<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Film 'Senggol Bacok', Fathir Berharap Fighting</title><description>Ternyata, film&amp;nbsp;Senggol Bacok&amp;nbsp;hanya menampilkan emosi kemarahan saja. Padahal, Fathir Mochtar berharap ada adegan berantemnya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/04/206/359744/di-film-senggol-bacok-fathir-berharap-fighting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/04/206/359744/di-film-senggol-bacok-fathir-berharap-fighting"/><item><title>Di Film 'Senggol Bacok', Fathir Berharap Fighting</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/04/206/359744/di-film-senggol-bacok-fathir-berharap-fighting</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/04/206/359744/di-film-senggol-bacok-fathir-berharap-fighting</guid><pubDate>Rabu 04 Agustus 2010 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/04/206/359744/j2W6Sm5Pru.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fathir Muchtar. (Foto: Elang Riki/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/04/206/359744/j2W6Sm5Pru.jpg</image><title>Fathir Muchtar. (Foto: Elang Riki/okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Ternyata, film Senggol Bacok hanya menampilkan emosi kemarahan saja. Padahal, Fathir Mochtar berharap ada adegan berantemnya.&amp;ldquo;Gue sebagai Galang, dia orangnya sumbu pendek. Maksudnya sedikit-sedikit marah. Gue pikir banyak fightingnya, ternyata enggak,&amp;rdquo; ungkap adik Bucek Deep ini ditemui di lokasi syuting film Senggol Bacok di Jalan Guntur, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/8/2010).Alasan Fathir mau menerima tawaran film ini adalah karena dia kenal siapa sutradara Iqbal Rais. &amp;ldquo;Gue tahu dia sineas yang berbakat. Gue ambil karena cerita dan lihat sineasnya juga,&amp;rdquo; kata dia.Fathir tidak kesulitan mendalami karakter. Hanya dengan membaca skenario saja, dia sudah paham bagaimana karakter peran Galang.&amp;ldquo;Paling hanya reading saja, di situ sudah digali gimana marahnya orang yang gampang marah,&amp;rdquo; imbuhnya.Hari ini adalah hari terakhir syuting film Senggol Bacok. Fathir sendiri tidak membutuhkan waktu banyak, hanya 18 hari saja.&amp;ldquo;Kita lihatnya ingin berkarya. Semoga bisa dinikmati masyarakat. Menghibur itu bisa juga jauh dari kontroversi,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Ternyata, film Senggol Bacok hanya menampilkan emosi kemarahan saja. Padahal, Fathir Mochtar berharap ada adegan berantemnya.&amp;ldquo;Gue sebagai Galang, dia orangnya sumbu pendek. Maksudnya sedikit-sedikit marah. Gue pikir banyak fightingnya, ternyata enggak,&amp;rdquo; ungkap adik Bucek Deep ini ditemui di lokasi syuting film Senggol Bacok di Jalan Guntur, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/8/2010).Alasan Fathir mau menerima tawaran film ini adalah karena dia kenal siapa sutradara Iqbal Rais. &amp;ldquo;Gue tahu dia sineas yang berbakat. Gue ambil karena cerita dan lihat sineasnya juga,&amp;rdquo; kata dia.Fathir tidak kesulitan mendalami karakter. Hanya dengan membaca skenario saja, dia sudah paham bagaimana karakter peran Galang.&amp;ldquo;Paling hanya reading saja, di situ sudah digali gimana marahnya orang yang gampang marah,&amp;rdquo; imbuhnya.Hari ini adalah hari terakhir syuting film Senggol Bacok. Fathir sendiri tidak membutuhkan waktu banyak, hanya 18 hari saja.&amp;ldquo;Kita lihatnya ingin berkarya. Semoga bisa dinikmati masyarakat. Menghibur itu bisa juga jauh dari kontroversi,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
