<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Ternyata Kita Belum Ada Tempat Pengaduan Rakyat&quot;</title><description>Aksi Pong Harjatmo dinilai Tere sebagai akibat tidak adanya ruang tempat pengaduan rakyat.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/30/33/358265/ternyata-kita-belum-ada-tempat-pengaduan-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/30/33/358265/ternyata-kita-belum-ada-tempat-pengaduan-rakyat"/><item><title>&quot;Ternyata Kita Belum Ada Tempat Pengaduan Rakyat&quot;</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/30/33/358265/ternyata-kita-belum-ada-tempat-pengaduan-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/30/33/358265/ternyata-kita-belum-ada-tempat-pengaduan-rakyat</guid><pubDate>Jum'at 30 Juli 2010 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/30/33/358265/R4v8jwulew.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tere. (Foto: Johan Sompotan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/30/33/358265/R4v8jwulew.jpg</image><title>Tere. (Foto: Johan Sompotan/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Aksi Pong Harjatmo dinilai Tere sebagai akibat tidak adanya ruang tempat pengaduan rakyat.&amp;ldquo;Ke depan harus ada sistem, siapapun yang memberikan pendapat, bisa menggunakan saluran yang tepat untuk beraspirasi,&amp;rdquo; ujar penyanyi yang kini menjadi anggota Komisi X DPR, Tere, ditemui di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Jumat (30/7/2010).Meskipun begitu, Tere mengaku belum melihat secara langsung aksi yang dilakukan oleh artis senior Indonesia itu. Dia menilai yang dilakukan Pong tidaklah tepat, apalagi seorang Pong Harjatmo adalah figur publik.&amp;ldquo;Dia bisa jadi bahan kontemplasi dan setiap aksi punya reason,&amp;rdquo; kata dia.Tere mengatakan harus ada pemikiran yang komprehensif, karena saat ini masih berjalan prosesnya (di DPR). Dia menambahkan tidak bisa semua yang terjadi saat ini dibilang kegagalan.&amp;ldquo;Kita berusaha mengubah sistem dan ternyata kita belum ada tempat pengaduan masyarakat di dalam gedung dewan,&amp;rdquo; ungkapnya.Selanjutnya, semua harus segera dibenahi, mulai dari proses pemilu. Misalnya, warga harus menggunakan hak (suara) masing-masing.&amp;ldquo;Jangan ikut-ikutan, karena ini bicara tanggung jawab bersama,&amp;rdquo; kata dia.Tere menyarankan agar masyarakat yang ingin berpendapat silakan memberikan opini lewat email, sesuai dengan hak pilih masing-masing.</description><content:encoded>JAKARTA - Aksi Pong Harjatmo dinilai Tere sebagai akibat tidak adanya ruang tempat pengaduan rakyat.&amp;ldquo;Ke depan harus ada sistem, siapapun yang memberikan pendapat, bisa menggunakan saluran yang tepat untuk beraspirasi,&amp;rdquo; ujar penyanyi yang kini menjadi anggota Komisi X DPR, Tere, ditemui di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Jumat (30/7/2010).Meskipun begitu, Tere mengaku belum melihat secara langsung aksi yang dilakukan oleh artis senior Indonesia itu. Dia menilai yang dilakukan Pong tidaklah tepat, apalagi seorang Pong Harjatmo adalah figur publik.&amp;ldquo;Dia bisa jadi bahan kontemplasi dan setiap aksi punya reason,&amp;rdquo; kata dia.Tere mengatakan harus ada pemikiran yang komprehensif, karena saat ini masih berjalan prosesnya (di DPR). Dia menambahkan tidak bisa semua yang terjadi saat ini dibilang kegagalan.&amp;ldquo;Kita berusaha mengubah sistem dan ternyata kita belum ada tempat pengaduan masyarakat di dalam gedung dewan,&amp;rdquo; ungkapnya.Selanjutnya, semua harus segera dibenahi, mulai dari proses pemilu. Misalnya, warga harus menggunakan hak (suara) masing-masing.&amp;ldquo;Jangan ikut-ikutan, karena ini bicara tanggung jawab bersama,&amp;rdquo; kata dia.Tere menyarankan agar masyarakat yang ingin berpendapat silakan memberikan opini lewat email, sesuai dengan hak pilih masing-masing.</content:encoded></item></channel></rss>
