<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saat Setengah Sadar, Ayah Irgi Tetap Ingat Salat</title><description>Irgi Ahmad Fahrezi menuturkan hal yang tidak pernah dilupakan ayahnya adalah salat. Bahkan saat dilarikan ke UGD, dalam keadaan setengah sadar ayahnya hanya ingat salat.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/12/33/362453/saat-setengah-sadar-ayah-irgi-tetap-ingat-salat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/12/33/362453/saat-setengah-sadar-ayah-irgi-tetap-ingat-salat"/><item><title>Saat Setengah Sadar, Ayah Irgi Tetap Ingat Salat</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/12/33/362453/saat-setengah-sadar-ayah-irgi-tetap-ingat-salat</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/12/33/362453/saat-setengah-sadar-ayah-irgi-tetap-ingat-salat</guid><pubDate>Kamis 12 Agustus 2010 17:39 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/12/33/362453/svGxKj5rEJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Irgi Ahmad Fahrezi. (Foto: Johan S/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/12/33/362453/svGxKj5rEJ.jpg</image><title>Irgi Ahmad Fahrezi. (Foto: Johan S/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Irgi Ahmad Fahrezi menuturkan hal yang tidak pernah dilupakan ayahnya adalah salat. Bahkan saat dilarikan ke UGD, dalam keadaan setengah sadar ayahnya hanya ingat salat.&amp;ldquo;Ayah saya masuk rumah sakit, karena sempat jatuh pingsan. Kita bawa ke UGD dan di situ ayah saya tanya, di mana kiblatnya,&amp;rdquo; papar Irgi ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Kamis (12/8/2010).Aktor yang tenar lewat Lupus Milenia ini melanjutkan, saat itu pukul 02.00 WIB dinihari. Dia pun mengaku hal itu luar biasa.&amp;ldquo;Bagi saya ini luar biasa dan yang dilakukannya hanya salat,&amp;rdquo; kata dia.Irgi mengatakan ayahnya, Sumargi Natadikara, tidak pernah lupa salat. &amp;ldquo;Padahal itu dalam keadaan tidak sadar. Kita anggap setengah sadar,&amp;rdquo; ujarnya sambil bersyukur.Aktor kelahiran 12 Mei 1976 ini memuji almarhum ayahnya adalah orang yang baik dan tidak berlebihan dalam menjalani hidup untuk keluarga. Dia dan saudara-saudaranya selalu dinasihati tentang ibadah.&amp;ldquo;Itu dilakukan oleh orangtua saya dan bukan untuk menyombongkan diri,&amp;rdquo; ujarnya.Irgi mengatakan meskipun sebentar, tapi waktu yang tersisa untuk menjaga ayahnya sampai akhir hayat adalah pengabdiannya yang terakhir. Tidak ada keinginan ayahanda yang belum terwujud.&amp;ldquo;Orangtua saya tidak mau menyusahkan anak-anak saya dan dia sudah lihat saya lulus, menikah, bekerja, dan punya cucu,&amp;rdquo; pungkas Irgi.</description><content:encoded>JAKARTA - Irgi Ahmad Fahrezi menuturkan hal yang tidak pernah dilupakan ayahnya adalah salat. Bahkan saat dilarikan ke UGD, dalam keadaan setengah sadar ayahnya hanya ingat salat.&amp;ldquo;Ayah saya masuk rumah sakit, karena sempat jatuh pingsan. Kita bawa ke UGD dan di situ ayah saya tanya, di mana kiblatnya,&amp;rdquo; papar Irgi ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Kamis (12/8/2010).Aktor yang tenar lewat Lupus Milenia ini melanjutkan, saat itu pukul 02.00 WIB dinihari. Dia pun mengaku hal itu luar biasa.&amp;ldquo;Bagi saya ini luar biasa dan yang dilakukannya hanya salat,&amp;rdquo; kata dia.Irgi mengatakan ayahnya, Sumargi Natadikara, tidak pernah lupa salat. &amp;ldquo;Padahal itu dalam keadaan tidak sadar. Kita anggap setengah sadar,&amp;rdquo; ujarnya sambil bersyukur.Aktor kelahiran 12 Mei 1976 ini memuji almarhum ayahnya adalah orang yang baik dan tidak berlebihan dalam menjalani hidup untuk keluarga. Dia dan saudara-saudaranya selalu dinasihati tentang ibadah.&amp;ldquo;Itu dilakukan oleh orangtua saya dan bukan untuk menyombongkan diri,&amp;rdquo; ujarnya.Irgi mengatakan meskipun sebentar, tapi waktu yang tersisa untuk menjaga ayahnya sampai akhir hayat adalah pengabdiannya yang terakhir. Tidak ada keinginan ayahanda yang belum terwujud.&amp;ldquo;Orangtua saya tidak mau menyusahkan anak-anak saya dan dia sudah lihat saya lulus, menikah, bekerja, dan punya cucu,&amp;rdquo; pungkas Irgi.</content:encoded></item></channel></rss>
