<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Video Panas Ariel Bukan Masalah Profesi</title><description>Skandal video panas Ariel berdampak luas. Jihan Fahira melihat hal ini bukan sekadar masalah profesi keartisan, tapi ini bisa dijadikan pelajaran buat generasi yang akan datang.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/01/33/348476/kasus-video-panas-ariel-bukan-masalah-profesi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/01/33/348476/kasus-video-panas-ariel-bukan-masalah-profesi"/><item><title>Kasus Video Panas Ariel Bukan Masalah Profesi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/01/33/348476/kasus-video-panas-ariel-bukan-masalah-profesi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/07/01/33/348476/kasus-video-panas-ariel-bukan-masalah-profesi</guid><pubDate>Kamis 01 Juli 2010 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/01/33/348476/GdYRhoRKOH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jihan Fahira. (Foto: Elang Riki/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/01/33/348476/GdYRhoRKOH.jpg</image><title>Jihan Fahira. (Foto: Elang Riki/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Skandal video panas Ariel berdampak luas. Jihan Fahira melihat hal ini bukan sekadar masalah profesi keartisan, tapi ini bisa dijadikan pelajaran buat generasi yang akan datang.&amp;ldquo;Ini bukan masalah profesi. Siapa pun orangnya pasti pernah berbuat maksiat. Dan ini menurut saya sih sudah hukuman berat buat pelakunya,&amp;rdquo; kata dia ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, belum lama ini.Dampak video panas Ariel dapat dikatakan bombastis. Sejak ketiganya mulai diperiksa aparat kepolisian, gelombang hukuman sosial dari masyarakat pun mulai berdatangan.Apa yang saat ini menimpa mereka, baik dari publikasi dan juga kehidupan sosial, menurut Jihan, itu semua sudah menjadi sanksi sosial mereka.&amp;ldquo;Artinya, buat generasi yang muda-muda ini. kalau dia berbuat (merekam) video asusila, dia akan berpikir-pikir. Pekerjaan akan hilang, artis atau pejabat negara,&amp;rdquo; urainya.Hal positif yang diambil dari kejadian ini, menurut Jihan adalah siapapun harus berpikir bahwa merekam kegiatan seks yang dilakukan tanpa ada ikatan pernikahan adalah perbuatan asusila. Lalu apakah pelakunya perlu direhabilitasi atau tidak, kata dia, sebaiknya ditanyakan kepada ahlinya.&amp;ldquo;Tanya ke dokter Boyke,&amp;rdquo; timpal Primus, suami Jihan.</description><content:encoded>JAKARTA - Skandal video panas Ariel berdampak luas. Jihan Fahira melihat hal ini bukan sekadar masalah profesi keartisan, tapi ini bisa dijadikan pelajaran buat generasi yang akan datang.&amp;ldquo;Ini bukan masalah profesi. Siapa pun orangnya pasti pernah berbuat maksiat. Dan ini menurut saya sih sudah hukuman berat buat pelakunya,&amp;rdquo; kata dia ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, belum lama ini.Dampak video panas Ariel dapat dikatakan bombastis. Sejak ketiganya mulai diperiksa aparat kepolisian, gelombang hukuman sosial dari masyarakat pun mulai berdatangan.Apa yang saat ini menimpa mereka, baik dari publikasi dan juga kehidupan sosial, menurut Jihan, itu semua sudah menjadi sanksi sosial mereka.&amp;ldquo;Artinya, buat generasi yang muda-muda ini. kalau dia berbuat (merekam) video asusila, dia akan berpikir-pikir. Pekerjaan akan hilang, artis atau pejabat negara,&amp;rdquo; urainya.Hal positif yang diambil dari kejadian ini, menurut Jihan adalah siapapun harus berpikir bahwa merekam kegiatan seks yang dilakukan tanpa ada ikatan pernikahan adalah perbuatan asusila. Lalu apakah pelakunya perlu direhabilitasi atau tidak, kata dia, sebaiknya ditanyakan kepada ahlinya.&amp;ldquo;Tanya ke dokter Boyke,&amp;rdquo; timpal Primus, suami Jihan.</content:encoded></item></channel></rss>
