<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Infotainment Itu Kadang Memperkeruh Suasana&quot;</title><description>DPD Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulawesi Selatan-Barat menilai infotainment kadang malah memperkeruh suasana, terutama rumah tangga artis.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/29/33/357879/infotainment-itu-kadang-memperkeruh-suasana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/29/33/357879/infotainment-itu-kadang-memperkeruh-suasana"/><item><title>&quot;Infotainment Itu Kadang Memperkeruh Suasana&quot;</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/29/33/357879/infotainment-itu-kadang-memperkeruh-suasana</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/29/33/357879/infotainment-itu-kadang-memperkeruh-suasana</guid><pubDate>Kamis 29 Juli 2010 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Andi Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/29/33/357879/MaTNuYgWjT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Sumber: arulalmy.files.wordpress.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/29/33/357879/MaTNuYgWjT.jpg</image><title>(Sumber: arulalmy.files.wordpress.com)</title></images><description>MAKASSAR - DPD Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulawesi Selatan-Barat menilai infotainment kadang malah memperkeruh suasana, terutama rumah tangga artis.&amp;ldquo;Infotainment itu kadang memperkeruh suasana, sehingga orang yang hendak bercerai malah bisa bercerai. Hal-hal tidak penting malah diungkap ke masyarakat,&amp;rdquo; ujar Ketua DPD HTI Sulselbar, Shabran Mujahidin, saat menggelar jumpa pers di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/7/2010).Dia menilai keberadaan infotainment hanya memperkeruh suasana. Menurut Shabran, harus ada regulasi jelas dari pemerintah untuk mengatur masalah infotainment dan juga artisnya sebagai subyek pemberitaan.&amp;ldquo;Kami tidak memberikan pandangan mutlak tentang infotainment itu. Kita tidak boleh melakukan ghibah dengan mengungkap kejelekan orang lain,&amp;rdquo; terang Shabran.Dia menambahkan dalam khittah yang diungkapkan salah seorang ulama, ghibah yang boleh adalah jika ada orang yang melakukan kejahatan.&amp;ldquo;Dan jika kejahatannya ini dibiarkan malah dapat menjelekkan masyarakat,&amp;rdquo; imbuhnya.Dikatakan, item ini akan menjadi bahasan dalam Kongres Umat Islam yang dilaksanakan oleh HTI Sulselbar pada Sabtu, 1 Agustus 2010 di Lapangan Karebosi, Makassar, yang diperkirakan akan dihadiri oleh 10 ribu jemaah HTI.&amp;ldquo;Regulasi dan aturan yang jelas harus dibuat (pemerintah), khususnya untuk infotainment,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MAKASSAR - DPD Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulawesi Selatan-Barat menilai infotainment kadang malah memperkeruh suasana, terutama rumah tangga artis.&amp;ldquo;Infotainment itu kadang memperkeruh suasana, sehingga orang yang hendak bercerai malah bisa bercerai. Hal-hal tidak penting malah diungkap ke masyarakat,&amp;rdquo; ujar Ketua DPD HTI Sulselbar, Shabran Mujahidin, saat menggelar jumpa pers di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/7/2010).Dia menilai keberadaan infotainment hanya memperkeruh suasana. Menurut Shabran, harus ada regulasi jelas dari pemerintah untuk mengatur masalah infotainment dan juga artisnya sebagai subyek pemberitaan.&amp;ldquo;Kami tidak memberikan pandangan mutlak tentang infotainment itu. Kita tidak boleh melakukan ghibah dengan mengungkap kejelekan orang lain,&amp;rdquo; terang Shabran.Dia menambahkan dalam khittah yang diungkapkan salah seorang ulama, ghibah yang boleh adalah jika ada orang yang melakukan kejahatan.&amp;ldquo;Dan jika kejahatannya ini dibiarkan malah dapat menjelekkan masyarakat,&amp;rdquo; imbuhnya.Dikatakan, item ini akan menjadi bahasan dalam Kongres Umat Islam yang dilaksanakan oleh HTI Sulselbar pada Sabtu, 1 Agustus 2010 di Lapangan Karebosi, Makassar, yang diperkirakan akan dihadiri oleh 10 ribu jemaah HTI.&amp;ldquo;Regulasi dan aturan yang jelas harus dibuat (pemerintah), khususnya untuk infotainment,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
