<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua KPAI Jadi Saksi Ahli Video Porno Ariel</title><description>Penyelidikan video porno Ariel terus dilakukan. Kini, Bareskrim meminta keterangan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/07/33/350590/ketua-kpai-jadi-saksi-ahli-video-porno-ariel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/07/33/350590/ketua-kpai-jadi-saksi-ahli-video-porno-ariel"/><item><title>Ketua KPAI Jadi Saksi Ahli Video Porno Ariel</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/07/33/350590/ketua-kpai-jadi-saksi-ahli-video-porno-ariel</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/07/33/350590/ketua-kpai-jadi-saksi-ahli-video-porno-ariel</guid><pubDate>Rabu 07 Juli 2010 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/07/33/350590/ccXczxdHw4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: johan sompotan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/07/33/350590/ccXczxdHw4.jpg</image><title>(foto: johan sompotan/okezone)</title></images><description>JAKARTA- Penyelidikan video porno Ariel terus dilakukan. Kini, Bareskrim meminta keterangan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno.&amp;ldquo;Saya dari KPAI diundang dmintai keterangan ahli untuk memberikan pendapat tentang kasus yang melibatkan Ariel, Luna dan Cut Tari. Sebagai warga negara yang baik saya diundang datang didampingi,&amp;rdquo; kata Ketua KPAI Hadi Supeno kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (7/7/2010).Dalam kesempatan itu, Hadi mengungkapkan dirinya sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Akan tetapi dia belum di-BAP. &amp;ldquo;Penyidk hanya akan merumuskan pendapat-pendapat kami. Kalau setelah ini kami dimintai pendapat lagi, kami siap untuk menandatangani, kalau pendapat kami jadi BAP,&amp;rdquo; terangnya.Hadi beralasan, KPAI memiliki kapasita dalam memberikan pendapat terhadap video Ariel. &amp;ldquo;Di belakang kami ada 80 juta anak Indonesia. Kami adalah lembaga yang diberi mandat oleh undang-undang untuk mengawal perlindungan hak anak-anak,&amp;rdquo; paparnya.&amp;ldquo;Yang kami sampaikan dalam konteks bahaya pornografi kpda anak-anak,&amp;rdquo; lanjutnya.Dia pun menyampaikan fakta dan data kepada polisi, bahwa setelah munculnya video Ariel banyak anak-anak yang menjadi korban. &amp;ldquo;Masalah hukum kami serahkan ke penyidik, tapi masalah data dan fakta tadi juga harus dipertimbangkan. Maka polisi harus memproses kasus pornografi sampai selesai,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Penyelidikan video porno Ariel terus dilakukan. Kini, Bareskrim meminta keterangan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno.&amp;ldquo;Saya dari KPAI diundang dmintai keterangan ahli untuk memberikan pendapat tentang kasus yang melibatkan Ariel, Luna dan Cut Tari. Sebagai warga negara yang baik saya diundang datang didampingi,&amp;rdquo; kata Ketua KPAI Hadi Supeno kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (7/7/2010).Dalam kesempatan itu, Hadi mengungkapkan dirinya sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Akan tetapi dia belum di-BAP. &amp;ldquo;Penyidk hanya akan merumuskan pendapat-pendapat kami. Kalau setelah ini kami dimintai pendapat lagi, kami siap untuk menandatangani, kalau pendapat kami jadi BAP,&amp;rdquo; terangnya.Hadi beralasan, KPAI memiliki kapasita dalam memberikan pendapat terhadap video Ariel. &amp;ldquo;Di belakang kami ada 80 juta anak Indonesia. Kami adalah lembaga yang diberi mandat oleh undang-undang untuk mengawal perlindungan hak anak-anak,&amp;rdquo; paparnya.&amp;ldquo;Yang kami sampaikan dalam konteks bahaya pornografi kpda anak-anak,&amp;rdquo; lanjutnya.Dia pun menyampaikan fakta dan data kepada polisi, bahwa setelah munculnya video Ariel banyak anak-anak yang menjadi korban. &amp;ldquo;Masalah hukum kami serahkan ke penyidik, tapi masalah data dan fakta tadi juga harus dipertimbangkan. Maka polisi harus memproses kasus pornografi sampai selesai,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
