<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AT Mahmud Kangen Lagunya Dinyanyikan Lagi</title><description>Sebelum menghembuskan nafas terakhir, AT Mahmud sempat menuturkan keinginan terakhirnya. Dia kangen melihat lagu-lagu ciptaannya dinyanyikan lagi di televisi.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/06/33/350179/at-mahmud-kangen-lagunya-dinyanyikan-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/06/33/350179/at-mahmud-kangen-lagunya-dinyanyikan-lagi"/><item><title>AT Mahmud Kangen Lagunya Dinyanyikan Lagi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/06/33/350179/at-mahmud-kangen-lagunya-dinyanyikan-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/06/33/350179/at-mahmud-kangen-lagunya-dinyanyikan-lagi</guid><pubDate>Selasa 06 Juli 2010 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Tomi Tresnady</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/06/33/350179/3d4IrEugEq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AT Mahmud (Foto:Dok.Krosceknews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/06/33/350179/3d4IrEugEq.jpg</image><title>AT Mahmud (Foto:Dok.Krosceknews)</title></images><description>JAKARTA - Sebelum menghembuskan nafas terakhir, AT Mahmud sempat menuturkan keinginan terakhirnya. Dia kangen melihat lagu-lagu ciptaannya dinyanyikan lagi di televisi.&quot;Pesan bapak cuma bilang, 'Kapan lagu-lagunya ada lagi di tv. Lagu Papa enggak dinyanyikan lagi'. Dia sering bilang begitu. Kita mau mewujudkan, tapi sekarang belum. Nanti kita coba bicarakan dengan keluarga,&quot; tutur anak kedua almarhum, Rika Fitrina Mahmud, ditemui di rumah duka, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/7/2010).Sebelum meninggal pun, pencipta sekira 500 lagu anak-anak itu sempat merengek capek dan ingin pergi. &quot;Itu seminggu lalu,&quot; imbuhnya.AT Mahmud wafat dalam usia 80 tahun, pada Selasa, 6 Juli 2010, pukul 13.10 WIB. Beliau menghembuskan napas terakhir di RS MMC, Jakarta Selatan. Sempat dirawat seminggu lalu karena sakit.Pria kelahiran Palembang, 3 Februari 1930 ini memang telah lama mengidap penyakit stroke sejak lima tahun yang lalu. Di penghujung usianya, sakitnya bertambah dengan menderita infeksi paru-paru. Rencananya, jenazah pencipta lagu Anak Gembala, Libur Tlah Tiba, Kereta Apiku, Ambilkan Bulan, dan Paman Datang itu akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Timur, Rabu, 7 Juli 2010, pukul 09.00 WIB.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebelum menghembuskan nafas terakhir, AT Mahmud sempat menuturkan keinginan terakhirnya. Dia kangen melihat lagu-lagu ciptaannya dinyanyikan lagi di televisi.&quot;Pesan bapak cuma bilang, 'Kapan lagu-lagunya ada lagi di tv. Lagu Papa enggak dinyanyikan lagi'. Dia sering bilang begitu. Kita mau mewujudkan, tapi sekarang belum. Nanti kita coba bicarakan dengan keluarga,&quot; tutur anak kedua almarhum, Rika Fitrina Mahmud, ditemui di rumah duka, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/7/2010).Sebelum meninggal pun, pencipta sekira 500 lagu anak-anak itu sempat merengek capek dan ingin pergi. &quot;Itu seminggu lalu,&quot; imbuhnya.AT Mahmud wafat dalam usia 80 tahun, pada Selasa, 6 Juli 2010, pukul 13.10 WIB. Beliau menghembuskan napas terakhir di RS MMC, Jakarta Selatan. Sempat dirawat seminggu lalu karena sakit.Pria kelahiran Palembang, 3 Februari 1930 ini memang telah lama mengidap penyakit stroke sejak lima tahun yang lalu. Di penghujung usianya, sakitnya bertambah dengan menderita infeksi paru-paru. Rencananya, jenazah pencipta lagu Anak Gembala, Libur Tlah Tiba, Kereta Apiku, Ambilkan Bulan, dan Paman Datang itu akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Timur, Rabu, 7 Juli 2010, pukul 09.00 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
