan-bisa-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/04/386/378992/bens-leo-pembajakan-takkan-bisa-hilang"/><item><title>Bens Leo: Pembajakan Takkan Bisa Hilang!</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/04/386/378992/bens-leo-pembajakan-takkan-bisa-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/10/04/386/378992/bens-leo-pembajakan-takkan-bisa-hilang</guid><pubDate>Senin 04 Oktober 2010 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/10/04/386/378992/d43VBgYsnj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bens Leo (foto: Go Spot)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/10/04/386/378992/d43VBgYsnj.jpg</image><title>Bens Leo (foto: Go Spot)</title></images><description>JAKARTA- Pengamat musik Bens Leo menilai pembajakan yang marak di Tanah Air hingga hari ini, dinilainya tidak akan hilang.&amp;ldquo;Tidak akan bisa, karena semua orang ingin memiliki karya orang lain,&amp;rdquo; kata Bens saat ditemui di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Senin (4/10/2010).Masalah pembajakan menurut Bens dari dulu hingga sekarang belum bisa diatasi. Hal ini disebabkan iklim musik masih kurang sehat. &amp;ldquo;Jumlah album semakin kecil, tapi RBT yang banyak dan tidak ada secara fisik,&amp;rdquo; ujarnya.Menurutnya, ring back tone yang ada bukan memajukan musik, justru malah merendahkannya. &amp;ldquo;Banyak yang menggunakan playback. Tapi yang pasti dengan a danya Gapermindo masih bertahan dengan pembajakan,&amp;rdquo; jelasnya.Pembajakan, kata Bens Leo, terjadi bukan hanya di dunia musik saja. Di daerah sendiri, banyak seni budaya yang dibajak. &amp;ldquo;Sudah banyak dibeli oleh negara tetangga. Malaysia, banyak karya yang dibeli,&amp;rdquo; paparnya.Menurutnya yang bica mencegah pembajakan hanya aturan dan undang-undang. Karena RBT yang sedang marak saat ini juga bisa dibajak. &amp;ldquo;Orang tidak akan bisa membuat musik,&amp;rdquo; urainya.</description><content:encoded>JAKARTA- Pengamat musik Bens Leo menilai pembajakan yang marak di Tanah Air hingga hari ini, dinilainya tidak akan hilang.&amp;ldquo;Tidak akan bisa, karena semua orang ingin memiliki karya orang lain,&amp;rdquo; kata Bens saat ditemui di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Senin (4/10/2010).Masalah pembajakan menurut Bens dari dulu hingga sekarang belum bisa diatasi. Hal ini disebabkan iklim musik masih kurang sehat. &amp;ldquo;Jumlah album semakin kecil, tapi RBT yang banyak dan tidak ada secara fisik,&amp;rdquo; ujarnya.Menurutnya, ring back tone yang ada bukan memajukan musik, justru malah merendahkannya. &amp;ldquo;Banyak yang menggunakan playback. Tapi yang pasti dengan a danya Gapermindo masih bertahan dengan pembajakan,&amp;rdquo; jelasnya.Pembajakan, kata Bens Leo, terjadi bukan hanya di dunia musik saja. Di daerah sendiri, banyak seni budaya yang dibajak. &amp;ldquo;Sudah banyak dibeli oleh negara tetangga. Malaysia, banyak karya yang dibeli,&amp;rdquo; paparnya.Menurutnya yang bica mencegah pembajakan hanya aturan dan undang-undang. Karena RBT yang sedang marak saat ini juga bisa dibajak. &amp;ldquo;Orang tidak akan bisa membuat musik,&amp;rdquo; urainya.</content:encoded></item></channel></rss>
