<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yovie Widianto Bikin Gerakan Indonesia Cerdas</title><description>Niat musisi Yovie Widianto mengembangkan budaya nasional tampaknya tidak main-main. Ia pun berencana membuat sebuah Gerakan Indonesia Cerdas yang fokus mengembangkan budaya nasional.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/30/33/368013/yovie-widianto-bikin-gerakan-indonesia-cerdas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/30/33/368013/yovie-widianto-bikin-gerakan-indonesia-cerdas"/><item><title>Yovie Widianto Bikin Gerakan Indonesia Cerdas</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/30/33/368013/yovie-widianto-bikin-gerakan-indonesia-cerdas</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/30/33/368013/yovie-widianto-bikin-gerakan-indonesia-cerdas</guid><pubDate>Senin 30 Agustus 2010 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/30/33/368013/OqsX1CPfe0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yovie Widianto (foto: Novi Muharrami)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/30/33/368013/OqsX1CPfe0.jpg</image><title>Yovie Widianto (foto: Novi Muharrami)</title></images><description>BANDUNG- Niat musisi Yovie Widianto mengembangkan budaya nasional tampaknya tidak main-main. Ia pun berencana membuat sebuah Gerakan Indonesia Cerdas yang fokus mengembangkan budaya nasional. &amp;ldquo;Saya sudah banyak melakukan praktik diplomasi ke beberapa negara Eropa, Amerika dan sebagainya. Tapi lebih banyak membicarakan bagaimana mengembangkan budaya Indonesia di mata dunia Internasional. Nah, kali ini rasanya saya tertarik membuat satu gerakan Indonesia cerdas,&amp;rdquo; kata Yovie kepada wartawan di sela acara sosialisasi organisasi massa Nasional Demokrat (nasdem) di Hotel Savoy Homann, Minggu (29/8/2010) malam. Yovie pun menjelaskan alasan dirinya memberi nama gerakan tersebut dengan istilah Gerakan Indonesia Cerdas. Menurut dia, bangsa yang maju budayanya adalah bangsa yang bisa menerima demokrasi secara utuh. &amp;ldquo;Tidak terjadi pembodohan di bidang pendidikannya,&amp;rdquo; kata Yovie. Lebih jauh Yovie menyarankan artis-artis yang memiliki latar belakang ilmu politik untuk terjun di bidang politik. Sebab, kata dia, banyak sekarang artis yang tidak berkapasitas di bidang politik, malah aktif di wilayah itu. &amp;ldquo;Jangan sampai artis-artis yang sebenarnya tidak berkapasitas malah aktif. Tapi banyak teman-teman yang menguasai bidangnya (politik) tapi tidak muncul,&amp;rdquo; kata Yovie.</description><content:encoded>BANDUNG- Niat musisi Yovie Widianto mengembangkan budaya nasional tampaknya tidak main-main. Ia pun berencana membuat sebuah Gerakan Indonesia Cerdas yang fokus mengembangkan budaya nasional. &amp;ldquo;Saya sudah banyak melakukan praktik diplomasi ke beberapa negara Eropa, Amerika dan sebagainya. Tapi lebih banyak membicarakan bagaimana mengembangkan budaya Indonesia di mata dunia Internasional. Nah, kali ini rasanya saya tertarik membuat satu gerakan Indonesia cerdas,&amp;rdquo; kata Yovie kepada wartawan di sela acara sosialisasi organisasi massa Nasional Demokrat (nasdem) di Hotel Savoy Homann, Minggu (29/8/2010) malam. Yovie pun menjelaskan alasan dirinya memberi nama gerakan tersebut dengan istilah Gerakan Indonesia Cerdas. Menurut dia, bangsa yang maju budayanya adalah bangsa yang bisa menerima demokrasi secara utuh. &amp;ldquo;Tidak terjadi pembodohan di bidang pendidikannya,&amp;rdquo; kata Yovie. Lebih jauh Yovie menyarankan artis-artis yang memiliki latar belakang ilmu politik untuk terjun di bidang politik. Sebab, kata dia, banyak sekarang artis yang tidak berkapasitas di bidang politik, malah aktif di wilayah itu. &amp;ldquo;Jangan sampai artis-artis yang sebenarnya tidak berkapasitas malah aktif. Tapi banyak teman-teman yang menguasai bidangnya (politik) tapi tidak muncul,&amp;rdquo; kata Yovie.</content:encoded></item></channel></rss>
