<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Merasa Tak Dihargai, Fariz RM Trauma Bikin Album</title><description>Fariz RM buka-bukaan tentang alasannya tak mau lagi merilis album. Ternyata, pencetak hits Sakura ini kecewa dan trauma memasukan lagu ke dalam sebuah album.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/03/205/359232/merasa-tak-dihargai-fariz-rm-trauma-bikin-album</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/03/205/359232/merasa-tak-dihargai-fariz-rm-trauma-bikin-album"/><item><title>Merasa Tak Dihargai, Fariz RM Trauma Bikin Album</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/03/205/359232/merasa-tak-dihargai-fariz-rm-trauma-bikin-album</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/08/03/205/359232/merasa-tak-dihargai-fariz-rm-trauma-bikin-album</guid><pubDate>Selasa 03 Agustus 2010 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/03/205/359232/tpyMpoBXgK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fariz RM (Foto:Johan Sompotan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/03/205/359232/tpyMpoBXgK.jpg</image><title>Fariz RM (Foto:Johan Sompotan/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Fariz RM buka-bukaan tentang alasannya tak mau lagi merilis album. Ternyata, pencetak hits Sakura ini kecewa dan trauma memasukan lagu ke dalam sebuah album. Kenapa?&quot;Saya sudah coba berkreasi apapun, tapi yang saya jumpai selalu kekecewaan. Proses kreatifitasnya selalu menyenangkan, hanya kekecewaan penghargaan yang saya dapat,&quot; keluh Fariz RM saat ditemui di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta, Selasa (3/8/2010).Entah hanya perasaannya sendiri atau benar yang dirasa musisi yang sempat tersangkut kasus narkoba ini. Fariz merasa karya-karyanya tak pernah dihargai orang banyak.&quot;Entah apa karena masalah respect yang tidak saya dapat. Tapi saya trauma karena itu. Saya sudah coba segala macam cara. Saya tidak berani lagi membuat karya karena saya takut sekali.&amp;nbsp; Apa ada yang mau menghargai karya saya,&quot; tuturnya.Melihat rekannya terpuruk, Erwin Gutawa datang mengajak Fariz berkolaborasi membuat album. Ayah dari Gita Gutawa itu berhasil membujuk Fariz supaya membuat karya lagi.&quot;Terlepas dari semua itu, saya juga orang yang enggak pernah mundur menerima tantangan. Saya sampaikan rasa trauma saya kepada Erwin dan akhirnya dia berhasil membujuk saya,&quot; ungkapnya.Diakui Fariz, dua tahun belakangan ini dirinya selalu mendapat penghargaan karena sumbangsih terhadap musik Indonesia. Namun itu hanya sedikit saja memberinya kesenangan.&quot;Belakangan ini saya menerima banyak award. Cuma bedanya itu selalu di lifetime achievement, bukan sisi komersialitas karya saya. Meski itu membuat saya senang, tapi hanya sedikit,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Fariz RM buka-bukaan tentang alasannya tak mau lagi merilis album. Ternyata, pencetak hits Sakura ini kecewa dan trauma memasukan lagu ke dalam sebuah album. Kenapa?&quot;Saya sudah coba berkreasi apapun, tapi yang saya jumpai selalu kekecewaan. Proses kreatifitasnya selalu menyenangkan, hanya kekecewaan penghargaan yang saya dapat,&quot; keluh Fariz RM saat ditemui di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta, Selasa (3/8/2010).Entah hanya perasaannya sendiri atau benar yang dirasa musisi yang sempat tersangkut kasus narkoba ini. Fariz merasa karya-karyanya tak pernah dihargai orang banyak.&quot;Entah apa karena masalah respect yang tidak saya dapat. Tapi saya trauma karena itu. Saya sudah coba segala macam cara. Saya tidak berani lagi membuat karya karena saya takut sekali.&amp;nbsp; Apa ada yang mau menghargai karya saya,&quot; tuturnya.Melihat rekannya terpuruk, Erwin Gutawa datang mengajak Fariz berkolaborasi membuat album. Ayah dari Gita Gutawa itu berhasil membujuk Fariz supaya membuat karya lagi.&quot;Terlepas dari semua itu, saya juga orang yang enggak pernah mundur menerima tantangan. Saya sampaikan rasa trauma saya kepada Erwin dan akhirnya dia berhasil membujuk saya,&quot; ungkapnya.Diakui Fariz, dua tahun belakangan ini dirinya selalu mendapat penghargaan karena sumbangsih terhadap musik Indonesia. Namun itu hanya sedikit saja memberinya kesenangan.&quot;Belakangan ini saya menerima banyak award. Cuma bedanya itu selalu di lifetime achievement, bukan sisi komersialitas karya saya. Meski itu membuat saya senang, tapi hanya sedikit,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
