<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Malas Bangun Pagi, Dewiq Ogah Nyanyi Lagi</title><description>Dewiq memutuskan stop bernyanyi di depan layar karena malas bangun pagi. Dia lebih senang membuat lagu untuk dinyanyikan penyanyi lain.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/05/26/205/336693/malas-bangun-pagi-dewiq-ogah-nyanyi-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/05/26/205/336693/malas-bangun-pagi-dewiq-ogah-nyanyi-lagi"/><item><title>Malas Bangun Pagi, Dewiq Ogah Nyanyi Lagi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/05/26/205/336693/malas-bangun-pagi-dewiq-ogah-nyanyi-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/05/26/205/336693/malas-bangun-pagi-dewiq-ogah-nyanyi-lagi</guid><pubDate>Rabu 26 Mei 2010 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/26/205/336693/h3KYMIHhGj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dewiq (Foto:Johan Sompotan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/26/205/336693/h3KYMIHhGj.jpg</image><title>Dewiq (Foto:Johan Sompotan/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dewiq memutuskan stop bernyanyi di depan layar karena malas bangun pagi. Dia lebih senang membuat lagu untuk dinyanyikan penyanyi lain.&quot;Gue malas bangun pagi. Kalau gue harus nyanyi lagi kan harus promo, terus bangun pagi-pagi. Ah gue enggak mau kayak gitu. Lagian gue lebih puas di belakang layar saja, ciptain lagu. Gue lebih senang bikin lagu,&quot; aku Dewiq, ditemui di peluncuran album Yuri Ardana, di Pisa Cafe Menteng, Jakarta Pusat, (26/5/2010).Menulis lagu kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari istri Pay ini. Dia melakukannya karena senang. &quot;Nanti tinggal dipilih buat penyanyi siapa,&quot; imbuhnya.Dalam memberikan lagu kepada orang lain, Dewiq dan Pay tak mau asal memberi. Ada syarat tertentu.&quot;Gue sama Pay harus lihat dulu orangnya. Dia harus jaming dulu sama kita. Kita lihat benar-benar bisa menyanyi enggak, serius atau enggak. Kalau kita lihat serius, baru kita mau kasih lagu,&quot; tuturnya.Walau pilih-pilih penyanyi, Dewiq tak pernah menolak secara kasar. &quot;Paling kita bilang, suruh latihan lagi. Pernah ada yang datang ke kita, terus setahun dia belajar, latihan. Terus kita kasih karena dia mau belajar. Jadi kita bilang secara halus. Enggak perlu disebutlah siapa penyanyinya,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dewiq memutuskan stop bernyanyi di depan layar karena malas bangun pagi. Dia lebih senang membuat lagu untuk dinyanyikan penyanyi lain.&quot;Gue malas bangun pagi. Kalau gue harus nyanyi lagi kan harus promo, terus bangun pagi-pagi. Ah gue enggak mau kayak gitu. Lagian gue lebih puas di belakang layar saja, ciptain lagu. Gue lebih senang bikin lagu,&quot; aku Dewiq, ditemui di peluncuran album Yuri Ardana, di Pisa Cafe Menteng, Jakarta Pusat, (26/5/2010).Menulis lagu kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari istri Pay ini. Dia melakukannya karena senang. &quot;Nanti tinggal dipilih buat penyanyi siapa,&quot; imbuhnya.Dalam memberikan lagu kepada orang lain, Dewiq dan Pay tak mau asal memberi. Ada syarat tertentu.&quot;Gue sama Pay harus lihat dulu orangnya. Dia harus jaming dulu sama kita. Kita lihat benar-benar bisa menyanyi enggak, serius atau enggak. Kalau kita lihat serius, baru kita mau kasih lagu,&quot; tuturnya.Walau pilih-pilih penyanyi, Dewiq tak pernah menolak secara kasar. &quot;Paling kita bilang, suruh latihan lagi. Pernah ada yang datang ke kita, terus setahun dia belajar, latihan. Terus kita kasih karena dia mau belajar. Jadi kita bilang secara halus. Enggak perlu disebutlah siapa penyanyinya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
