<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Joy Tobing Tempuh Perdamaian dengan Keluarga</title><description>Joy Tobing tetap memperjuangkan restu dari keluargany. Sejak awal dia dan Daniel Sinambela menghendaki pernikahan. Langkah selanjutnya adalah bisa disikapi dengan baik.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/20/33/314438/joy-tobing-tempuh-perdamaian-dengan-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/20/33/314438/joy-tobing-tempuh-perdamaian-dengan-keluarga"/><item><title>Joy Tobing Tempuh Perdamaian dengan Keluarga</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/20/33/314438/joy-tobing-tempuh-perdamaian-dengan-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/20/33/314438/joy-tobing-tempuh-perdamaian-dengan-keluarga</guid><pubDate>Sabtu 20 Maret 2010 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/20/33/314438/mogHdVYDdm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joy Tobing dan suami, Daniel Sinambela. (Foto: Johan Sompotan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/20/33/314438/mogHdVYDdm.jpg</image><title>Joy Tobing dan suami, Daniel Sinambela. (Foto: Johan Sompotan/okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Joy Tobing tetap memperjuangkan restu dari keluargany. Sejak awal dia dan Daniel Sinambela menghendaki pernikahan. Langkah selanjutnya adalah bisa disikapi dengan baik.&amp;ldquo;Saya tahu Daniel sayang sama keluarga dan nanti akan ada langkah damai,&amp;rdquo; ujarnya ditemui di Gedung Tranka, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2010).Dia mengatakan, apabila yang dilakukannya salah, mereka tetap tak ingin mundur. Joy menawarkan kepada keluarga untuk bisa duduk bersama.&amp;ldquo;Apapun halangan rintangan itu dan langkah selanjutnya adalah langkah damai. Keluarga besar kami bisa melanjutkan adat kami, nanggok. Semua ada tahapannya dan kita serahkan kepada keluarga,&amp;rdquo; terang Joy.Daniel menjelaskan, sejak awal keduanya telah menyelesaikan proses adat dan saat ini tinggal menunggu keluarga Joy. &amp;ldquo;Kita lakukan dengan kasih,&amp;rdquo; tandasnya.Joy menceritakan kalau pada awalnya hanyalah karena masalah waktu. Keluarga Joy menghendaki agar pernikahan dilakukan Oktober. Namun Joy dan Daniel ingin bulan Juni karena masa liburan dapat mengumpulkan semua keluarga.&amp;ldquo;Saya hanya sedih, saya hanya mengambil sikap dengan pasrah saja,&amp;rdquo; kata dia.Dijelaskannya, jika dalam adat Batak kondisi sudah buruk dan masalah semakin timbul, serta ada rasa tidak direstui, maka bisa dapat dilakukan adat Paraja.&amp;ldquo;Mereka tidak senang saya menikah dengan cara ini dan yang mewakilkan adalah om saya,&amp;rdquo; kata dia.Joy dan Daniel sudah melalui konseling hingga akhirnya memutuskan untuk menikah. &amp;ldquo;Saya mencintai apa adanya dengan Daniel,&amp;rdquo; tegas pelantun Karena Cinta ini.
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Joy Tobing tetap memperjuangkan restu dari keluargany. Sejak awal dia dan Daniel Sinambela menghendaki pernikahan. Langkah selanjutnya adalah bisa disikapi dengan baik.&amp;ldquo;Saya tahu Daniel sayang sama keluarga dan nanti akan ada langkah damai,&amp;rdquo; ujarnya ditemui di Gedung Tranka, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2010).Dia mengatakan, apabila yang dilakukannya salah, mereka tetap tak ingin mundur. Joy menawarkan kepada keluarga untuk bisa duduk bersama.&amp;ldquo;Apapun halangan rintangan itu dan langkah selanjutnya adalah langkah damai. Keluarga besar kami bisa melanjutkan adat kami, nanggok. Semua ada tahapannya dan kita serahkan kepada keluarga,&amp;rdquo; terang Joy.Daniel menjelaskan, sejak awal keduanya telah menyelesaikan proses adat dan saat ini tinggal menunggu keluarga Joy. &amp;ldquo;Kita lakukan dengan kasih,&amp;rdquo; tandasnya.Joy menceritakan kalau pada awalnya hanyalah karena masalah waktu. Keluarga Joy menghendaki agar pernikahan dilakukan Oktober. Namun Joy dan Daniel ingin bulan Juni karena masa liburan dapat mengumpulkan semua keluarga.&amp;ldquo;Saya hanya sedih, saya hanya mengambil sikap dengan pasrah saja,&amp;rdquo; kata dia.Dijelaskannya, jika dalam adat Batak kondisi sudah buruk dan masalah semakin timbul, serta ada rasa tidak direstui, maka bisa dapat dilakukan adat Paraja.&amp;ldquo;Mereka tidak senang saya menikah dengan cara ini dan yang mewakilkan adalah om saya,&amp;rdquo; kata dia.Joy dan Daniel sudah melalui konseling hingga akhirnya memutuskan untuk menikah. &amp;ldquo;Saya mencintai apa adanya dengan Daniel,&amp;rdquo; tegas pelantun Karena Cinta ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
