<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adjie Notonegoro Nangis Ingat Anaknya Sakit</title><description>Adjie Notonegoro sempat banjir air mata saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia ingat anaknya yang sedang sakit.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/09/02/33/369570/adjie-notonegoro-nangis-ingat-anaknya-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/09/02/33/369570/adjie-notonegoro-nangis-ingat-anaknya-sakit"/><item><title>Adjie Notonegoro Nangis Ingat Anaknya Sakit</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/09/02/33/369570/adjie-notonegoro-nangis-ingat-anaknya-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/09/02/33/369570/adjie-notonegoro-nangis-ingat-anaknya-sakit</guid><pubDate>Kamis 02 September 2010 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/02/33/369570/oG78nYWJ4v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adjie Notonegoro. (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/02/33/369570/oG78nYWJ4v.jpg</image><title>Adjie Notonegoro. (Foto: Tomi Tresnady/okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Adjie Notonegoro sempat banjir air mata saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia ingat anaknya yang sedang sakit.&amp;ldquo;Jujur saya manusia biasa. Terus terang saya mengingat anak-anak saya, pasti seorang ayah kasihan sama mereka. Apalagi yang kecil lagi sakit,&amp;rdquo; ujar Adjie ditemui usai sidang di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kemang, Jaksel, Kamis (2/9/2010).Dikatakannya, saat mendapat kesempatan menelepon anaknya, mereka meminta Adjie segera pulang ke rumah. Dia mengaku rindu sekali dengan anak-anaknya.&amp;ldquo;Itu sudah pasti, perasaan seorang ayah kepada anaknya. Saya rindu sekali sama anak saya, saya sangat rindu sekali,&amp;rdquo; ungkapnya sambil berkaca-kaca.Sebelum tidur, Adjie mengaku selalu menangis. Dia teringat anak-anaknya di rumah, sementara dia tidur di dalam lembaga pemasyarakatan (LP) Cipinang.&amp;ldquo;Jangan dong, sebelum lebaran sudah keluar. Kasihan anak saya. Pegawai saya juga mau pulang kampung,&amp;rdquo; imbuhnya berharap.Dia juga mengharapkan bisa pulang saat ulang tahun anaknya. Pasalnya, anak-anak berharap orangtuanya hadir saat mereka merayakan hari pertambahan usianya.&amp;ldquo;Saya juga begitu, saya minta doanya agar dikabulkan penangguhannya,&amp;rdquo; tandasnya.Hari ini sidang mengagendakan keterangan saksi. Hakim mendengarkan kesaksian dari Melly dan Sudarto, rekan kerja Adjie.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Adjie Notonegoro sempat banjir air mata saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia ingat anaknya yang sedang sakit.&amp;ldquo;Jujur saya manusia biasa. Terus terang saya mengingat anak-anak saya, pasti seorang ayah kasihan sama mereka. Apalagi yang kecil lagi sakit,&amp;rdquo; ujar Adjie ditemui usai sidang di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kemang, Jaksel, Kamis (2/9/2010).Dikatakannya, saat mendapat kesempatan menelepon anaknya, mereka meminta Adjie segera pulang ke rumah. Dia mengaku rindu sekali dengan anak-anaknya.&amp;ldquo;Itu sudah pasti, perasaan seorang ayah kepada anaknya. Saya rindu sekali sama anak saya, saya sangat rindu sekali,&amp;rdquo; ungkapnya sambil berkaca-kaca.Sebelum tidur, Adjie mengaku selalu menangis. Dia teringat anak-anaknya di rumah, sementara dia tidur di dalam lembaga pemasyarakatan (LP) Cipinang.&amp;ldquo;Jangan dong, sebelum lebaran sudah keluar. Kasihan anak saya. Pegawai saya juga mau pulang kampung,&amp;rdquo; imbuhnya berharap.Dia juga mengharapkan bisa pulang saat ulang tahun anaknya. Pasalnya, anak-anak berharap orangtuanya hadir saat mereka merayakan hari pertambahan usianya.&amp;ldquo;Saya juga begitu, saya minta doanya agar dikabulkan penangguhannya,&amp;rdquo; tandasnya.Hari ini sidang mengagendakan keterangan saksi. Hakim mendengarkan kesaksian dari Melly dan Sudarto, rekan kerja Adjie.</content:encoded></item></channel></rss>
